Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan aparat yang memiliki kewenangan langsung dalam pengendalian dan penindakan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

“Rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal beredar bukan dalam ruang hampa. Aktivitas ini berlangsung dalam waktu yang tidak singkat dan diduga telah membentuk mata rantai distribusi yang terorganisir. Pertanyaannya, di mana peran pengawasan Bea dan Cukai Kendari selama ini?” tegas Abdi dalam keterangannya kepada media, Kamis.

Abdi menilai negara berpotensi mengalami kerugian besar akibat hilangnya penerimaan cukai dari peredaran barang ilegal tersebut. Di sisi lain, masyarakat juga menjadi pihak yang dirugikan karena tidak adanya jaminan standar keamanan terhadap produk-produk yang beredar tanpa pengawasan resmi pemerintah.

Menurut GMH Sultra-Jakarta, kondisi ini seharusnya menjadi alarm serius bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Bea dan Cukai Kendari, termasuk terhadap pimpinan instansi tersebut.

“Kami mendesak Kepala Badan atau Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Kepala Bea dan Cukai Kendari. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian, pembiaran, atau kegagalan menjalankan fungsi pengawasan, maka yang bersangkutan harus dicopot dari jabatannya. Jabatan publik bukan tempat bagi pejabat yang gagal melindungi kepentingan negara,” ujar Abdi.

Lebih jauh, GMH Sultra-Jakarta juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk turun tangan melakukan penelusuran terhadap dugaan adanya praktik-praktik yang memungkinkan aktivitas peredaran rokok ilegal dan alkohol ilegal dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

Menurut Abdi, KPK perlu mengusut kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun dugaan aliran dana yang berhubungan dengan jaringan distribusi barang ilegal tersebut.

“Kami tidak sedang menuduh seseorang bersalah. Namun, ketika praktik ilegal berlangsung secara masif dan terus berulang, maka wajar publik mempertanyakan apakah terdapat pembiaran sistematis atau bahkan dugaan hubungan tertentu antara oknum pengawas dengan pelaku usaha ilegal. Untuk menjawab pertanyaan itu dibutuhkan penyelidikan yang independen dan transparan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh hanya berfokus pada pelaku di lapangan, sementara pihak-pihak yang memiliki kewenangan pengawasan justru luput dari pemeriksaan.

“Jangan hanya menangkap pengecer atau distributor kecil. Aparat harus berani menelusuri apakah ada aktor-aktor yang memiliki posisi strategis yang turut menikmati keuntungan dari praktik ilegal tersebut. Negara tidak boleh kalah oleh mafia rokok ilegal dan mafia minuman beralkohol ilegal,” lanjutnya.

GMH Sultra-Jakarta menilai keberadaan barang kena cukai ilegal yang terus beredar secara bebas merupakan bentuk kegagalan tata kelola yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Karena itu, dalam waktu dekat GMH Sultra-Jakarta berencana menyampaikan laporan dan aspirasi resmi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI serta Komisi Pemberantasan Korupsi RI guna mendorong dilakukannya audit, evaluasi, dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa institusi negara tetap berdiri di atas kepentingan hukum dan kepentingan publik, bukan tunduk pada kepentingan para pelaku bisnis ilegal yang merugikan negara. Jika ada pejabat yang terbukti lalai atau bermain mata dengan jaringan peredaran barang ilegal, maka tidak ada alasan untuk mempertahankannya,” tegas Abdi.

GMH Sultra-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Bagi mereka, pemberantasan peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal bukan hanya soal penerimaan negara, tetapi juga soal integritas penegakan hukum dan keberanian negara melawan praktik-praktik yang merusak tata kelola pemerintahan.

“Publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas maraknya peredaran barang ilegal di Sulawesi Tenggara. Dan negara wajib memberikan jawaban, bukan sekadar diam dan membiarkan persoalan ini terus berulang,” tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kolaborasi transisi energi Pertamina bersama ERIA di Jakarta.

    Transisi Energi Pertamina dan ERIA Perkuat Kerja Sama

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Transisi energi Pertamina kembali menjadi perhatian dalam ajang IPA Convex 2026 di Jakarta. Kali ini, Pertamina menggandeng Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) untuk memperkuat pengembangan energi berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini juga mendukung ketahanan energi nasional di tengah perubahan global. (24/05/2026).  PT Pertamina (Persero) resmi menjalin kerja […]

  • DPR Pastikan Stok Beras Aman, Warga Diminta Tak Panik Hadapi Gejolak Harga Global

    DPR Pastikan Stok Beras Aman, Warga Diminta Tak Panik Hadapi Gejolak Harga Global

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 43
    • 3Komentar

    Kolaka, Nalarpubliknews.com — stok beras Bulog Kolaka tetap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, meninjau langsung gudang Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan cadangan beras nasional. Kunjungan ini bertujuan menjaga stabilitas pangan di tengah tekanan harga global. DPR Pastikan Stok Beras Bulog Kolaka Aman Bahtra menegaskan pemerintah […]

  • Pemuda bersajam diamankan warga di Desa Unggulino saat membawa pisau dapur dan sejumlah identitas

    Pemuda Bersajam dan Bawa Tiga KTP Diamankan Warga di Desa Unggulino

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 69
    • 1Komentar

    Konawe, Nalarpubliknews.com – Warga Desa Unggulino, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, mengamankan seorang pemuda yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan di sekitar permukiman warga, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 00.00 WITA. Menurut keterangan warga, pemuda itu berada di sekitar rumah warga pada tengah malam. Saat warga menegurnya dan meminta penjelasan, ia mengaku baru keluar dari rumah neneknya yang berada […]

  • dominasi teknologi China dalam pengembangan AI dan industri manufaktur

    Elon Musk: China Berpeluang Dominasi AI, Kendaraan Listrik, dan Robotika Global

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Dominasi teknologi China kini menarik perhatian global. Elon Musk menilai China akan memimpin AI, kendaraan listrik, dan robotika. Pernyataan ini muncul dalam wawancara panjang yang dikutip Global Times. Selain itu, Musk melihat tren ini bukan kebetulan. Ia menilai China membangun fondasi kuat sejak lama. Oleh karena itu, banyak negara mulai memberi perhatian […]

  • Prabowo PPATK Hambalang saat membahas pengawasan transaksi keuangan negara dan transparansi anggaran pemerintah.

    Prabowo Bersama PPATK, Bahas Transaksi Negara di Hambalang

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 24
    • 3Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (3/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua (PPATK), membahas tentang pengawasan transaksi negara. Selain itu, ia menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik. Agenda Rutin dan […]

  • lumba-lumba pembawa bom dilatih militer di pangkalan laut

    Rumor Lumba-Lumba Bom Iran di Selat Hormuz Disangkal AS

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Isu lumba-lumba pembawa bom muncul di tengah ketegangan Iran dan Amerika Serikat. Kabar ini menarik perhatian karena terdengar tidak biasa. Hingga kini, belum ada bukti kuat yang mendukung klaim tersebut. Spekulasi berkembang di kawasan Selat Hormuz, jalur penting perdagangan minyak dunia. Beberapa laporan menyebut Iran mempertimbangkan penggunaan mamalia laut untuk operasi militer. […]

expand_less