Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Janji Pergantian Camat Tak Kunjung Terwujud, Masyarakat Besulutu Kembali Tagih Komitmen Pemda Konawe

Janji Pergantian Camat Tak Kunjung Terwujud, Masyarakat Besulutu Kembali Tagih Komitmen Pemda Konawe

  • account_circle Jurnalis 1
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe, Nalarpubliknews.com – Aliansi Masyarakat Besulutu Menggugat kembali menagih pergantian camat Besulutu kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe. Mereka menilai pemerintah belum menepati komitmen yang disampaikan sejak Agustus 2025.

Sejak awal, isu pergantian camat Besulutu menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, warga terus mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil keputusan yang tegas dan transparan.

Janji Pergantian Camat Besulutu Belum Direalisasikan

Pemerintah daerah menyampaikan rencana pergantian camat Besulutu dalam pertemuan resmi di Rumah Jabatan Wakil Bupati Konawe pada Agustus 2025. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Konawe, Sekretaris Daerah, dan Asisten III hadir secara langsung. Sementara itu, Bupati Konawe mengikuti jalannya diskusi melalui sambungan telepon.

Dalam forum tersebut, pemerintah menargetkan proses pergantian camat Besulutu berlangsung pada September 2025. Namun hingga kini, target tersebut belum terealisasi. Pemerintah juga belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan penundaan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga menilai pemerintah tidak konsisten antara pernyataan dan tindakan di lapangan.

Pelantikan Pejabat Tidak Sertakan Besulutu

Pada Desember 2025, Pemda Konawe tetap melantik sejumlah camat dan pejabat eselon lainnya. Pelantikan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sebenarnya memiliki ruang untuk melakukan rotasi jabatan.

Namun, dalam pelantikan itu, pemerintah tidak memasukkan camat Besulutu dalam daftar pejabat yang diganti. Situasi ini memperkuat kekecewaan masyarakat karena tuntutan mereka tidak mendapat prioritas.

Selain itu, warga menilai keputusan tersebut memperlihatkan ketidaksinkronan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah. Akibatnya, kepercayaan publik mulai mengalami penurunan.

Aliansi Tegaskan Sikap dan Tuntutan

Koordinator Aliansi Masyarakat Besulutu Menggugat, Ahmad Iswanto, menegaskan bahwa masyarakat kini tidak lagi sekadar menyampaikan aspirasi. Sebaliknya, mereka menagih janji pemerintah terkait pergantian camat Besulutu.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai isu administratif semata. Ia menilai pergantian camat berkaitan erat dengan efektivitas pelayanan publik, respons pemerintah terhadap kebutuhan warga, serta arah pembangunan di tingkat kecamatan.

“Kami tidak datang dengan emosi, tetapi membawa kekecewaan yang sudah terakumulasi. Pemerintah berjanji akan mengevaluasi dan mengganti camat Besulutu, tetapi hingga hari ini belum ada kejelasan. Ini menyangkut pelayanan publik dan masa depan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah menyampaikan janji tersebut kepada tokoh masyarakat dan warga secara luas. Karena itu, masyarakat berhak menuntut realisasi dari komitmen tersebut.

Dampak terhadap Pelayanan Publik

Masyarakat Besulutu menilai lambatnya pergantian camat berdampak pada kualitas pelayanan publik. Beberapa warga mengaku menghadapi kendala dalam pengurusan administrasi, koordinasi program, hingga respons terhadap kebutuhan mendesak di lapangan.

Selain itu, ketidakpastian kepemimpinan di tingkat kecamatan berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan. Padahal, peran camat sangat penting dalam mengoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di tingkat lokal.

Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah tidak menunda keputusan yang berdampak langsung pada kepentingan publik.

Aliansi Siapkan Langkah Lanjutan

Aliansi Masyarakat Besulutu Menggugat meminta pemerintah daerah segera memberikan penjelasan terbuka. Mereka menilai transparansi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sosial dan kepercayaan masyarakat.

Namun, jika pemerintah tidak merespons dalam waktu dekat, aliansi akan mengambil langkah lanjutan. Mereka berencana mengonsolidasikan massa untuk memperkuat tekanan terhadap pemerintah daerah.

Setelah itu, aliansi akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Konawe. Melalui aksi tersebut, mereka ingin menyampaikan tuntutan secara terbuka sekaligus meminta kepastian terkait pergantian camat Besulutu.

Harapan Masyarakat terhadap Pemerintah

Masyarakat Besulutu berharap pemerintah daerah segera mengambil sikap yang jelas dan tegas. Mereka tidak hanya menuntut pergantian jabatan, tetapi juga menginginkan perbaikan sistem pelayanan publik.

Selain itu, warga meminta pemerintah membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, pemerintah dapat mengurangi kesalahpahaman dan mencegah munculnya spekulasi.

Pada akhirnya, masyarakat ingin melihat komitmen nyata dari pemerintah daerah. Mereka berharap setiap janji yang disampaikan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan konkret.

  • Penulis: Jurnalis 1
  • Editor: Rahman

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi, kapal induk USS Gerald Ford terbakar di tengah laut.
    War

    Terungkap! 5 Fakta Kapal Induk USS Gerald Ford Terbakar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden kapal induk USS Gerald Ford terbakar. Angkatan Laut akan mengevaluasi seluruh sistem kapal.

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 377
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Idham Azis Ditolak oleh NFW dari Komisi Reformasi Polri terkait dugaan tambang ilegal di Konawe Selatan

    Nusantara Forest Watch Tolak Keras Penunjukan Idham Azis dalam Komisi Reformasi Polri

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Koalisi masyarakat sipil bidang lingkungan, Nusantara Forest Watch (NFW), menolak masuknya mantan Kapolri Idham Azis ke Komisi Reformasi Polri. NFW menilai penunjukan tersebut bertentangan dengan semangat reformasi kepolisian dan prinsip integritas hukum. NFW menyampaikan penolakan itu karena dugaan keterlibatan Idham Azis dalam aktivitas perambahan hutan ilegal melalui perusahaan yang terafiliasi dengannya. Menurut […]

  • pendidikan dasar untuk SDM unggul

    Menata Fondasi Bangsa: Peran Transformatif SD dan SMP dalam Melahirkan SDM Unggul dan Berkarakter

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 282
    • 0Komentar

    “Pengajar Belum Tentu Mengajar, tetapi Mampu Menginspirasi” 

  • debat publik Danantara di Makassar membahas pengelolaan BUMN dan ekonomi baru

    Makassar Buka Roadshow Debat Danantara, Pakar Soroti Risiko dan Peluang Superholding BUMN

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 52
    • 2Komentar

    Debat publik Danantara di Makassar mengupas peluang dan risiko pengelolaan BUMN melalui konsep superholding. Para pakar menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan publik agar kebijakan ini benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

  • Aksi massa memprotes kasus narkoba di Lapas Kendari di Jakarta

    Copot Kalapas Kelas IIA Kendari dan Bongkar Tuntas Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 113
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Gelombang protes kembali menggema di ibu kota. Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI. Mereka mendesak pemerintah segera menindak dugaan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIA Kendari. Aksi ini muncul setelah informasi terkait praktik ilegal tersebut menyebar luas di masyarakat. Awalnya, isu berkembang secara terbatas. […]

expand_less