Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Tambang Nikel di Luar IUP, Operasi PT Paramitha Persada Tama Disorot: Program PPM Disebut Tak Berjalan Bertahun-tahun

Diduga Tambang Nikel di Luar IUP, Operasi PT Paramitha Persada Tama Disorot: Program PPM Disebut Tak Berjalan Bertahun-tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 855
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe Utara, nalarpubliknews.com – Isu tambang nikel Konawe Utara kembali mencuat setelah temuan lapangan mengarah pada aktivitas penambangan di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP). PT Paramitha Persada Tama di Kecamatan Lasolo Kepulauan kini menghadapi sorotan publik.

Tim GreenSutera Indonesia mengungkap dugaan ini melalui investigasi langsung. Mereka mengumpulkan data lapangan dan mencatat kesaksian warga lingkar tambang. Temuan ini menunjukkan aktivitas tambang kemungkinan melebar dari batas izin resmi.

Aktivitas Tambang Melebar ke Luar IUP

Tim GreenSutera Indonesia menemukan alat berat beroperasi di area koridor. Area ini tidak boleh digunakan untuk kegiatan tambang. Mereka juga mencatat truk mengangkut material nikel dari lokasi tersebut.

Warga sekitar melihat aktivitas itu setiap hari. Mereka menyaksikan lalu lintas truk yang terus meningkat. Aktivitas ini berlangsung lama tanpa penjelasan terbuka dari perusahaan.

Jika dugaan ini benar, praktik tambang nikel Konawe Utara melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020. Aturan ini melarang penambangan tanpa izin, termasuk di luar wilayah konsesi.

Perusahaan Abaikan Program PPM

GreenSutera Indonesia juga menyoroti program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Mereka menilai perusahaan tidak menjalankan kewajiban tersebut.

Muhammad Riski, Executive Director GreenSutera Indonesia, menyampaikan hal ini secara tegas. Ia menyebut warga tidak menerima manfaat dari program pemberdayaan.

“Selama bertahun-tahun kami tidak pernah merasakan program pemberdayaan,” kata seorang warga.

Aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 mewajibkan perusahaan menjalankan PPM. Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 juga menegaskan kewajiban ini sebagai bagian dari praktik pertambangan yang baik.

Warga Rasakan Dampak Langsung

Aktivitas tambang nikel Konawe Utara memengaruhi kondisi lingkungan sekitar. Warga merasakan dampak dari debu jalan tambang setiap hari. Truk yang melintas juga mempercepat kerusakan jalan.

Selain itu, aktivitas tambang menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi hutan dan wilayah pesisir. Warga khawatir kerusakan lingkungan akan terus meluas jika aktivitas ini tidak terkendali.

Masyarakat meminta perusahaan menjelaskan batas wilayah operasinya secara terbuka. Mereka juga ingin perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial secara nyata.

GreenSutera Desak Pemerintah Bertindak

GreenSutera Indonesia mendesak pemerintah segera turun tangan. Mereka meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan audit langsung di lapangan.

Mereka juga mendorong Inspektur Tambang memeriksa batas IUP secara detail. Aparat penegak hukum perlu menyelidiki dugaan pelanggaran jika bukti menguat.

Langkah ini penting untuk memastikan kepatuhan perusahaan. Pemerintah harus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak tambang.

Harapan Masyarakat

Warga berharap pemerintah bertindak cepat dan tegas. Mereka ingin kepastian hukum atas aktivitas tambang nikel Konawe Utara.

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat di sektor tambang. Tanpa pengawasan, pelanggaran akan terus terjadi dan merugikan masyarakat.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Polisi berjaga setelah kontak tembak dengan KKB di Dogiyai”

    Anggota KKB Nopison Tebai Tewas dalam Kontak Tembak

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Anggota KKB Nopison Tebai tewas setelah aparat kepolisian terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Minggu (10/5/2026). Bentrokan pecah ketika kelompok tersebut menyerang warga dan merusak kendaraan di jalur Trans Papua. Anggota KKB Nopison Tebai Tewas di Dogiyai Aparat kepolisian menewaskan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Nopison […]

  • Suami Bupati Fadia dicecar KPK terkait aliran uang korupsi dalam proyek pengadaan.

    Suami Bupati Fadia Dicecar KPK, soal Aliran Uang Korupsi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Suami Bupati Fadia dicecar KPK dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan jasa di Pemkab Pekalongan. KPK menelusuri aliran dana dan mengungkap keterlibatan pihak keluarga dalam proyek tersebut. Selain itu, penyidik mengumpulkan bukti untuk memperjelas peran setiap pihak. (29/04/2026). Suami Bupati Fadia Dicecar KPK soal Aliran Uang Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu […]

  • Ilustrasi penandatanganan perjanjian dagang ART antara Indonesia dan Amerika Serikat

    KSPI dan Partai Buruh Tolak Deal Dagang RI–AS, Said Iqbal Minta Prabowo Batalkan ART

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menolak perjanjian ART Indonesia AS. Mereka menilai kesepakatan dagang tersebut merugikan pekerja dan kepentingan nasional. Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut isi perjanjian tidak seimbang. Ia menjelaskan Indonesia hanya mengajukan enam poin. Sementara itu, dokumen kerja sama tersebut memuat sekitar 115 […]

  • Sejarah lahirnya Pancasila saat sidang BPUPKI tahun 1945

    Jejak Historis Pancasila: Fondasi Abadi di Tengah Keberagaman Bangsa

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Pancasila tidak lahir dalam semalam. Para pendiri bangsa merumuskan dasar negara melalui perdebatan panjang, pemikiran mendalam, dan semangat persatuan. Karena itu, memahami sejarah Pancasila berarti memahami jati diri bangsa Indonesia. Dinamika Sidang BPUPKI Sidang pertama BPUPKI dimulai pada 29 Mei 1945. Dalam sidang tersebut, para tokoh bangsa membahas dasar negara Indonesia merdeka. […]

  • pengedar obat keras Bogor ditangkap polisi dengan barang bukti tramadol dan eximer.

    Pengedar Obat Keras Bogor Ditangkap, Ratusan Pil Disita

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 83
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus pengedar obat keras Bogor kembali terungkap setelah aparat kepolisian melakukan penindakan di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga pelaku dan menyita ratusan butir obat keras ilegal yang beredar di masyarakat. Polisi Tangkap Pengedar Obat Keras Bogor di Citeureup Kapolsek Citeureup, Eddy Santosa, memimpin langsung penangkapan […]

  • rupiah melemah terhadap dolar AS akibat kenaikan harga minyak dunia dan tekanan ekonomi global

    Rupiah Melemah ke Rp17.287 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Global

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 102
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Rupiah melemah pada penutupan perdagangan Kamis, turun 106 poin atau 0,62 persen ke level Rp17.287 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini mencerminkan tekanan kuat dari faktor eksternal, terutama kenaikan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat. Penyebab Utama Rupiah Melemah Analis dari Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa […]

expand_less