Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Tambang Nikel di Luar IUP, Operasi PT Paramitha Persada Tama Disorot: Program PPM Disebut Tak Berjalan Bertahun-tahun

Diduga Tambang Nikel di Luar IUP, Operasi PT Paramitha Persada Tama Disorot: Program PPM Disebut Tak Berjalan Bertahun-tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 854
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe Utara, nalarpubliknews.com – Isu tambang nikel Konawe Utara kembali mencuat setelah temuan lapangan mengarah pada aktivitas penambangan di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP). PT Paramitha Persada Tama di Kecamatan Lasolo Kepulauan kini menghadapi sorotan publik.

Tim GreenSutera Indonesia mengungkap dugaan ini melalui investigasi langsung. Mereka mengumpulkan data lapangan dan mencatat kesaksian warga lingkar tambang. Temuan ini menunjukkan aktivitas tambang kemungkinan melebar dari batas izin resmi.

Aktivitas Tambang Melebar ke Luar IUP

Tim GreenSutera Indonesia menemukan alat berat beroperasi di area koridor. Area ini tidak boleh digunakan untuk kegiatan tambang. Mereka juga mencatat truk mengangkut material nikel dari lokasi tersebut.

Warga sekitar melihat aktivitas itu setiap hari. Mereka menyaksikan lalu lintas truk yang terus meningkat. Aktivitas ini berlangsung lama tanpa penjelasan terbuka dari perusahaan.

Jika dugaan ini benar, praktik tambang nikel Konawe Utara melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020. Aturan ini melarang penambangan tanpa izin, termasuk di luar wilayah konsesi.

Perusahaan Abaikan Program PPM

GreenSutera Indonesia juga menyoroti program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Mereka menilai perusahaan tidak menjalankan kewajiban tersebut.

Muhammad Riski, Executive Director GreenSutera Indonesia, menyampaikan hal ini secara tegas. Ia menyebut warga tidak menerima manfaat dari program pemberdayaan.

“Selama bertahun-tahun kami tidak pernah merasakan program pemberdayaan,” kata seorang warga.

Aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 mewajibkan perusahaan menjalankan PPM. Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 juga menegaskan kewajiban ini sebagai bagian dari praktik pertambangan yang baik.

Warga Rasakan Dampak Langsung

Aktivitas tambang nikel Konawe Utara memengaruhi kondisi lingkungan sekitar. Warga merasakan dampak dari debu jalan tambang setiap hari. Truk yang melintas juga mempercepat kerusakan jalan.

Selain itu, aktivitas tambang menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi hutan dan wilayah pesisir. Warga khawatir kerusakan lingkungan akan terus meluas jika aktivitas ini tidak terkendali.

Masyarakat meminta perusahaan menjelaskan batas wilayah operasinya secara terbuka. Mereka juga ingin perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial secara nyata.

GreenSutera Desak Pemerintah Bertindak

GreenSutera Indonesia mendesak pemerintah segera turun tangan. Mereka meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan audit langsung di lapangan.

Mereka juga mendorong Inspektur Tambang memeriksa batas IUP secara detail. Aparat penegak hukum perlu menyelidiki dugaan pelanggaran jika bukti menguat.

Langkah ini penting untuk memastikan kepatuhan perusahaan. Pemerintah harus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak tambang.

Harapan Masyarakat

Warga berharap pemerintah bertindak cepat dan tegas. Mereka ingin kepastian hukum atas aktivitas tambang nikel Konawe Utara.

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat di sektor tambang. Tanpa pengawasan, pelanggaran akan terus terjadi dan merugikan masyarakat.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi kinerja Dandim Kendari saat apel prajurit TNI
    TNI

    Desakan Evaluasi dan Pencopotan Dandim 1417 Kendari dan Dandim Konawe Utara

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 1Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Kinerja aparat teritorial kembali mendapat sorotan. Banyak pihak menilai pembinaan dan pengawasan anggota di tingkat komando kewilayahan belum berjalan optimal, terutama setelah terungkapnya dugaan pelanggaran. Masyarakat mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Dandim 1417 Kendari dan Dandim Konawe Utara. Pimpinan Bertanggung Jawab atas Pembinaan Anggota Egit Setiawan menilai bahwa dugaan pelanggaran yang terjadi berhubungan […]

  • Gubernur Meksiko mundur terkait operasi kartel Sinaloa di Meksiko

    Skandal Kartel Guncang Sinaloa: Gubernur Ruben Rocha Moya Mundur Sementara

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA, nalarpubliknews.com – Gubernur Meksiko mundur langsung mengguncang politik nasional. Gubernur Sinaloa, Ruben Rocha Moya, memutuskan mundur sementara setelah jaksa Amerika Serikat mengungkap dugaan hubungannya dengan Kartel Sinaloa. Akibatnya, tekanan politik meningkat cepat dan publik terus menyorot kasus ini. Jaksa AS Ungkap Dugaan Kolusi Jaksa Amerika Serikat menuduh Rocha bekerja sama dengan Kartel Sinaloa. Selain […]

  • Bidding tuan rumah Piala Asia oleh PSSI bersama AFC di Kuala Lumpur dan suasana stadion pertandingan Asia

    PSSI Belum Terima Kepastian Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2031 dan 2035

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) – Ketua Umum Erick Thohir menegaskan PSSI masih menunggu kepastian terkait proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035. Hingga saat ini, AFC belum membuka kembali tahapan tersebut setelah penundaan sebelumnya. Penundaan Akibat Perubahan Kalender FIFA Penundaan terjadi karena FIFA menyesuaikan kalender kompetisi internasional. FIFA menetapkan turnamen besar harus berlangsung pada tahun […]

  • tantangan moderasi hmi di tengah polarisasi politik mahasiswa

    Opini: Eksistensi HMI di Usia 79 Tahun: Moderasi yang Diuji Zaman

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Oleh Arin Fahrul Sanjaya Usia 79 tahun tidak hanya menandai panjangnya perjalanan sebuah organisasi mahasiswa, tetapi juga menunjukkan sejauh mana nilai-nilai perjuangan tetap relevan dalam realitas zaman. Oleh karena itu, momentum ini tidak boleh berlalu tanpa refleksi yang mendalam. Bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), momentum ini harus menjadi ruang refleksi kolektif. Pertanyaannya, apakah moderasi masih […]

  • Update Banjir Sumatera: 147 Ribu Rumah Rusak 1.059 Jiwa Meninggal, 192 Masih Hilang

    Update Banjir Sumatera: 147 Ribu Rumah Rusak 1.059 Jiwa Meninggal, 192 Masih Hilang

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    BADAN Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat jumlah korban meninggal bencana sumatera kembali meningkat pada Kamis, 18 Desember 2025. Adapun banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ‎Berdasarkan data per 18 Desember pukul 06.20, korban jiwa dari tiga provinsi terdampak mencapai 1.059 orang. Jumlah […]

  • Oman memediasi negosiasi AS Iran Oman untuk stabilitas kawasan

    Peran Oman buka pintu negosiasi AS-Iran, dalam meredam ketegangan di Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Oman buka pintu negosiasi AS Iran sebagai upaya damai meredam konflik. Artikel ini mengulas peran Oman, respons AS dan Iran, serta dampaknya bagi stabilitas Timur Tengah.

expand_less