Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » kejaksaan dan polri loyo? masyarakat ngurit jemput keadilan laporkan dugaan korupsi dana desa langsung ke presiden, kpk, kejaksaan agung dan mabes polri!!

kejaksaan dan polri loyo? masyarakat ngurit jemput keadilan laporkan dugaan korupsi dana desa langsung ke presiden, kpk, kejaksaan agung dan mabes polri!!

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Barito Selatan, nalarpubliknews.com – Kegelisahan menyelimuti masyarakat Desa Ngurit, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Warga menyoroti dugaan penyelewengan Dana Desa Ngurit Tahun Anggaran 2024 yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan hukum berarti.

Karena kecewa dengan proses penanganan di tingkat lokal, warga akhirnya mengirim surat pengaduan langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Mereka juga menembuskan laporan tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung RI, Mabes Polri, dan Kementerian Keuangan RI.

Audit Internal Temukan Dugaan Nota Fiktif

Warga mengaku menemukan sejumlah kejanggalan dalam audit internal yang mereka lakukan. Mereka menduga pelaku menyalahgunakan Dana Desa melalui nota fiktif dan pemalsuan stempel toko.

Pemilik Toko Sarah bahkan memberikan konfirmasi tertulis bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan nota yang tercantum dalam laporan pertanggungjawaban desa. Bukti itu membuat warga semakin yakin adanya dugaan tindak pidana korupsi.

Perwakilan warga, yakni Mamut, Harmito, dan Umpul, menyampaikan kekecewaan terhadap lambatnya proses hukum. Mereka menilai aparat penegak hukum belum menunjukkan langkah tegas meski saksi-saksi sudah menjalani pemeriksaan sejak November 2025.

“Kami merasa kecewa dan prihatin. Dokumen audit menunjukkan adanya kerugian negara dan dugaan kuat tindak pidana korupsi. Namun, proses hukum berjalan lambat dan belum memberikan kepastian,” tegas perwakilan warga dalam rilis pers.

Warga Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Warga menyebut Kejaksaan Negeri Barito Selatan sudah memanggil sedikitnya 13 orang saksi untuk dimintai keterangan. Meski begitu, hingga sekarang belum ada informasi lanjutan terkait perkembangan perkara tersebut.

Masyarakat Desa Ngurit juga menduga adanya upaya memperlambat penanganan kasus. Mereka meminta pemerintah pusat turun tangan agar proses hukum berjalan transparan dan profesional.

Warga meminta Presiden RI memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap kasus tersebut. Mereka juga mendesak Kejaksaan Agung mengambil alih penanganan perkara apabila menemukan hambatan di tingkat daerah.

Selain itu, warga meminta KPK melakukan audit investigasi atas penggunaan Dana Desa Ngurit. Mereka juga meminta Mabes Polri mengawasi jalannya penyelidikan agar tetap akuntabel.

Transparansi Dana Desa Jadi Tuntutan Warga

Kementerian Keuangan RI turut diminta melakukan audit khusus terhadap penggunaan Dana Desa Ngurit Tahun Anggaran 2024. Warga berharap pemerintah memberi sanksi tegas apabila menemukan pelanggaran administrasi maupun pidana.

Masyarakat Desa Ngurit menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran. Mereka juga menuntut transparansi dan akuntabilitas demi mewujudkan pemerintahan desa yang bersih.

Sumber: Harmito, Mamut & Umpul

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tan Malaka Indonesia potret tokoh revolusioner

    Tan Malaka: Arsitek Republik yang Dieksekusi Mati oleh Bangsa Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Oleh: Redaksi NalarPublikNews.com Nama Tan Malaka menempati posisi unik dalam sejarah Indonesia. Ia bukan sekadar pejuang kemerdekaan, melainkan juga pemikir yang merumuskan gagasan republik jauh sebelum Proklamasi 1945. Namun, sejarah tidak selalu memberinya tempat yang setara dengan tokoh-tokoh lain. Ia tampil sebagai sosok revolusioner berkelas dunia. Di sisi lain, ia justru mengakhiri hidupnya secara tragis […]

  • Trump berbicara tentang konflik AS Iran yang akan berlangsung selama diperlukan

    Trump: Konflik AS–Iran Akan Berlangsung Selama Diperlukan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Saya tidak bisa memberi tahu Anda itu. Saya punya gambaran sendiri, tetapi konflik ini akan berlangsung selama masih diperlukan.” – Donald Trump

  • serangan Israel di Lebanon menghancurkan jembatan Qasmiyeh di wilayah selatan.

    Serangan Israel di Lebanon: Jembatan Qasmiyeh Hancur

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 63
    • 4Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Serangan Israel di Lebanon kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah serangan udara menghancurkan Jembatan Qasmiyeh di wilayah selatan. Infrastruktur ini selama ini menjadi jalur utama yang menghubungkan berbagai wilayah penting dan menopang aktivitas ekonomi warga.  Militer Israel melancarkan serangan udara di sekitar Jembatan Qasmiyeh, wilayah selatan Lebanon, pada Kamis (16/4/2026). […]

  • ilustrasi Jepang atasi gangguan pasokan imbas perang Iran dengan pelepasan cadangan minyak.

    6 Langkah Jepang Atasi Gangguan Pasokan Imbas Perang Iran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Ilustrasi tanker dan kilang minyak dengan latar bendera Jepang yang menggambarkan langkah Jepang melepas cadangan minyak untuk mengatasi gangguan pasokan akibat konflik Iran.

  • Anggito Abimanyu menjelaskan fenomena bunga simpanan LPS dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta

    Sepertiga Bank RI Tawarkan Bunga di Atas Batas LPS, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Sebanyak 33% bank di Indonesia masih menawarkan suku bunga simpanan di atas tingkat bunga penjaminan (TBP) yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan. Kondisi ini mencerminkan ketatnya persaingan likuiditas sekaligus tingginya kebutuhan dana di industri perbankan. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menyebut bank aktif menawarkan bunga lebih tinggi untuk menarik dana masyarakat. Ia […]

  • kasus penyiraman Andri Yunus aktivis KontraS

    Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Melainkan Kewajiban: Mendesak Pengungkapan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andri Yunus

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Nalarpubliknews.com — Penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, bukan sekadar tindak kriminal. Peristiwa ini menunjukkan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil di Indonesia. Selain itu, kasus ini juga menguji komitmen negara dalam melindungi pembela hak asasi manusia. Selama ini, serangan terhadap aktivis sering muncul ketika kritik dianggap mengganggu kekuasaan. Oleh karena itu, publik perlu melihat kasus […]

expand_less