China Geser Barat, Tsinghua University Jadi Kampus AI Terbaik Dunia Versi CSRankings 2026
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- visibility 348
- comment 0 komentar
- print Cetak

potret Kota Shanghai (China), Kota ikonik dengan gedung-gedung raksasa yang menjulang tinggi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Pusat kekuatan akademik global di bidang kecerdasan buatan kini bergeser ke Asia. Laporan terbaru CSRankings 2026 menempatkan Tsinghua University sebagai universitas terbaik dunia dalam riset artificial intelligence (AI).
Capaian ini mengungguli kampus-kampus elite Barat yang selama ini mendominasi bidang tersebut. Hasil ini sekaligus menegaskan posisi kuat China dalam ekosistem riset AI global.
Tujuh Kampus China Masuk 10 Besar
China menunjukkan dominasi signifikan dalam daftar ini. Dari sepuluh besar universitas terbaik dunia di bidang AI, tujuh berasal dari negara tersebut.
Peking University menempati posisi kedua dunia. Sementara itu, Carnegie Mellon University dari Amerika Serikat berada di peringkat ketiga.
Lima universitas China lainnya juga masuk sepuluh besar. Kehadiran mereka memperkuat posisi China sekaligus menggeser dominasi institusi Barat.
Asia Kian Kuat di Luar China
Pengaruh Asia tidak hanya datang dari China. Nanyang Technological University berada di peringkat kedelapan dunia.
Selain itu, Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) menempati posisi kesepuluh. Kedua kampus ini menunjukkan daya saing tinggi di tingkat global.
Metodologi Penilaian yang Objektif
CSRankings menggunakan pendekatan berbasis data kuantitatif. Lembaga ini menilai universitas melalui jumlah dan kualitas publikasi ilmiah.
Penilaian mencakup jurnal serta konferensi terkemuka di bidang ilmu komputer dan AI. Metode ini dianggap lebih objektif dibandingkan sistem berbasis survei reputasi.
Sebagai perbandingan, U.S. News & World Report masih mengandalkan persepsi akademisi dalam proses penilaiannya.
Asia Unggul di Peringkat 20 Besar
Dominasi Asia berlanjut di luar sepuluh besar. Pada peringkat 11 hingga 20, enam universitas berasal dari Asia.
Sebaliknya, Amerika Serikat hanya menempatkan empat universitas dalam rentang tersebut. Hal ini menunjukkan pergeseran kekuatan akademik yang semakin jelas.
Singapura Tampil Konsisten
Singapura juga mencatatkan prestasi penting. National University of Singapore menempati posisi ke-11 dunia.
Bersama Nanyang Technological University, Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memiliki dua universitas dalam 20 besar.
Babak Baru Persaingan Global
Peta terbaru ini menandai perubahan besar dalam dunia akademik. Asia, terutama China, kini memegang peran utama dalam pengembangan teknologi AI.
Perubahan ini menunjukkan arah baru persaingan global. Ke depan, kawasan Asia berpotensi menjadi pusat inovasi kecerdasan buatan dunia.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
