Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Tambang Nikel di Luar IUP, Operasi PT Paramitha Persada Tama Disorot: Program PPM Disebut Tak Berjalan Bertahun-tahun

Diduga Tambang Nikel di Luar IUP, Operasi PT Paramitha Persada Tama Disorot: Program PPM Disebut Tak Berjalan Bertahun-tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 664
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe Utara, nalarpubliknews.com – Isu tambang nikel Konawe Utara kembali mencuat setelah temuan lapangan mengarah pada aktivitas penambangan di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP). PT Paramitha Persada Tama di Kecamatan Lasolo Kepulauan kini menghadapi sorotan publik.

Tim GreenSutera Indonesia mengungkap dugaan ini melalui investigasi langsung. Mereka mengumpulkan data lapangan dan mencatat kesaksian warga lingkar tambang. Temuan ini menunjukkan aktivitas tambang kemungkinan melebar dari batas izin resmi.

Aktivitas Tambang Melebar ke Luar IUP

Tim GreenSutera Indonesia menemukan alat berat beroperasi di area koridor. Area ini tidak boleh digunakan untuk kegiatan tambang. Mereka juga mencatat truk mengangkut material nikel dari lokasi tersebut.

Warga sekitar melihat aktivitas itu setiap hari. Mereka menyaksikan lalu lintas truk yang terus meningkat. Aktivitas ini berlangsung lama tanpa penjelasan terbuka dari perusahaan.

Jika dugaan ini benar, praktik tambang nikel Konawe Utara melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020. Aturan ini melarang penambangan tanpa izin, termasuk di luar wilayah konsesi.

Perusahaan Abaikan Program PPM

GreenSutera Indonesia juga menyoroti program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Mereka menilai perusahaan tidak menjalankan kewajiban tersebut.

Muhammad Riski, Executive Director GreenSutera Indonesia, menyampaikan hal ini secara tegas. Ia menyebut warga tidak menerima manfaat dari program pemberdayaan.

“Selama bertahun-tahun kami tidak pernah merasakan program pemberdayaan,” kata seorang warga.

Aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 mewajibkan perusahaan menjalankan PPM. Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 juga menegaskan kewajiban ini sebagai bagian dari praktik pertambangan yang baik.

Warga Rasakan Dampak Langsung

Aktivitas tambang nikel Konawe Utara memengaruhi kondisi lingkungan sekitar. Warga merasakan dampak dari debu jalan tambang setiap hari. Truk yang melintas juga mempercepat kerusakan jalan.

Selain itu, aktivitas tambang menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi hutan dan wilayah pesisir. Warga khawatir kerusakan lingkungan akan terus meluas jika aktivitas ini tidak terkendali.

Masyarakat meminta perusahaan menjelaskan batas wilayah operasinya secara terbuka. Mereka juga ingin perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial secara nyata.

GreenSutera Desak Pemerintah Bertindak

GreenSutera Indonesia mendesak pemerintah segera turun tangan. Mereka meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan audit langsung di lapangan.

Mereka juga mendorong Inspektur Tambang memeriksa batas IUP secara detail. Aparat penegak hukum perlu menyelidiki dugaan pelanggaran jika bukti menguat.

Langkah ini penting untuk memastikan kepatuhan perusahaan. Pemerintah harus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak tambang.

Harapan Masyarakat

Warga berharap pemerintah bertindak cepat dan tegas. Mereka ingin kepastian hukum atas aktivitas tambang nikel Konawe Utara.

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat di sektor tambang. Tanpa pengawasan, pelanggaran akan terus terjadi dan merugikan masyarakat.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Herman Willem Daendels: Reformasi, Jalan Raya Pos, dan Kontroversi Kerja Paksa di Jawa

    Mengenal Herman Willem Daendels: Reformasi, Jalan Raya Pos, dan Kontroversi Kerja Paksa di Jawa

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jakarta — Herman Willem Daendels adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah kolonial di Indonesia. Ia menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada 1808–1811, ketika Belanda berada di bawah pengaruh Kekaisaran Prancis di bawah Napoleon Bonaparte. Masa kepemimpinan Daendels di Nusantara dikenal penuh reformasi, modernisasi administrasi, sekaligus kontroversi akibat kebijakan kerja paksa (rodi) yang menimbulkan […]

  • Algoritma Opini Publik Di Balik Layar Kekuasaan Digital

    Algoritma Opini Publik Di Balik Layar Kekuasaan Digital

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Oleh: Robby Anggara Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah kekuasaan global secara fundamental. Di abad ke-21, kekuasaan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kekuatan militer atau sumber daya alam, melainkan oleh penguasaan data dan kendali atas arus informasi. Negara-negara besar dan korporasi teknologi raksasa menjadikan data sebagai komoditas strategis, sekaligus instrumen politik yang mampu memengaruhi perilaku, […]

  • outlook negatif indonesia saham tekan IHSG ke level 8000

    BREAKING NEWS: Moody’s Turunkan Outlook, IHSG Tertekan dan Terancam Uji 8.000

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.coom) || Outlook negatif Indonesia saham kembali menekan pasar setelah Moody’s menurunkan prospek ekonomi Indonesia dari positif menjadi negatif pada Kamis (5/2/2026). Meski demikian, lembaga tersebut tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2. Perubahan ini langsung memicu kekhawatiran investor. Akibatnya, pelaku pasar melihat outlook negatif Indonesia saham sebagai sinyal meningkatnya risiko ekonomi. Oleh […]

  • AS lepas 172 juta barel cadangan minyak dari Strategic Petroleum Reserve

    AS Lepas 172 Juta Barel Cadangan Minyak, Trump Berupaya Redam Lonjakan Harga Energi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah Amerika Serikat melepas 172 juta barel minyak dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) untuk menekan lonjakan harga energi akibat gangguan pasokan global. Menteri Energi AS, Chris Wright, mengumumkan kebijakan ini pada Rabu malam waktu setempat. Selain itu, pemerintah mengambil langkah ini untuk menstabilkan pasar energi yang terus bergejolak akibat konflik geopolitik. Wright […]

  • Jejak Historis Pancasila: Fondasi Abadi di Tengah Keberagaman Bangsa

    Jejak Historis Pancasila: Fondasi Abadi di Tengah Keberagaman Bangsa

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pancasila tidak lahir dalam semalam. Ia adalah hasil dari perdebatan intelektual yang sengit, refleksi mendalam terhadap budaya nusantara, dan buah dari jiwa besar para pendiri bangsa. Memahami sejarahnya berarti memahami jati diri kita sebagai orang Indonesia. Membedah Dinamika Sidang BPUPKI Sidang pertama BPUPKI yang dimulai pada 29 Mei 1945 bukanlah pertemuan yang formalitas belaka. Terjadi […]

  • ASN Banyuwangi Diajak Gowes ke Kantor, Strategi Hemat BBM di Tengah Krisis Energi

    ASN Banyuwangi Diajak Gowes ke Kantor, Strategi Hemat BBM di Tengah Krisis Energi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Banyuwangi, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) bersepeda atau menggunakan transportasi umum saat berangkat kerja. Selain itu, kebijakan ini bertujuan menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakpastian energi global. Dorongan Kebijakan Hemat Energi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan pemerintah daerah sedang menyusun aturan teknis kebijakan tersebut. Oleh karena itu, […]

expand_less