Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Aksi Jilid 2 Corak-Sultra kembali desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

Aksi Jilid 2 Corak-Sultra kembali desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menyuarakan kritik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara. Kedua kelompok tersebut akan menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026.

Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara. Massa menilai kedua pejabat tersebut tidak mampu mengatasi berbagai persoalan hukum yang terus terjadi di daerah itu.

Soroti Maraknya Narkotika dan Tambang Ilegal

Massa aksi menyoroti peredaran narkotika yang masih berlangsung di Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum menunjukkan langkah yang efektif untuk menekan peredaran barang terlarang tersebut.

Selain itu, mereka juga mengkritik aktivitas pertambangan ilegal yang diduga masih beroperasi di sejumlah wilayah. Menurut mereka, kegiatan tersebut merusak lingkungan dan mengurangi potensi penerimaan negara.

Massa menegaskan bahwa pemerintah dan aparat harus segera menghentikan seluruh aktivitas tambang ilegal. Mereka khawatir aktivitas itu akan memperparah kerusakan lingkungan dan memicu konflik sosial.

Pembalakan Liar Jadi Perhatian

Dalam tuntutannya, massa juga menyoroti praktik pembalakan liar yang terus terjadi. Mereka menilai pelaku pembalakan liar masih leluasa menjalankan aktivitasnya di beberapa kawasan hutan.

Menurut mereka, praktik tersebut mengancam kelestarian lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar. Karena itu, mereka meminta aparat bertindak lebih tegas terhadap para pelaku.

Warga Resah Akibat Meningkatnya Pencurian

Massa juga menyoroti meningkatnya kasus pencurian di Konawe Utara. Mereka menilai kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Banyak warga mengaku khawatir terhadap keamanan lingkungan mereka. Karena itu, massa meminta kepolisian meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kriminal.

Mereka menilai kepolisian belum mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat. Situasi tersebut mendorong munculnya tuntutan evaluasi terhadap jajaran Polres Konawe Utara.

Desak Mabes Polri Lakukan Evaluasi

Koordinator aksi, Fauzan Dermawan, S.H., mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes atas berbagai persoalan hukum yang belum terselesaikan.

“Rakyat sudah muak melihat berbagai kejahatan terus terjadi tanpa penanganan serius. Tambang ilegal, ilegal logging, narkotika, hingga pencurian semakin merajalela. Kami mendesak Kapolri segera mengevaluasi total dan mencopot Kapolres serta Kasatreskrim Konawe Utara,” kata Fauzan.

Selain menuntut pencopotan, massa juga meminta Mabes Polri melakukan investigasi menyeluruh. Mereka ingin Mabes Polri menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas ilegal yang berlangsung di wilayah tersebut.

Aksi Akan Terus Berlanjut

Fauzan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas. Ia menyatakan bahwa aksi tersebut lahir dari keresahan masyarakat terhadap situasi hukum di Konawe Utara.

“Kami tidak datang untuk mencari sensasi. Kami datang membawa kemarahan rakyat. Jika dugaan pembiaran kejahatan ini benar terjadi, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Melalui aksi ini, CORAK dan Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara berharap Mabes Polri segera mengambil langkah nyata. Mereka juga meminta institusi kepolisian memulihkan kepercayaan masyarakat melalui penegakan hukum yang tegas dan transparan.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan terkait perusahaan underinvoicing di Jakarta

    Pemerintah Kejar Praktik Underinvoicing, Puluhan Perusahaan Terindikasi Kurangi Pajak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah memburu praktik underinvoicing yang menggerus penerimaan negara. Tim Kementerian Keuangan menemukan sedikitnya 10 perusahaan yang menurunkan nilai transaksi untuk mengurangi kewajiban pajak. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan timnya telah mengidentifikasi pola pelanggaran dan menghitung potensi kerugian negara. Karena itu, pemerintah memperkuat pengawasan untuk menutup celah kebocoran pajak. “Kami sudah mendeteksi […]

  • Formasi Kembali Sambangi KPK Soal Dugaan Korupsi Yang Diduga Melibatkan Anggota DPR RI, Inisial RB

    Formasi Kembali Sambangi KPK Soal Dugaan Korupsi Yang Diduga Melibatkan Anggota DPR RI, Inisial RB

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) kembali menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/1/2026). Dalam aksi tersebut, massa langsung mendesak KPK untuk periksa DPR RB terkait dugaan korupsi proyek kereta api dan P3-TGAI di Sulawesi Tenggara. Formasi Soroti Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api Koordinator lapangan, Arnor Ibnu […]

  • Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat Tantang KPK Periksa Dugaan Penyimpangan Dana Desa Lanowatu

    Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat Tantang KPK Periksa Dugaan Penyimpangan Dana Desa Lanowatu

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Ketua Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat, Alfian Samaga, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Lanowatu, Kabupaten Konawe Kepulauan, terkait dugaan penyimpangan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD). Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pelaksanaan pembangunan desa Tahun Anggaran 2025–2026, kamis (16/7/26). Alfian Samaga menegaskan bahwa pihaknya menerima berbagai […]

  • OJK panggil KoinP2P terkait kasus hukum fintech

    OJK Panggil Manajemen KoinP2P Terkait Kasus Tiga Petinggi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 2Komentar

    Semarang, nalarpubliknews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil pengurus dan pemegang saham PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P), anak usaha PT Sejahtera Lunaria Annua (KoinWorks), setelah kasus hukum menjerat tiga petinggi perusahaan. Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, mengatakan pemanggilan itu bertujuan memastikan tanggung jawab perusahaan tetap berjalan. “Sehubungan proses […]

  • pesawat komersial lepas landas terkait isu harga tiket mahal

    Heboh Tiket Pesawat Padang–Manokwari Rp17 Juta, Kemenhub Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Harga tiket yang terlihat sangat mahal itu sebenarnya terjadi karena rute perjalanan dengan beberapa kali transit, bukan karena kenaikan tarif resmi maskapai

  • Erick Thohir dukung program TC Prancis U17 Timnas Putri

    Erick Thohir Targetkan Lonjakan Kualitas Timnas Putri U-17 Lewat TC di Prancis

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Program TC Prancis U17 menjadi langkah penting PSSI untuk meningkatkan kualitas Timnas Putri U-17 Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pembinaan usia muda harus berjalan konsisten dan terarah. Tim asuhan Timo Scheunemann sudah tiba di Clairefontaine. Mereka langsung memulai program latihan intensif selama satu pekan. Dengan demikian, para pemain mendapat […]

expand_less