Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Demi Hukum dan Rakyat, Pemerintah Diminta Tak Ragu Cabut Perizinan PT. WIN di Konsel.

Demi Hukum dan Rakyat, Pemerintah Diminta Tak Ragu Cabut Perizinan PT. WIN di Konsel.

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Nalarpubliknews.com – Desakan pencabutan perizinan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) kembali digaungkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan, eksistensi PT. WIN di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara sudah harus dihapuskan demi keselamatan rakyat dan penegakan supremasi hukum.

“Demi rakyat dan demi hukum, kami minta pemerintah tidak ragu untuk mencabut seluruh perizinan PT. WIN”. Ucap Hendro kepada media ini, Kamis, (4/6/26).

Dia mengungkapkan, sejak hadirnya PT. WIN sudah begitu banyak dugaan pelanggaran yang dilakukan. Mulai dari dugaan komersialisasi jetty secara ilegal, pengrusakan mangrove, pencemaran lingkungan dan lain sebagainya menandakan bahwa perusahaan milik Frans Kalalo itu tidak bisa lagi diberikan toleransi.

“Dari tahun 2017 PT. WIN sudah kerap menuai sorotan, bahkab sampai sekarang. Artinya perusahaan tersebut memang bermasalah menurut kami. Sehingga pemerintah sudah sewajibnya mencabut semua perizinannya”. Pintanya

Puncaknya pelanggaran PT. WIN, lanjut Hendro, adalah dengan melakukan kegiatan pertambangan tepat di samping Sekolah Dasar (SD) dan pemukiman warga. Hal tersebut seakan mempertegas bahwa kehadiran PT. WIN, hanya ingin menguras habis seluruh Sumber Daya Alam di Desa Torobulu, Kec. Laeya, Kab. Konawe Selatan tanpa memikirkan potensi keselamatan rakyat.

“Perlu dipahami bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, namun bagi PT. WIN asas ini tidak berlaku hanya karena mengejar kandungan mineral yang terdapat di dekat fasilitas Sekolah Dasar dan pemukiman warga Torobulu”. Ujar pria yang akrab disapa Egis itu dengan nada geram.

Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan, agar instansi terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI untuk segera mengambil keputusan tegas dengan mencabut seluruh perizinan PT. WIN.

“Kami tekankan sekali lagi agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI tidak ragu untuk segera mencabut Izin Lingkungan dan IUP PT. WIN”. Tegasnya

Pihaknya juga menyatakan sikap akan bertandang di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI guna menyampaikan aspirasi terkait pencabutan perizinan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Konawe Selatan.

“Dalam waktu dekat kami akan bertandang secara langsung di Kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI di Jakarta”. Tutupnya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solidaritas Palestina di Barcelona dalam perayaan juara Liga Spanyol di Plaça de Catalunya

    Bendera Palestina Berkibar di Tengah Perayaan Gelar Liga Spanyol di Barcelona

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BARCELONA, nalarpubliknews.com – Solidaritas Palestina di Barcelona kembali menarik perhatian publik internasional. Ribuan pendukung memadati Plaça de Catalunya untuk merayakan keberhasilan klub kebanggaan mereka menjuarai Liga Spanyol. Di tengah suasana meriah tersebut, sejumlah warga mengibarkan bendera Palestina di antara kerumunan massa. Momen itu langsung menyebar luas di media sosial. Banyak pengguna internet membagikan foto dan […]

  • Skandal kredit Sritex dalam sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang

    Vonis Bebas Delapan Bankir dan Upaya Menjaga Citra Perbankan Daerah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Skandal kredit Sritex menarik perhatian publik. Pengadilan Tipikor Semarang mengungkap dugaan korupsi kredit yang merugikan negara hingga Rp1,3 triliun. Kasus itu menyeret tiga pimpinan PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dan sejumlah mantan pejabat bank daerah. Majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada tiga pimpinan Sritex. Komisaris Utama Iwan Setiawan Lukminto menerima vonis 14 tahun […]

  • pembagian tenant UMKM Kendari di kawasan eks MTQ

    Percobaan Pungli, Diskriminatif dan Nepotisme Dalam Pembagian Tenant UMKM di Eks MTQ Kendari, Ampuh Desak Gubernur Copot Dirut Perumda Sultra.

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 149
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sulawesi Tenggara menuai sorotan publik terkait pembagian tenant UMKM di kawasan eks MTQ Kendari. Sejumlah pihak menilai Perumda tidak menjalankan proses secara transparan. Dugaan pungutan liar (pungli), diskriminasi, dan nepotisme pun mencuat. Biaya Rp900 Ribu Picu Kritik Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara, Hendro Nilopo, mengkritik […]

  • Layanan BPJS IKN saat peninjauan RSUP Nusantara di Kalimantan Timur

    BPJS Kesehatan Siapkan Kantor Layanan di IKN, Akses Warga Nusantara Bakal Lebih Mudah

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 26
    • 1Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – BPJS Kesehatan terus memperkuat dukungan layanan kesehatan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan dan area pembangunan strategis di Nusantara pada awal Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah BPJS Kesehatan untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan di […]

  • Dana Desa Andumowu diduga diselewengkan di Konawe Utara

    Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025.

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 58
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Jakarta (KOMNAS–Jakarta) mendatangi kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa (06/05/2026). Mereka meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki dugaan korupsi Dana Desa di Desa Andumowu, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. Koordinator aksi, Kevin Alvaro, menegaskan bahwa aksi tersebut bertujuan […]

  • Direktur Reskrimum Polda Bali I Gede Adhi Muliawarman menyampaikan perkembangan kasus pembunuhan WNA Belanda di Bali dalam konferensi pers di Denpasar

    Dua WNA Brasil Jadi Buronan Kasus Pembunuhan Warga Belanda di Bali

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DENPASAR, (Nalarpubliknews.com) || Polda Bali menetapkan dua warga negara asing (WNA) asal Brasil sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan seorang warga Belanda di Kabupaten Badung. Polisi kini memburu keduanya setelah mereka melarikan diri ke luar negeri hanya beberapa jam setelah kejadian. Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 23 Maret 2026, di sebuah vila kawasan Kerobokan, Kuta […]

expand_less