Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kasus Pemerasan K3 Kemnaker, ‘Sultan’ Akui Rp 58 M

Kasus Pemerasan K3 Kemnaker, ‘Sultan’ Akui Rp 58 M

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus pemerasan K3 Kemnaker kembali mencuat dan menarik perhatian publik. Irvian Bobby Mahendro mengakui menerima uang nonteknis sekitar Rp 58 miliar. Ia menyampaikan pengakuan itu saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (20/4/2026).

Jaksa memaparkan nilai Rp 58.497.357.000 dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Bobby membenarkan angka tersebut. Ia menyebut dana itu berasal dari praktik nonteknis dalam proses sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pernyataan ini memperkuat dugaan adanya praktik menyimpang dalam layanan publik di sektor ketenagakerjaan.

Aliran Dana dalam Kasus Pemerasan K3 Kemnaker

Bobby menjelaskan penggunaan dana secara rinci. Ia membeli blanko sertifikasi K3 dengan biaya sekitar Rp 200 juta per bulan. Ia juga menyalurkan dana untuk kebutuhan pimpinan dan operasional organisasi.

Jaksa menyoroti ketimpangan antara kebutuhan operasional dan total dana yang diterima. Bobby menegaskan bahwa ia tidak menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi. Ia mengklaim dana tersebut mengalir untuk kebutuhan organisasi dan pihak terkait.

Untuk memahami standar keselamatan kerja secara umum, Anda dapat merujuk ke International Labour Organization yang menetapkan pedoman global terkait K3.

Pembelian Kendaraan dari Dana Nonteknis

Bobby mengungkap strategi pengelolaan dana. Ia membeli 37 kendaraan pada periode 2022 hingga 2023.

Ia kemudian menjual kendaraan tersebut saat membutuhkan dana cepat. Ia memakai hasil penjualan untuk memenuhi kebutuhan pimpinan dan organisasi. Pola ini menunjukkan adanya perputaran dana dalam bentuk aset bergerak.

Pihak yang Terlibat dan Proses Hukum

Kasus pemerasan K3 Kemnaker juga melibatkan sejumlah pihak lain. Salah satunya mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan. Selain itu, pihak swasta turut masuk dalam pusaran perkara.

Jaksa terus mendalami aliran dana dan peran masing-masing pihak. Proses persidangan masih berlangsung. Publik kini menunggu pengungkapan fakta lanjutan dan putusan akhir dari majelis hakim.

Dampak dan Sorotan Publik

Kasus ini memicu perhatian luas karena menyangkut sistem sertifikasi K3 yang seharusnya menjamin keselamatan kerja. Praktik nonteknis seperti ini berpotensi merusak kepercayaan terhadap sistem pengawasan ketenagakerjaan.

Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan memperkuat pengawasan serta transparansi. Langkah ini penting agar kasus serupa tidak terulang dan standar keselamatan kerja tetap terjaga.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: detik.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas kerugian negara tambang PT SLG di kawasan hutan Kolaka

    EMI Indonesia Desak Kejagung Kejar Pidana PT. SLG, Atas Penambangan Diwilayah Kawasan Hutan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Kolaka, nalarpubliknews.com — Aktivitas pertambangan di kawasan hutan kembali memicu sorotan publik. Eksekutif Mahasiswa Independen (EMI) Indonesia mengungkap potensi kerugian negara hingga Rp2,4 triliun akibat pembukaan kawasan hutan oleh perusahaan tambang, termasuk PT Surya Lintas Gemilang (SLG). Sorotan itu muncul setelah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bentukan Presiden Prabowo Subianto menertibkan sejumlah perusahaan […]

  • kolaborasi transisi energi Pertamina bersama ERIA di Jakarta.

    Transisi Energi Pertamina dan ERIA Perkuat Kerja Sama

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Transisi energi Pertamina kembali menjadi perhatian dalam ajang IPA Convex 2026 di Jakarta. Kali ini, Pertamina menggandeng Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) untuk memperkuat pengembangan energi berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini juga mendukung ketahanan energi nasional di tengah perubahan global. (24/05/2026).  PT Pertamina (Persero) resmi menjalin kerja […]

  • Opini: Tata Kelola Tambang Nikel di Sulawesi dan Maluku — Deforestasi Dibalut Kemasan Investasi

    Opini: Tata Kelola Tambang Nikel di Sulawesi dan Maluku — Deforestasi Dibalut Kemasan Investasi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Oleh: Egi Rahman SukartaMenteri Lingkungan Hidup BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Indonesia tengah memposisikan diri sebagai pusat industri nikel dunia. Melalui agenda hilirisasi, negara menaruh harapan besar pada komoditas ini sebagai tulang punggung transisi energi global. Namun di balik narasi kemajuan dan pembangunan, praktik tata kelola tambang nikel di Sulawesi dan Maluku menyimpan persoalan serius: […]

  • Kapolres Konawe Utara didesak dicopot oleh massa aksi di Mabes Polri

    Aksi Jilid 2 Corak-Sultra kembali desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menyuarakan kritik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara. Kedua kelompok tersebut akan menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara. Massa […]

  • Eskalasi konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak, gejolak pasar global, dan risiko resesi ekonomi dunia.

    Eskalasi Konflik Timur Tengah Picu Tekanan Berat bagi Ekonomi Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || Eskalasi Konflik Timur Tengah kembali menjadi sorotan utama pasar internasional karena dampaknya yang luas terhadap ekonomi dunia. Ketegangan geopolitik yang meningkat di kawasan penghasil energi terbesar ini memicu kekhawatiran akan lonjakan harga minyak, tekanan inflasi, hingga potensi perlambatan pertumbuhan global. Kawasan Timur Tengah memiliki peran vital dalam sistem energi global. Negara-negara seperti […]

  • Manchester City tempel Arsenal di klasemen Liga Inggris 2025/2026

    Manchester City Kejar Arsenal, Kini Hanya Tertinggal 2 Poin di Klasemen Liga Inggris

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    London, Nalarpubliknews.com – Manchester City tempel Arsenal dalam persaingan papan atas Liga Inggris 2025/2026. Dua kemenangan beruntun yang diraih tim asuhan Pep Guardiola membuat selisih poin dengan Arsenal di puncak klasemen kini hanya tersisa dua angka. Persaingan gelar Liga Inggris musim ini semakin menarik menjelang jadwal padat akhir tahun. Arsenal masih memimpin klasemen sementara, namun […]

expand_less