Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Unjuk Rasa Di Mabes Polri, Ippmik Jakarta Beberkan Dugaan Kerugian Negara 9,2 M di Konawe

Unjuk Rasa Di Mabes Polri, Ippmik Jakarta Beberkan Dugaan Kerugian Negara 9,2 M di Konawe

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Konawe (IPPMIK) Jakarta kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Senin (22/12/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan kasus dugaan korupsi anggaran makan dan minum Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe yang dikelola Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Konawe, dimana kasus tersebut mencuat berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor: 33.B/LHP/XIX.KDR/05/24. Dalam laporan itu, BPK menemukan berbagai ketidaksesuaian dan penyimpangan serius yang ditaksir menyebabkan kerugian negara hingga Rp9,2 miliar.

Meski telah lama bergulir di meja Polres Konawe dan sejumlah pihak disebut telah diperiksa, hingga kini penanganan kasus tersebut dinilai belum menunjukkan kepastian hukum. IPPMIK Jakarta menilai stagnasi ini terjadi akibat lemahnya kinerja aparat penegak hukum, khususnya pasca pergantian pimpinan Kasatreskrim Polres Konawe.

Hal itu disampaikan oleh Ketua IPPMIK Jakarta, Abdi Aditya, dalam pernyataan resminya kepada media. Ia menegaskan bahwa pembiaran kasus ini merupakan preseden buruk bagi penegakan hukum di daerah.

“Kasus ini tidak bisa terus dibiarkan berlarut-larut. Mabes Polri harus turun tangan dan melakukan supervisi. Kami menilai Kasatreskrim yang baru tidak profesional dan tidak mampu memproses dugaan korupsi Setda Konawe,” ujar Abdi.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk mosi tidak percaya terhadap kinerja Kasatreskrim Polres Konawe. IPPMIK Jakarta secara terbuka mendorong Mabes Polri untuk mengambil alih penanganan perkara, memanggil Sekda Konawe Ferdinand, serta mendukung Kapolres Konawe AKBP Noer Alam untuk mencopot Kasatreskrim Polres Konawe.

Selain itu, IPPMIK Jakarta juga menyoroti dugaan pelanggaran etik yang melibatkan Kasat Intel Polres Konawe. Abdi menyebut adanya dugaan pertemuan dan foto bersama antara Kasat Intel dengan pihak yang sedang berperkara, yakni Setda Konawe, di salah satu perusahaan yang berada di Kabupaten Konawe.

“Kasat Intel merupakan pejabat utama Polres Konawe. Jika benar berfoto dan duduk bersama dengan oknum yang sedang berperkara, ini jelas mencederai etik dan profesionalitas kepolisian. Divisi Propam Mabes Polri harus turun tangan,” katanya.

Abdi mengklaim pihaknya memiliki data dan dokumentasi yang memperlihatkan Setda Konawe, Kasat Intel Polres Konawe, Wakil Ketua II DPRD Konawe, serta beberapa pihak lainnya berada dalam satu meja pertemuan. Kondisi ini dinilai semakin menambah keraguan publik terhadap objektivitas dan transparansi penanganan kasus dugaan korupsi anggaran makan dan minum Setda Konawe.

Dalam aksinya, IPPMIK Jakarta menyampaikan tiga poin tuntutan utama, yakni mendesak Mabes Polri untuk mensupervisi dan mengambil alih penanganan kasus serta memanggil Setda Konawe, mendukung Kapolres Konawe untuk mencopot Kasatreskrim Polres Konawe, serta mendesak Divisi Propam Mabes Polri untuk memanggil dan memeriksa Kasat Intel Polres Konawe atas dugaan pelanggaran etik.

IPPMIK Jakarta menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Abdi menyampaikan bahwa secara kelembagaan pihaknya akan segera melayangkan laporan resmi ke Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Berdasarkan pantauan media, aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan ketat aparat kepolisian hingga massa membubarkan diri.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken
    War

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 533
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Ilustrasi dugaan TPPU Sekda Mamasa dan penyelidikan Kejagung.

    KEJAGUNG RI DI TENGAH BADAI: TAK ADA PENGHALANG, DUGAAN TPPU SEKDA MAMASA DAN KASI PTK DIKNAS PENDIDIKAN MELAJU BAGAIKAN KERETA

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, nalarpubliknews.com — Komitmen Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dalam memberantas praktik korupsi di daerah kini tengah diuji di tengah sorotan tajam publik. Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa bersama oknum Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kasi PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa kini terus melaju […]

  • kinerja pemerintah publik saat Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta

    Narasi vs Realitas: Menimbang Kinerja Pemerintah di Tengah Bising Opini Publik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 70
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kinerja pemerintah publik menjadi perhatian utama masyarakat. Arus informasi yang sangat cepat membuat publik langsung menilai setiap kebijakan yang pemerintah umumkan. Banyak masyarakat menuntut hasil instan. Namun, pemerintah merancang sebagian besar program untuk jangka panjang agar menghasilkan dampak berkelanjutan. Perbedaan antara harapan dan proses ini sering memicu perdebatan di ruang publik. Opini […]

  • jadwal liga champions 2026 Atletico Madrid vs Barcelona leg kedua

    Jadwal Liga Champions 2026: Leg Kedua Perempat Final Penentuan Semifinal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com — Leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 akan digelar pada 16–17 April dini hari WIB. Fase ini menjadi penentu bagi delapan tim terbaik Eropa untuk merebut tiket semifinal. Beberapa tim sudah mengantongi keunggulan agregat. Namun, selisih gol yang belum terlalu jauh membuat peluang comeback tetap terbuka. Kondisi ini membuat leg kedua Liga […]

  • GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com  – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam operasi militer Amerika Serikat di Venezuela. Organisasi itu menilai tindakan tersebut melanggar kedaulatan negara dan mencederai hukum internasional. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI menyampaikan kecaman setelah muncul laporan operasi militer AS di Caracas. Laporan itu juga menyebut pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Ketua DPP […]

  • “coffeeshop jual miras di Jakarta disorot JNMM”

    JNMM Desak Gubernur Jakarta Evaluasi Total Perizinan Usaha: Bongkar Praktik “Izin Kafe, Rasa Bar” di Seluruh Jakarta.

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – coffeeshop jual miras di Jakarta kembali menjadi sorotan publik. Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM) meminta Pemprov DKI Jakarta segera mengevaluasi izin usaha sejumlah coffeeshop yang diduga menjual minuman keras secara ilegal. Direktur Eksekutif JNMM, Arin Fahrul Sanjaya, menilai banyak pengusaha memakai izin kedai kopi untuk menjual minuman beralkohol golongan B dan C. […]

expand_less