Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ASDP Kerahkan 34 Kapal, Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Tetap Mengalir Meski Antrean Mengular

ASDP Kerahkan 34 Kapal, Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Tetap Mengalir Meski Antrean Mengular

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ASDP Ketapang 34 kapal dikerahkan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Lonjakan kendaraan pada H+8 mendorong operator mempercepat layanan agar arus tetap lancar.

JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mengoperasikan 34 kapal untuk merespons lonjakan arus balik. Manajemen langsung mengatur pola operasi agar layanan lebih cepat dan efisien.

Sebanyak 22 kapal menjalankan pola tiba bongkar berangkat (TBB). Pola ini membuat kapal segera meninggalkan dermaga setelah proses bongkar. Dengan begitu, kendaraan cepat terlayani dan terus bergerak.

Selain itu, ASDP menambah empat kapal bantuan. Langkah ini mempercepat rotasi dan menjaga ritme layanan tetap stabil.

Petugas Percepat Bongkar Muat

ASDP menargetkan waktu bongkar muat sekitar 35 menit per siklus. Petugas mengatur kendaraan secara terarah agar proses berjalan cepat.

Selanjutnya, kru kapal langsung menyiapkan keberangkatan tanpa menunda waktu. Langkah ini membuat kapal kembali beroperasi lebih cepat.

Akibatnya, kapasitas layanan meningkat dan antrean bisa ditekan.

Antrean Tetap Bergerak

Petugas mencatat antrean kendaraan mencapai sekitar 5,8 kilometer dari pintu masuk pelabuhan. Namun, arus kendaraan tetap berjalan.

Petugas lapangan terus mengarahkan kendaraan agar tidak menumpuk. Selain itu, sistem pengaturan lalu lintas menjaga pergerakan tetap stabil.

Kendaraan yang mengantre terdiri dari mobil pribadi, truk, dan bus. Meskipun antrean panjang, arus tidak berhenti.

Penumpang dan Kendaraan Meningkat

Data Posko Lebaran mencatat 56.365 penumpang menyeberang pada H+7. Angka ini naik 12,9 persen dibandingkan tahun lalu.

Jumlah sepeda motor mencapai 12.458 unit dan meningkat 57 persen. Sementara itu, kendaraan roda empat mencapai 4.995 unit.

Di sisi lain, jumlah truk turun menjadi 1.192 unit. Bus penumpang juga turun menjadi 412 unit.

ASDP Jaga Arus Tetap Lancar

ASDP memprioritaskan kelancaran arus kendaraan selama arus balik. Petugas memastikan kendaraan terus bergerak di setiap titik layanan.

Selain itu, manajemen menjaga ritme operasional agar tetap konsisten. Dengan langkah ini, waktu tunggu bisa ditekan.

Pada akhirnya, strategi percepatan layanan membuat arus balik tetap terkendali meski volume kendaraan meningkat.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMH Sultra desak copot Kepala Bea Cukai Kendari terkait rokok ilegal

    GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka […]

  • cadangan minyak China mencapai 1,5 miliar barel di fasilitas penyimpanan strategis

    Cadangan Minyak China Capai Rekor 1,5 Miliar Barel

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Ilustrasi fasilitas penyimpanan cadangan minyak China yang mencapai sekitar 1,5 miliar barel.

  • KPK Heri Black saat penyidik menggeledah rumah di Semarang

    KPK Butuhkan Keterangan Heri Black Usai Penggeledahan Rumah di Semarang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi membutuhkan keterangan pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black setelah penyidik menggeledah rumahnya di Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (11/5). Kasus KPK Heri Black kini menjadi perhatian publik karena penyidik terus mendalami dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik […]

  • Pengunjung diminta KTP masuk gedung saat proses verifikasi keamanan di resepsionis

    Masuk Gedung Diminta KTP dan Difoto, Benarkah Melanggar Undang-Undang?

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 110
    • 2Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Banyak pengelola gedung meminta KTP dari pengunjung sebelum memberi akses masuk. Selain itu, mereka menjalankan aturan ini untuk menjaga keamanan area. Namun, para ahli menilai praktik diminta KTP masuk gedung berpotensi melanggar prinsip perlindungan data pribadi. Peneliti dari Lembaga Studi & Advokasi Masyarakat, Parasurama Pamungkas, menegaskan bahwa pengelola harus menetapkan tujuan jelas sebelum […]

  • Direktur Reskrimum Polda Bali I Gede Adhi Muliawarman menyampaikan perkembangan kasus pembunuhan WNA Belanda di Bali dalam konferensi pers di Denpasar

    Dua WNA Brasil Jadi Buronan Kasus Pembunuhan Warga Belanda di Bali

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DENPASAR, (Nalarpubliknews.com) || Polda Bali menetapkan dua warga negara asing (WNA) asal Brasil sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan seorang warga Belanda di Kabupaten Badung. Polisi kini memburu keduanya setelah mereka melarikan diri ke luar negeri hanya beberapa jam setelah kejadian. Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 23 Maret 2026, di sebuah vila kawasan Kerobokan, Kuta […]

  • Benda Mirip Torpedo Sumenep, Diduga Masih Aktif

    Benda Mirip Torpedo Sumenep, Diduga Masih Aktif

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Penemuan benda mirip torpedo di pesisir Aeng Lombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Jawa Timur, memicu respons cepat aparat. Polisi menutup akses lokasi dan meminta warga menjauh untuk menghindari risiko. (22/04/2026). Polisi Jaga Lokasi Penemuan Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengerahkan personel untuk menjaga area temuan. Anggota Polsek Kangayan memasang garis pembatas dan […]

expand_less