Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Formasi Kembali Sambangi KPK Soal Dugaan Korupsi Yang Diduga Melibatkan Anggota DPR RI, Inisial RB

Formasi Kembali Sambangi KPK Soal Dugaan Korupsi Yang Diduga Melibatkan Anggota DPR RI, Inisial RB

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) kembali menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/1/2026).

Dalam aksi tersebut, massa langsung mendesak KPK untuk periksa DPR RB terkait dugaan korupsi proyek kereta api dan P3-TGAI di Sulawesi Tenggara.

Formasi Soroti Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api

Koordinator lapangan, Arnor Ibnu Rasyid, menyampaikan hasil kajian internal. Ia menilai indikasi keterlibatan RB cukup kuat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa proyek infrastruktur harus memberi manfaat bagi masyarakat. Namun, dugaan korupsi justru merugikan negara.

“Kami menemukan indikasi praktik suap dalam proyek pembangunan jalur kereta api,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta KPK segera memanggil pihak terkait dan memulai pemeriksaan.

Selain Kereta Api, P3-TGAI Juga Disorot

Penanggung jawab aksi, Hendro Nilopo, menambahkan bahwa dugaan korupsi tidak berhenti di proyek kereta api.

Selanjutnya, ia mengungkap dugaan pungutan liar dalam program P3-TGAI. Program ini seharusnya membantu petani, tetapi praktik di lapangan justru berbeda.

“Beberapa warga mengaku diminta sejumlah uang,” jelasnya.

Dengan demikian, ia menilai KPK perlu memperluas penyelidikan.

Program Bedah Rumah Ikut Menjadi Perhatian

Di sisi lain, Formasi juga menyoroti program bedah rumah. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun demikian, pelaksanaannya diduga tidak transparan. Beberapa warga bahkan sudah menyampaikan keluhan.

“Laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti,” tegas Hendro.

Temuan Lapangan Tunjukkan Banyak Kejanggalan

Formasi menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Mereka melihat pekerjaan proyek tidak mengikuti petunjuk teknis.

Selain itu, mereka juga menemukan dugaan penggunaan material yang tidak sesuai standar.

“Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan,” ujar Hendro.

Periksa DPR RB, Fungsi Pengawasan Dipertanyakan

Formasi juga mempertanyakan peran pengawasan DPR. Sebagai anggota Komisi V, RB seharusnya aktif mengawasi proyek infrastruktur.

Akan tetapi, Formasi tidak melihat tindakan nyata di lapangan.

“Masyarakat membutuhkan pengawasan yang tegas,” kata Arnor.

Formasi Desak KPK Bertindak Cepat

Akhirnya, Formasi menutup aksi dengan tuntutan tegas. Mereka meminta KPK segera mengambil langkah konkret.

Massa berharap KPK tidak menunda proses hukum dan segera periksa DPR RB.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi. Sekarang kami menunggu tindakan KPK,” tutup Arnor.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ledakan pabrik Hanwha Aerospace di Daejeon Korea Selatan

    Ledakan di Pabrik Hanwha Aerospace Korea Selatan Tewaskan Lima Pekerja, Dua Orang Terluka

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAEJEON, Nalarpubliknews.com – Ledakan di fasilitas produksi Hanwha Aerospace di Kota Daejeon, Korea Selatan, Senin (1/6), menewaskan lima pekerja dan melukai dua orang lainnya. Insiden tersebut memicu kebakaran di area pabrik dan membuat otoritas setempat segera mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi. Tim Darurat Kerahkan Ratusan Personel Otoritas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul […]

  • Ilustrasi, kapal induk USS Gerald Ford terbakar di tengah laut.
    War

    Terungkap! 5 Fakta Kapal Induk USS Gerald Ford Terbakar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden kapal induk USS Gerald Ford terbakar. Angkatan Laut akan mengevaluasi seluruh sistem kapal.

  • ilustrasi Jepang atasi gangguan pasokan imbas perang Iran dengan pelepasan cadangan minyak.

    6 Langkah Jepang Atasi Gangguan Pasokan Imbas Perang Iran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Ilustrasi tanker dan kilang minyak dengan latar bendera Jepang yang menggambarkan langkah Jepang melepas cadangan minyak untuk mengatasi gangguan pasokan akibat konflik Iran.

  • Mobil Terbakar Tol Dalam Kota, Arah Cawang Picu Macet Parah

    Mobil Terbakar Tol Dalam Kota, Arah Cawang Picu Macet Parah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 39
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Insiden mobil terbakar tol, terjadi di ruas Tol Dalam Kota arah Cawang pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Kejadian ini langsung memicu kemacetan panjang karena berlangsung saat puncak arus pulang kerja di ibu kota. Api muncul dari bagian kendaraan dan dengan cepat membesar. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari […]

  • Manchester City tempel Arsenal di klasemen Liga Inggris 2025/2026

    Manchester City Kejar Arsenal, Kini Hanya Tertinggal 2 Poin di Klasemen Liga Inggris

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    London, Nalarpubliknews.com – Manchester City tempel Arsenal dalam persaingan papan atas Liga Inggris 2025/2026. Dua kemenangan beruntun yang diraih tim asuhan Pep Guardiola membuat selisih poin dengan Arsenal di puncak klasemen kini hanya tersisa dua angka. Persaingan gelar Liga Inggris musim ini semakin menarik menjelang jadwal padat akhir tahun. Arsenal masih memimpin klasemen sementara, namun […]

  • Penganiayaan bayi daycare Banda Aceh oleh pengasuh ditangkap polisi.

    Penganiayaan Bayi Daycare Banda Aceh, Pengasuh Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Banda Aceh — Video CCTV viral menarik perhatian publik. Kasus ini mengungkap dugaan penganiayaan bayi di Baby Preneur Daycare, Kecamatan Syiah Kuala. Kejadian ini berlangsung pada 28 April 2026 sekitar pukul 07.45 WIB. Kronologi Kejadian CCTV merekam seorang bayi menangis saat pengasuh memberi makan. Pengasuh berinisial DS (24) lalu bertindak kasar. Ia mengangkat tubuh bayi […]

expand_less