Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Alfan Koriama: Jalan Provinsi Pongkowulu Tidak Boleh Terus Diabaikan

Alfan Koriama: Jalan Provinsi Pongkowulu Tidak Boleh Terus Diabaikan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buton utara, Nalarpubliknews.com || Kondisi jalan provinsi yang melintasi Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara kembali menjadi sorotan. Sejak 4 Juni 2026, warga melakukan aksi pemblokadean jalan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang dinilai telah dibiarkan tanpa perbaikan selama kurang lebih 36 tahun.

Wakil Ketua Umum Pemuda 21, (waketum)  Alfan Koriama, yang juga putra daerah Kecamatan Kambowa, menyampaikan kritik terhadap pemerintah yang dinilai belum memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur jalan tersebut. Menurutnya, masyarakat telah terlalu lama menunggu realisasi pembangunan yang hingga kini belum kunjung terwujud.

“Sudah sekitar 36 tahun masyarakat menantikan perbaikan jalan ini. Statusnya merupakan jalan provinsi, tetapi kondisinya masih memprihatinkan. Pergantian pemimpin terus terjadi, namun persoalan jalan ini tetap belum terselesaikan,” kata Alfan.

Ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Karena itu, menurutnya, kondisi jalan yang rusak selama puluhan tahun menjadi gambaran belum meratanya pembangunan infrastruktur di wilayah Buton Utara.

Alvan juga menyoroti ironi yang terjadi di Pulau Buton yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil aspal alam terbesar di Indonesia. Menurutnya, keberadaan sumber daya alam yang melimpah seharusnya menjadi modal untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah sekitarnya.

“Kita semua tahu bahwa Buton dikenal sebagai daerah penghasil aspal alam. Namun yang menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat hari ini, mengapa jalan di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara yang telah rusak selama puluhan tahun justru belum mendapatkan perhatian serius untuk diperbaiki. Ini tentu menjadi ironi yang harus dijawab oleh pemerintah,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat mengenai kendala yang menyebabkan jalan tersebut belum tersentuh pembangunan secara maksimal. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui sejauh mana komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

“Bagaimana masyarakat dapat merasakan hasil pembangunan jika akses dasar seperti jalan masih terabaikan selama puluhan tahun. Ini bukan persoalan baru, melainkan masalah lama yang hingga hari ini belum memperoleh penyelesaian yang jelas,” tambahnya.

Menurut Alfvan, aksi pemblokadean jalan yang dilakukan warga merupakan bentuk akumulasi kekecewaan akibat lambannya penanganan infrastruktur. Warga berharap pemerintah tidak hanya mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan yang telah lama menjadi keluhan utama masyarakat Desa Pongkowulu.

Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk turun langsung meninjau kondisi jalan di lapangan dan menyampaikan secara terbuka rencana penanganan maupun jadwal pelaksanaan pembangunan.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kepastian dan tindakan nyata. Jangan sampai jalan ini terus menjadi simbol ketimpangan pembangunan yang dirasakan masyarakat selama puluhan tahun. Kami hanya meminta hak yang sama untuk menikmati akses jalan yang layak seperti daerah-daerah lainnya,” tegasnya.

Hingga saat ini, aksi pemblokadean jalan masih berlangsung. Warga mengaku tetap menunggu respons resmi dari pemerintah terkait tuntutan mereka agar perbaikan jalan segera direalisasikan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa hukum menjelaskan Anton Timbang sakit saat pemeriksaan Bareskrim

    Kuasa Hukum Tegaskan Kliennya Sakit, Bantah Isu ke Luar Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 393
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) – Kuasa hukum Anton Timbang menegaskan bahwa kliennya tidak menghadiri panggilan pertama penyidik Bareskrim Polri karena kondisi kesehatan yang menurun, bukan karena berada di luar negeri sebagaimana isu yang beredar di publik. Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Anton Timbang saat ini sedang sakit dan telah mengirimkan surat resmi permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik. […]

  • kuburan pesawat AMARG di Arizona tampak dari udara

    Kuburan Pesawat Terbesar di Dunia, Dari Amerika hingga Eropa

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) – Kuburan pesawat AMARG menjadi fasilitas penyimpanan pesawat terbesar di dunia. Lokasi ini berada di Davis-Monthan Air Force Base dan menampung ribuan pesawat dari berbagai jenis serta era. Seiring berkembangnya industri penerbangan, maskapai dan militer terus memperbarui armada mereka. Oleh karena itu, mereka memindahkan pesawat lama ke fasilitas seperti AMARG. Dengan demikian, kuburan […]

  • suku bunga acuan BI 4,75% RDG Bank Indonesia

    BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA , (Nalarpubliknews.com) || BI Rate 4,75% kembali ditegaskan oleh Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), Kamis (19/2). Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. Selain mempertahankan suku bunga acuan, bank sentral juga menahan deposit facility di 3,75% dan lending facility di 5,50%. Kebijakan ini menunjukkan konsistensi […]

  • Aksi Puskom Kemenag menuntut investigasi dugaan suap izin prodi dan kekerasan seksual di IAI Rawa Aopa

    Aksi Puskom Desak Kemenag Usut Dugaan Suap Izin Prodi dan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 118
    • 0Komentar

    “Pendidikan Islam harus bersih dari transaksi. Izin prodi tidak boleh diperjualbelikan.” – Robby Anggara

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Ndhank Stinky memegang gitar saat sesi foto musisi Indonesia Endang Surahman Hartono.

    Ndhank Stinky Meninggal Usai Pecah Pembuluh Otak

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 48
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com –  Ndhank Stinky meninggal dunia  setelah mengalami pecah pembuluh darah di otak. Musisi bernama asli Endang Surahman Hartono itu sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Manado, Sulawesi Utara. Kabar Ndhank Stinky meninggal langsung menyebar luas dan mengejutkan banyak pihak. Para penggemar, rekan musisi, hingga pelaku industri musik mengenang sosoknya sebagai kreator […]

expand_less