Dokter sarankan kebiasaan baik untuk mengurangi peradangan
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi - Organ dalam tubuh yang alami peradangan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Peradangan kronis dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk gangguan jantung dan masalah metabolisme. Dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri intervensi asal Maryland, Dr. Kunal Sood, membagikan lima kebiasaan sederhana yang membantu tubuh mengurangi peradangan secara alami tanpa obat-obatan.
Perbanyak Konsumsi Makanan Tinggi Serat
Dr. Sood menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi makanan utuh yang kaya serat. Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh menjadi pilihan yang baik untuk kesehatan.
Menurutnya, bakteri baik di usus memfermentasi serat dan menghasilkan asam lemak rantai pendek seperti butirat. Senyawa ini menjaga lapisan usus dan membantu mengatur respons sistem kekebalan tubuh.
Penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat dapat menurunkan kadar biomarker inflamasi seperti protein C-reaktif (CRP) dan interleukin-6 (IL-6).
Rutin Berjalan Kaki Setiap Hari
Dr. Sood juga mendorong masyarakat untuk bergerak secara teratur. Berjalan kaki setiap hari menjadi salah satu cara paling mudah untuk menjaga kesehatan tubuh.
Aktivitas fisik yang konsisten membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, olahraga ringan juga memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga fungsi pembuluh darah.
Kebiasaan tersebut dapat menurunkan tingkat peradangan kronis secara bertahap.
Jaga Kualitas Tidur
Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem imun. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan respons peradangan dalam tubuh.
Dr. Sood menjelaskan bahwa kurang tidur memicu peningkatan sitokin inflamasi dan mengaktifkan jalur stres. Kondisi itu juga berkaitan dengan peningkatan kadar CRP, IL-6, dan TNF-α.
Kurang tidur yang terjadi berulang kali dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap peradangan kronis.
Konsumsi Sumber Omega-3
Asam lemak omega-3 mendukung kesehatan jantung dan otak. Nutrisi ini banyak terdapat pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel.
Kandungan EPA dan DHA membantu tubuh mengendalikan jalur peradangan. Kedua zat tersebut juga mendukung proses pemulihan alami ketika tubuh menghadapi peradangan.
Selain itu, DHA menjadi komponen penting dalam struktur sel saraf yang mendukung fungsi otak.
Kelola Stres dengan Baik
Stres yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu keseimbangan tubuh. Kondisi ini memicu aktivasi hormon stres dan meningkatkan respons peradangan.
Dr. Sood menekankan pentingnya mengelola stres melalui aktivitas positif, olahraga, relaksasi, atau waktu istirahat yang cukup.
Pengelolaan stres yang baik membantu menjaga sistem imun tetap seimbang dan menurunkan risiko peradangan jangka panjang.
Peradangan Kronis Perlu Diwaspadai
Peradangan merupakan respons alami tubuh saat menghadapi infeksi, cedera, atau zat berbahaya. Namun, tubuh terkadang mempertahankan respons tersebut meski ancaman sudah tidak ada.
Kondisi itu dapat berkembang menjadi peradangan kronis yang merusak sel dan organ sehat. Karena itu, penerapan pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim redaksi

Saat ini belum ada komentar