Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » JMHI: Jangan Ada Aparat Bermain di Balik Tambang Emas Ilegal Bolmut, Itwasum Harus Bertindak

JMHI: Jangan Ada Aparat Bermain di Balik Tambang Emas Ilegal Bolmut, Itwasum Harus Bertindak

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nalarpublik news.com || Senin (08 Juni 2026)  Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) guna mendesak Inspektorat Pengawasan Umum Kepolisian Republik Indonesia (Itwasum Polri) agar segera memanggil dan memeriksa Kapolsek Pinogaluman serta Kapolres Bolaang Mongondow Utara. Selain itu, JMHI juga mendesak Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak), penyelidikan, dan penindakan terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal yang diduga masih marak terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara.

Desakan tersebut disampaikan menyusul dugaan maraknya aktivitas pertambangan emas ilegal yang terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, khususnya di Kecamatan Pinogaluman. Aktivitas yang diduga berlangsung secara terbuka dan semakin masif tersebut dinilai seolah-olah dibiarkan tanpa adanya tindakan penegakan hukum yang tegas oleh aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan di wilayah tersebut.

Rendy Salim selaku penanggung jawab aksi menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan emas ilegal yang terus berkembang di sejumlah desa, khususnya Desa Busato dan Desa Tuntung, menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Kegiatan pertambangan emas ilegal yang semakin masif terjadi di beberapa desa, khususnya Desa Busato dan Desa Tuntung, seakan dibiarkan begitu saja oleh Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut, padahal wilayah tersebut merupakan bagian dari wilayah hukum yang menjadi tanggung jawab mereka. Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami dan masyarakat luas, bagaimana aktivitas yang diduga melanggar hukum dapat berlangsung secara terus-menerus tanpa adanya tindakan yang serius. Kondisi ini tentu memunculkan tanda tanya besar mengenai fungsi pengawasan dan penegakan hukum yang seharusnya dijalankan,” ujar Rendy Salim.

Lebih lanjut, JMHI menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif dan kecurigaan publik terhadap integritas aparat penegak hukum apabila persoalan tersebut terus dibiarkan tanpa langkah konkret.

“Situasi seperti ini dapat menimbulkan pandangan skeptis di tengah masyarakat. Jangan sampai publik menaruh dugaan adanya permainan atau hubungan tertentu antara oknum aparat penegak hukum dengan aktor-aktor pertambangan ilegal yang beroperasi di wilayah tersebut. Hal demikian tentu harus dijawab melalui proses pemeriksaan yang transparan dan terbuka,” tegasnya di hadapan awak media.

Atas dasar itu, JMHI mendesak Itwasum Polri agar segera menjalankan fungsi pengawasan internalnya dengan melakukan audit serta pemeriksaan terhadap Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolaang Mongondow Utara, guna menjawab berbagai pertanyaan publik yang muncul di tengah masyarakat.

“Itwasum Polri yang memiliki tugas dan fungsi melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap satuan tugas kepolisian harus segera mengambil langkah konkret. Kami meminta agar Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut dipanggil dan diperiksa karena terdapat dugaan kuat yang harus dijawab melalui mekanisme hukum dan pengawasan internal. Jangan sampai institusi kepolisian dipersepsikan membiarkan atau bahkan diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan emas ilegal yang saat ini semakin masif terjadi,” desak Rendy Salim.

Tidak hanya itu, JMHI juga meminta Dirtipidter Bareskrim Polri agar segera turun langsung ke wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, khususnya Kecamatan Pinogaluman, guna melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan praktik pertambangan ilegal yang hingga saat ini diduga masih berlangsung.

“Kami meminta Dirtipidter Bareskrim Polri agar segera turun langsung ke wilayah Pinogaluman dan melakukan langkah-langkah hukum yang tegas. Sebab, kami menduga sampai saat ini aktivitas pertambangan ilegal tersebut masih terus berlangsung dan semakin masif. Negara tidak boleh kalah terhadap praktik-praktik yang diduga merugikan lingkungan, merusak tata kelola sumber daya alam, serta berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebelum menutup pernyataannya, JMHI menegaskan agar Mabes Polri tidak ikut terseret dalam pusaran persoalan tersebut dan segera menunjukkan keseriusannya dalam merespons laporan serta aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Kami tidak akan berhenti menyuarakan persoalan yang terjadi hari ini. Kami berharap Mabes Polri, khususnya Itwasum Polri dan Dirtipidter Bareskrim Polri, segera memberikan perhatian serius terhadap aduan dan laporan yang kami sampaikan. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum semakin terkikis akibat lambannya respons terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat,” tutupnya.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perempuan Indonesia belajar untuk meningkatkan kemandirian

    Pengembangan Diri Perempuan: Kunci Kemandirian dan Pemberdayaan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 153
    • 6Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Pengembangan diri perempuan menjadi aspek penting dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, perubahan sosial yang cepat menuntut perempuan untuk terus beradaptasi. Guru besar psikologi dari Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, menegaskan bahwa perempuan perlu terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Dengan demikian, perempuan dapat menghadapi tantangan secara lebih […]

  • net zero emission RI Leonardo Teguh Sambodo CNBC Indonesia Awards 2025 ekonomi hijau Indonesia

    RI Butuh Rp794 Triliun per Tahun untuk Kejar Net Zero Emission 2060

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah menargetkan Indonesia mencapai net zero emission (NZE) pada 2060. Namun, untuk mewujudkan target tersebut, Indonesia membutuhkan pendanaan sekitar Rp794 triliun per tahun. Oleh karena itu, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran negara. Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A.A. Teguh Sambodo, menegaskan bahwa sektor swasta […]

  • serangan Israel di Lebanon menghancurkan jembatan Qasmiyeh di wilayah selatan.

    Serangan Israel di Lebanon: Jembatan Qasmiyeh Hancur

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 37
    • 4Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Serangan Israel di Lebanon kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah serangan udara menghancurkan Jembatan Qasmiyeh di wilayah selatan. Infrastruktur ini selama ini menjadi jalur utama yang menghubungkan berbagai wilayah penting dan menopang aktivitas ekonomi warga.  Militer Israel melancarkan serangan udara di sekitar Jembatan Qasmiyeh, wilayah selatan Lebanon, pada Kamis (16/4/2026). […]

  • APNI Wanti-wanti Pasokan Nikel ke Smelter Terancam Usai Kuota Produksi RKAB 2026 Dipangkas

    APNI Wanti-wanti Pasokan Nikel ke Smelter Terancam Usai Kuota Produksi RKAB 2026 Dipangkas

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kuota produksi nikel 2026 memicu kekhawatiran pelaku industri. Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menilai kebijakan ini berpotensi mengganggu pasokan bijih ke smelter nasional. Kekhawatiran muncul setelah pemerintah hanya menyetujui sekitar 30% dari pengajuan produksi PT Vale Indonesia Tbk. Dampak Kuota Produksi Nikel 2026 ke Smelter Dewan Penasihat APNI, Djoko Widajatno, menilai pemangkasan […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Siswa membentak guru di dalam kelas saat pembelajaran

    Opini: Ketika Adab Hilang, Ilmu Kehilangan Arah—Sekolah di Ambang Krisis Karakter

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 67
    • 1Komentar

    Oleh: Rahman Jakarta, nalarpubliknews.com – Fenomena siswa membentak guru semakin sering terjadi dan tidak bisa lagi dianggap pelanggaran biasa. Peristiwa ini menunjukkan melemahnya adab dalam dunia pendidikan serta mengindikasikan krisis karakter yang kian nyata. Pergeseran Nilai dalam Lingkungan Sekolah Fenomena siswa membentak guru memperlihatkan perubahan sikap di lingkungan pendidikan. Banyak siswa kini berani meninggikan suara, […]

expand_less