Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jusuf Kalla Jelaskan Penggunaan Istilah “Syahid” saat Ceramah di UGM

Jusuf Kalla Jelaskan Penggunaan Istilah “Syahid” saat Ceramah di UGM

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 126
  • comment 5 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Jusuf Kalla istilah syahid menjadi perhatian publik setelah ceramah Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada viral. Ia kemudian memberikan penjelasan untuk meluruskan konteks pernyataannya.

Jusuf Kalla Jelaskan Istilah Syahid di UGM

Dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, Jusuf Kalla menjelaskan alasan penggunaan istilah “syahid”. Ia menyesuaikan pilihan kata dengan audiens yang hadir di masjid. Ia menilai jamaah lebih akrab dengan istilah tersebut dibandingkan “martir”.

Ia juga menegaskan bahwa kedua istilah memiliki kemiripan makna. Keduanya merujuk pada seseorang yang wafat saat membela keyakinan. Meski begitu, ia tetap menekankan adanya perbedaan dalam cara dan konteks pemaknaan di masing-masing agama.

Konteks Konflik Maluku dan Poso

Dalam ceramahnya, Jusuf Kalla membahas konflik bernuansa agama yang pernah terjadi di Maluku dan Poso. Ia menggambarkan kondisi saat itu secara langsung berdasarkan pengalaman dan fakta lapangan.

Ia menjelaskan bahwa kedua pihak yang terlibat konflik sama-sama memiliki keyakinan kuat tentang perjuangan agama. Keyakinan tersebut mendorong mereka untuk bertindak dan memperkuat solidaritas kelompok.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak membahas dogma agama. Ia fokus menjelaskan peristiwa yang terjadi pada masa konflik. Dalam situasi itu, para pihak merasa berada di jalan yang benar dan berharap memperoleh balasan sesuai keyakinan masing-masing.

Tujuan Ceramah: Dorong Perdamaian

Jusuf Kalla menyampaikan ceramah tersebut dalam rangka Ramadhan 1447 Hijriah pada 5 Maret 2026. Ia mengangkat tema strategi diplomasi Indonesia dalam meredam potensi konflik.

Ia menekankan pentingnya belajar dari pengalaman masa lalu. Ia mengajak masyarakat untuk mengutamakan dialog dan pendekatan damai dalam menyelesaikan konflik. Menurutnya, pemahaman yang tepat dapat mencegah kesalahpahaman antar kelompok.

Respons Publik dan Laporan GAMKI

Pernyataan tersebut memicu respons dari sejumlah pihak. Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya pada 12 April 2026.

Kasus ini memicu diskusi publik yang lebih luas. Banyak pihak menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan istilah keagamaan di ruang publik. Perdebatan ini juga membuka ruang dialog tentang toleransi dan sensitivitas antarumat beragama.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas kapal di Selat Malaka Indonesia jalur pelayaran internasional

    Signifikansi Strategis Selat Malaka dan Peran Indonesia dalam Keamanan Maritim Global: Perspektif Jepang

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 197
    • 6Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Jepang menilai Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga Selat Malaka. Jalur ini menjadi penghubung utama antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Selain itu, jalur ini juga menjadi salah satu rute perdagangan tersibuk di dunia. Diplomat Jepang, Mitsuru Myochin, menegaskan pentingnya posisi Indonesia. Ia membandingkan Selat Malaka dengan Selat Hormuz. Kedua wilayah ini […]

  • Pria menikmati kopi di kafe sebagai ilustrasi manfaat minum kopi setiap hari bagi kesehatan tubuh dan fokus otak.

    10 Manfaat Minum Kopi Setiap Hari bagi Kesehatan, dari Jaga Jantung hingga Tingkatkan Fokus

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 152
    • 1Komentar

    Jakarta – Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia. Banyak orang menjadikan kopi sebagai bagian dari rutinitas harian. Selain membantu mengusir kantuk, kopi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara moderat dan tanpa tambahan gula berlebihan. Para ahli gizi dan kesehatan menyebut kandungan kafein, antioksidan, serta senyawa bioaktif dalam kopi mampu memberi […]

  • Selat Hormuz dibuka berpeluang terjadi. Negosiasi AS dan Iran menguat, memicu harapan damai dan stabilitas ekonomi global.

    Sinyal Damai di Selat Hormuz Menguat, AS–Iran Dekati Kesepakatan Besar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 135
    • 1Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Peluang Selat Hormuz dibuka kembali mulai terlihat setelah Amerika Serikat dan Iran menunjukkan kemajuan dalam negosiasi. Jalur strategis ini memegang peran penting dalam distribusi energi global, sehingga setiap perkembangan langsung memengaruhi ekonomi dunia. Peluang Perdamaian di Jalur Energi Dunia Presiden Donald Trump menyampaikan optimisme terhadap kesepakatan baru dengan Iran. Ia menilai pembicaraan […]

  • APNI Wanti-wanti Pasokan Nikel ke Smelter Terancam Usai Kuota Produksi RKAB 2026 Dipangkas

    APNI Wanti-wanti Pasokan Nikel ke Smelter Terancam Usai Kuota Produksi RKAB 2026 Dipangkas

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kuota produksi nikel 2026 memicu kekhawatiran pelaku industri. Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menilai kebijakan ini berpotensi mengganggu pasokan bijih ke smelter nasional. Kekhawatiran muncul setelah pemerintah hanya menyetujui sekitar 30% dari pengajuan produksi PT Vale Indonesia Tbk. Dampak Kuota Produksi Nikel 2026 ke Smelter Dewan Penasihat APNI, Djoko Widajatno, menilai pemangkasan […]

  • China mediasi Pakistan Afghanistan dalam dialog damai di Urumqi

    China Jadi Penengah, Pakistan–Afghanistan Buka Dialog Damai di Urumqi

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Upaya China mediasi Pakistan Afghanistan memasuki tahap baru setelah kedua negara sepakat membuka dialog damai. Pertemuan ini berlangsung di Urumqi dan menjadi langkah penting untuk menurunkan eskalasi konflik. Ketegangan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir mendorong semua pihak mencari solusi cepat dan efektif. Pemerintah China mengundang Pakistan dan Afghanistan untuk duduk bersama. […]

  • net zero emission RI Leonardo Teguh Sambodo CNBC Indonesia Awards 2025 ekonomi hijau Indonesia

    RI Butuh Rp794 Triliun per Tahun untuk Kejar Net Zero Emission 2060

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah menargetkan Indonesia mencapai net zero emission (NZE) pada 2060. Namun, untuk mewujudkan target tersebut, Indonesia membutuhkan pendanaan sekitar Rp794 triliun per tahun. Oleh karena itu, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran negara. Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A.A. Teguh Sambodo, menegaskan bahwa sektor swasta […]

expand_less