Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KEJAGUNG RI DI TENGAH BADAI: TAK ADA PENGHALANG, DUGAAN TPPU SEKDA MAMASA DAN KASI PTK DIKNAS PENDIDIKAN MELAJU BAGAIKAN KERETA

KEJAGUNG RI DI TENGAH BADAI: TAK ADA PENGHALANG, DUGAAN TPPU SEKDA MAMASA DAN KASI PTK DIKNAS PENDIDIKAN MELAJU BAGAIKAN KERETA

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, nalarpubliknews.com — Komitmen Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dalam memberantas praktik korupsi di daerah kini tengah diuji di tengah sorotan tajam publik. Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa bersama oknum Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kasi PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa kini terus melaju tanpa hambatan bagaikan kereta cepat di jalur hukum.

Kasus yang bergulir ini menjadi perhatian nasional karena diduga melibatkan jaringan birokrasi tingkat tinggi di daerah yang memanipulasi anggaran sektor pendidikan sektor yang seharusnya menjadi pilar pencerdasan bangsa.

Melalui dana TPG dan TKG. Diduga mereka Sabotase sejak tahun 2021/2024 sehingga terdapat Menjadi Temuan BPK RI berkisar 4 Milyar rupiah.

Tidak sampai disitu. Dugaan kasus TPPU ini diduga massiv ada nya. Sebab Oknum Kasi PTK Diknas Pendidikan Kab Mamasa Sebagai Eksekutor Yang Di Diduga Di Back Up oleh pejabat teras seperti sekda Mamasa yang nota bene melalui dirinya sehingga Kasi PTK menjabat sebagai Operator untuk menangani Dana TPG dan TKG.

Issu pemotongan 50% seharus bisa dijadikan dasar untuk melalukan audit terhadao bersangkutan. Sehingga wajar kami menduga ketika Di Tubuh kejaksaan ada yang tidak beres, Ungkap Aprianto Aktivis berdarah sulbar ini pada awak media. Senin (20/7/2026).

Kami telah sepakat. Akan melakukan aksi unjuk rasa dalam waktu dekat. Akan tetapi kami tidak mengeluarkan berupa selebaran atau panplet informasi berupa tnggal serta tuntutan kami.
Sambung Anto.

Yang jelas Kejagung RI Berada dalam pusaran badai dan tak ada satupun pihak kejaksaan yang berani mengusut kasus Yang menyeret nama sekda Mamasa tsrsebut. Pungkas Anto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Tagihan RS Dijamin BPJS

    Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Tagihan RS Dijamin BPJS

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 51
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Akses layanan kesehatan bagi peserta PBI BPJS nonaktif tetap menjadi prioritas pemerintah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan BPJS Kesehatan menanggung biaya pelayanan sehingga masyarakat tetap bisa berobat tanpa hambatan administratif. (15/04/2026). Kebijakan ini juga berkaitan dengan program jaminan sosial nasional yang lebih luas (lihat juga: Program Jaminan Kesehatan Nasional terbaru). Peserta PBI […]

  • grafik harga emas dunia turun akibat penguatan dolar AS

    Harga Emas dan Perak Tertekan Dolar AS, Pasar Global Dihantui Volatilitas Saham Teknologi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || Harga logam mulia dunia kembali turun pada perdagangan Jumat (6/2). Penguatan dolar Amerika Serikat menekan harga emas dan perak. Harga emas spot turun 0,7% ke US$4.735,99 per ons pada pukul 00.37 GMT. Sehari sebelumnya, emas sudah jatuh hampir 4%. Kontrak berjangka emas AS untuk April juga melemah. Harganya turun 2,8% ke US$4.752,40 […]

  • kapal perang AS Malaka melintas di Selat Malaka saat transit internasional.

    Kapal Perang AS Selat Malaka: Hanya Transit

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 57
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – kapal perang AS  menarik perhatian publik setelah kapal tersebut melintas di perairan Indonesia. TNI Angkatan Laut memastikan kapal itu hanya menjalankan misi transit dan tidak melakukan pelanggaran. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan kapal milik Amerika Serikat melintasi Selat Malaka sebagai bagian dari pelayaran internasional. Selain itu, TNI AL terus […]

  • perambahan hutan Konawe Selatan

    Temuan BPK RI & Dugaan Suap: Arin Fahrul Mengaku Pernah Ditawari Uang untuk Menghapus Berita Kasus Idham Azis dan Perambahan Hutan 408 Hektare

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Dugaan perambahan hutan ilegal seluas 408 hektare di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, oleh PT Pandu Urane Perkasa semakin menguat. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menemukan langsung pelanggaran tersebut dalam pemeriksaan pengelolaan kawasan hutan. Sejumlah pihak menyebut perusahaan itu berkaitan dengan Idham Azis. Hasil pemeriksaan menunjukkan perusahaan membuka dan menguasai kawasan hutan […]

  • Bentrok gerilyawan Kolombia antara dua kelompok pecahan FARC menewaskan sedikitnya 48 orang di wilayah Amazon, Kolombia.

    Bentrok Gerilyawan Kolombia: 48 Orang Tewas di Amazon

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Bentrok gerilyawan Kolombia antara dua kelompok pecahan FARC menewaskan sedikitnya 48 orang di wilayah Amazon, Kolombia. Pertempuran pecah di dusun Vereda Piripal, wilayah Guaviare. Kawasan itu selama ini menjadi basis lama kelompok FARC sebelum organisasi tersebut menandatangani perjanjian damai pada 2016. Sumber militer Kolombia menyebut bentrokan mulai terjadi sejak Senin. Petugas sampai […]

  • AMPUH Sultra mendesak Kejati mengusut kejahatan lingkungan TDJ Grup

    Kejati Sultra Didesak Usut Kasus Kejahatan Lingkungan PT. TDJ Group di Konsel dan Bombana.

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 59
    • 0Komentar

    kendari, nalarpubliknews.com – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi untuk terlibat langsung mengusut kasus kejahatan lingkungan oleh Koorporasi PT. Tri Daya Jaya (TDJ) Grup di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Bombana. Sebab dimana ada investasi pertambangan di Sultra yang terafiliasi dengan PT. TDJ Grup, selalu terlibat dalam kasus kerusakan lingkungan […]

expand_less