Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Polri » Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis Sultra Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Evaluasi Kinerja Kapolda Sultra

Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis Sultra Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Evaluasi Kinerja Kapolda Sultra

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, nalarpubliknews.com – Tuntutan copot Kapolda Sultra kembali menguat. Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis Sulawesi Tenggara menggelar aksi di Mabes Polri, Rabu (14/1/2026). Mereka menyuarakan kritik terhadap lemahnya penegakan hukum di daerah.

Sejak awal aksi, massa langsung mendesak Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, untuk mencopot Kapolda Sultra, Didik Agung Wijanarko. Mereka menilai pimpinan daerah gagal mengendalikan persoalan hukum yang terus berulang.

Selain itu, mahasiswa menegaskan bahwa langkah tegas harus segera diambil. Mereka menilai pembiaran akan memperburuk situasi di lapangan.

Copot Kapolda Sultra karena Tambang Ilegal

Mahasiswa menyoroti maraknya tambang ilegal di Konawe Utara dan Kolaka Utara. Aktivitas tersebut berlangsung terbuka dan terus berulang. Namun, aparat belum menunjukkan tindakan yang konsisten.

Karena itu, tuntutan copot Kapolda Sultra semakin menguat. Massa menilai penegakan hukum tidak berjalan optimal. Bahkan, mereka melihat adanya pembiaran terhadap praktik ilegal tersebut.

Koordinator aksi, Rabil, menegaskan sikap tegas. Ia menyebut tambang ilegal terus meluas tanpa pengawasan yang jelas.

Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dibiarkan lebih lama. Oleh sebab itu, ia meminta Kapolri segera mengevaluasi pimpinan di tingkat daerah.

Copot Kapolda Sultra Usai Penembakan Bombana

Selain persoalan tambang ilegal, mahasiswa juga menyoroti insiden penembakan warga sipil di Bombana. Oknum Brimob diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Peristiwa ini memperkuat alasan copot Kapolda Sultra. Massa menilai pengawasan internal masih lemah. Akibatnya, tindakan yang merugikan masyarakat bisa terjadi.

Rabil menegaskan bahwa pimpinan harus bertanggung jawab. Ia menilai kejadian tersebut tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, peristiwa itu mencerminkan lemahnya sistem pengawasan di tubuh institusi.

Dugaan Dana Tambang Ilegal

Selanjutnya, Koordinator aksi II, Akbar Rasyid, mengungkap dugaan aliran dana dari tambang ilegal.

Menurutnya, dana tersebut diduga digunakan untuk mengamankan aktivitas ilegal. Dengan demikian, praktik tersebut bisa terus berjalan tanpa hambatan hukum.

Ia menyebut dugaan ini sudah menjadi pembicaraan luas di masyarakat. Karena itu, ia kembali menegaskan tuntutan copot Kapolda Sultra sebagai langkah awal pembenahan.

Selain itu, ia meminta aparat penegak hukum menindak semua pihak yang terlibat. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini.

Mahasiswa Minta Evaluasi Total Polda Sultra

Mahasiswa tidak hanya menuntut pencopotan jabatan. Mereka juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Sultra.

Menurut mereka, pembenahan harus dilakukan secara sistematis. Dengan begitu, masalah serupa tidak terus berulang di masa depan.

Selain itu, mereka berharap Polri bisa mengembalikan kepercayaan publik. Sebab, kepercayaan masyarakat menjadi kunci dalam penegakan hukum.

Aksi Akan Terus Berlanjut

Mahasiswa memastikan aksi tidak berhenti pada satu momentum. Mereka akan kembali turun ke jalan jika tuntutan tidak direspons.

Karena itu, mereka menegaskan komitmen untuk terus mengawal isu ini. Mereka ingin memastikan perubahan benar-benar terjadi.

Pada akhirnya, mereka menilai langkah copot Kapolda Sultra menjadi awal penting. Dengan langkah tersebut, mereka berharap penegakan hukum bisa berjalan lebih tegas, adil, dan transparan.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • kuasa hukum menunjukkan dokumen kasus vanessa cacat prosedur

    Kasus Vanessa Diduga Cacat Prosedur, GASKAN Soroti Pelanggaran KUHAP dan HAM

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 79
    • 1Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) merilis surat terbuka melalui Sekjennya, Andi Muhammad Rifaldy. Ia mengirim surat itu kepada Menteri Hukum dan HAM, Komisi III DPR RI, Komnas HAM, dan Kapolri. GASKAN menyoroti dugaan pelanggaran berat KUHAP dan HAM dalam penanganan kasus Vanessa Tuhuteru oleh penyidik PPA PPO Mabes Polri. P-21 Tidak Pernah […]

  • dominasi teknologi China dalam pengembangan AI dan industri manufaktur

    Elon Musk: China Berpeluang Dominasi AI, Kendaraan Listrik, dan Robotika Global

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Dominasi teknologi China kini menarik perhatian global. Elon Musk menilai China akan memimpin AI, kendaraan listrik, dan robotika. Pernyataan ini muncul dalam wawancara panjang yang dikutip Global Times. Selain itu, Musk melihat tren ini bukan kebetulan. Ia menilai China membangun fondasi kuat sejak lama. Oleh karena itu, banyak negara mulai memberi perhatian […]

  • China batasi obligasi AS picu kenaikan yield global

    China Minta Bank Lokal Kurangi Obligasi AS, Yield Tembus 4,25%

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || China batasi obligasi AS dan memicu pergerakan signifikan di pasar keuangan global. Regulator di Beijing meminta lembaga keuangan domestik mengurangi eksposur terhadap US Treasuries. Kebijakan ini segera mendorong kenaikan yield dan mengubah arah sentimen investor. Yield obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun naik ke level 4,25%. Yield tenor 30 tahun juga […]

  • Transparansi Anggaran HUT Konawe oleh HMI

    HMI Cabang Konawe Soroti Anggaran HUT ke-66 Konawe, Dorong Transparansi dan Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 88
    • 2Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Konawe, Ripaldi, menyoroti anggaran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe yang mencapai Rp2,8 miliar. Ia menilai angka tersebut cukup besar dan memicu pertanyaan publik. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menjelaskan alasan penetapan anggaran tersebut. Apalagi, pemerintah pusat saat ini sedang mendorong efisiensi belanja daerah. Dinilai Tidak […]

  • Petugas Polri dan imigrasi mengawal WNA dalam kasus judi online internasional di Jakarta

    Polri Titipkan 320 WNA Kasus Judi Online Internasional ke Imigrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kepolisian mengawal warga negara asing yang terlibat kasus judi online internasional saat tiba di lokasi detensi imigrasi di Jakarta.

  • dampak longsor akibat hujan deras di Aceh Tengah menutup jalan utama

    Hujan Deras Picu Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tengah, Jembatan Darurat Ambruk

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tengah sejak Selasa (31/3) memicu banjir bandang Aceh Tengah dan tanah longsor di sejumlah titik. Debit air meningkat cepat dari kawasan perbukitan dan membawa material lumpur, kayu, serta batu ke permukiman warga. Peristiwa ini melanda beberapa kecamatan, antara lain Celala, Bintang, Linge, Kebayakan, dan Ketol. […]

expand_less