Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » FAMHI Sultra Jakarta Desak Kejagung Copot Kajati Sultra Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bombana

FAMHI Sultra Jakarta Desak Kejagung Copot Kajati Sultra Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bombana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 369
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) — Isu copot Kajati Sultra kembali mencuat. FAMHI Sultra Jakarta mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera mengambil langkah tegas.

Selain itu, FAMHI menyoroti lambatnya penanganan dugaan korupsi di Bombana. Kasus ini melibatkan Burhanuddin dan hingga kini belum memiliki kepastian status hukum.

FAMHI Dorong Copot Kajati Sultra

Presidium Midul Makati menilai Kejati Sultra tidak menunjukkan ketegasan. Ia juga menilai aparat belum membuka proses hukum secara transparan kepada publik.

Selanjutnya, ia meminta aparat segera menetapkan status hukum agar tidak menimbulkan spekulasi. Publik sudah mengantongi berbagai informasi terkait kasus tersebut.

Oleh karena itu, FAMHI mendorong langkah copot Kajati Sultra sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja penegakan hukum di daerah.

Lambannya Proses Hukum Jadi Sorotan

FAMHI melihat lambannya proses hukum sebagai masalah serius. Kondisi ini memicu kecurigaan publik dan menimbulkan ketidakpastian hukum.

Di sisi lain, masyarakat mengharapkan aparat bertindak cepat dan profesional. Penanganan kasus korupsi harus berjalan transparan agar tidak menimbulkan persepsi negatif.

Karena itu, desakan copot Kajati Sultra terus menguat dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan masyarakat sipil.

Kejagung Diminta Ambil Alih Penanganan

FAMHI tidak hanya menuntut pencopotan. Mereka juga meminta Kejaksaan Agung mengambil alih penanganan kasus tersebut.

Dengan langkah ini, Kejagung dapat mempercepat proses hukum. Selain itu, Kejagung dapat memastikan penanganan perkara berjalan objektif dan bebas dari tekanan.

FAMHI percaya penanganan di tingkat pusat akan memberikan kepastian hukum yang lebih jelas.

Dampak Terhadap Kepercayaan Publik

Lambannya penanganan kasus ini berdampak langsung pada kepercayaan publik. Masyarakat mulai meragukan komitmen aparat dalam memberantas korupsi.

Oleh sebab itu, aparat perlu menunjukkan tindakan nyata. Penegakan hukum yang konsisten akan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Jika kondisi ini terus berlanjut, citra penegakan hukum bisa semakin menurun.

Supremasi Hukum Harus Ditegakkan

FAMHI menegaskan semua pihak setara di hadapan hukum. Tidak ada pejabat yang kebal hukum, termasuk kepala daerah.

Selain itu, aparat harus menjaga integritas dan profesionalisme. Penegakan hukum tidak boleh dipengaruhi kepentingan apa pun.

“Penegakan hukum harus berjalan tegas dan terbuka. Karena itu, kami mendesak copot Kajati Sultra,” tegas Midul.

Harapan Terhadap Kejagung

FAMHI berharap Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera merespons desakan tersebut. Mereka juga meminta Kejagung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Kejati Sultra.

Dengan demikian, langkah copot Kajati Sultra tidak hanya menjadi tuntutan, tetapi juga bagian dari upaya memperbaiki sistem penegakan hukum di Indonesia.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • MoU Indonesia Amerika Serikat disaksikan Prabowo di Washington DC

    Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU RI–AS Senilai US$38,4 Miliar di Washington DC

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Washington DC — Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dengan total nilai mencapai US$38,4 miliar, Rabu (18/2). Kesepakatan ini menandai penguatan kerja sama strategis lintas sektor kedua negara. Penandatanganan berlangsung dalam sesi roundtable Business Summit yang digelar US-ASEAN Business Council di U.S. […]

  • "TNI Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon: Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian Diminta".

    Misi Perdamaian TNI di Lebanon: Evaluasi Perlindungan Pasukan PBB

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 59
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan rasa dukacita mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia (31), anggota TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon akibat serangan Israel. Sukamta menegaskan bahwa PBB harus segera mengevaluasi perlindungan terhadap pasukan UNIFIL. “Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI. Pengorbanan […]

  • 14 Orang Tewas di Serangan Israel Lebanon Selatan saat evakuasi korban di lokasi terdampak.

    14 Orang Tewas di Serangan Israel, Lebanon Selatan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 82
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – 14 Orang Tewas di Serangan Israel, Lebanon Selatan terjadi saat gencatan senjata masih berlangsung. Insiden ini memperlihatkan bahwa situasi keamanan di wilayah perbatasan tetap rapuh dan mudah memicu eskalasi. (27/04/2026). 14 Orang Tewas di Serangan Israel Lebanon Selatan Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat 14 korban meninggal dunia, termasuk perempuan dan anak-anak. Selain itu, […]

  • Ilustrasi kehancuran Kekaisaran Romawi yang menggambarkan faktor ekonomi, politik, dan invasi dalam runtuhnya Romawi, dengan latar belakang kebakaran dan pasukan barbar yang menyerbu Roma.

    Runtuhnya Kekaisaran Romawi: Ekonomi, Politik, dan Invasi.

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kekaisaran Romawi menjadi salah satu peradaban terbesar dalam sejarah dunia, namun kehancurannya tidak terjadi dalam satu waktu. Faktor-faktor yang saling mempengaruhi menyebabkan keruntuhan yang berlangsung secara bertahap. Kekaisaran ini bertahan lebih dari seribu tahun dan menyaksikan kejayaan luar biasa sebelum akhirnya runtuh, meninggalkan pengaruh besar di dunia kuno. 1. Krisis Ekonomi yang […]

  • ketegangan selat hormuz kapal tanker minyak jalur energi global

    Ancaman Trump soal Selat Hormuz Picu Balasan Keras Iran, Dampak Global Mulai Terasa

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 98
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Ketegangan Selat Hormuz kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran. Situasi ini tidak hanya memperburuk hubungan kedua negara, tetapi juga meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas energi dan keamanan kawasan. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, langsung merespons dengan kritik tajam. Ia menilai kebijakan Washington yang menekan […]

  • Cadangan nikel Indonesia mendukung pengembangan kendaraan listrik dan transisi energi

    EV Transition in Mining Industry Outlook 2026: Menyongsong Masa Depan Kendaraan Listrik di Pertambangan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 81
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Indonesia memainkan peran penting dalam transisi global ke kendaraan listrik (EV). Sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan EV. Dengan cadangan bijih nikel yang melimpah, Indonesia dapat menguasai pasar global baterai EV, yang sangat bergantung pada bahan baku ini. Oleh karena itu, Indonesia dapat menjadi pusat pengembangan […]

expand_less