Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Desak ESDM Tolak RKAB PT TBS dan PT Tekonindo di Kabaena

Mahasiswa Desak ESDM Tolak RKAB PT TBS dan PT Tekonindo di Kabaena

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 234
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 19 Januari 2025 — Dugaan pencemaran lingkungan Kabaena kembali menjadi sorotan setelah Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi di ibu kota.

Mahasiswa menilai aktivitas pertambangan di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana merusak ekosistem pesisir dan daratan. Kondisi ini juga mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Aktivitas Tambang Picu Kerusakan Lingkungan

Koordinator aksi, Eghy Seftian, menilai perusahaan tambang mengabaikan prinsip keberlanjutan.

Ia menyebut PT Tambang Bumi Sulawesi tidak membangun sediment pond di Blok Watalara, Desa Pu’ununu. Perusahaan membiarkan limbah tambang mengalir langsung ke sungai dan laut tanpa proses pengendapan.

Selain itu, PT Tekonindo juga mencemari lahan pertanian warga di Desa Pongkalaero. Aktivitas tersebut mempercepat kerusakan lingkungan di wilayah Kabaena.

Dampak bagi Nelayan dan Petani

Kerusakan lingkungan di Kabaena langsung memukul masyarakat. Nelayan kehilangan sebagian hasil tangkapan karena kualitas air laut menurun dan habitat ikan terganggu.

Petani juga menghadapi masalah serius. Tanah yang tercemar membuat tanaman sulit tumbuh. Hasil panen menurun dan pendapatan warga ikut tertekan.

Masyarakat juga mulai mengkhawatirkan dampak kesehatan. Mereka menghadapi risiko dari air dan tanah yang terpapar limbah tambang dalam jangka panjang.

Tinjauan Lingkungan dan Regulasi

Praktik pertambangan di Indonesia seharusnya mengikuti prinsip good mining practice. Perusahaan wajib mengelola limbah, menjaga kualitas air, dan mencegah sedimentasi berlebih.

Jika perusahaan mengabaikan kewajiban tersebut, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan izin. Pengawasan dari pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.

Tuntutan Mahasiswa kepada Pemerintah

Mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan:

  1. Mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara untuk tidak menerbitkan RKAB.
  2. Menuntut pemerintah mencabut izin usaha pertambangan perusahaan terkait.
  3. Meminta pemerintah melakukan audit lingkungan independen di Pulau Kabaena.
  4. Mendesak aparat menindak pelanggaran lingkungan secara tegas.

Peran Pemerintah dan Pengawasan Publik

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap industri tambang. Pemerintah perlu memastikan setiap perusahaan menjalankan aturan secara konsisten.

Selain itu, masyarakat juga perlu terlibat dalam pengawasan. Partisipasi publik dapat membantu mengungkap pelanggaran yang tidak terdeteksi oleh aparat.

Transparansi informasi menjadi langkah penting agar masyarakat dapat mengakses data lingkungan secara terbuka.

Ancaman Aksi Lanjutan

Eghy menegaskan bahwa Pulau Kabaena merupakan ruang hidup masyarakat yang harus dilindungi.

“Keselamatan lingkungan dan rakyat jauh lebih penting daripada kepentingan investasi yang merusak.”

Mahasiswa akan menggelar aksi lanjutan jika pemerintah tidak merespons tuntutan tersebut.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangan Israel di Gaza tewaskan 4 warga sipil di tengah reruntuhan bangunan.

    Serangan Israel di Gaza Tewaskan 4 Warga Sipil

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Serangan Israel di Gaza, kembali menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil. Insiden yang terjadi di wilayah utara ini menewaskan beberapa orang, termasuk seorang balita, dan memperlihatkan bahwa situasi keamanan di kawasan tersebut masih jauh dari stabil. (15/04/2026). Serangan terjadi ketika pesawat tempur menargetkan sebuah kendaraan polisi di pusat kota. Juru bicara […]

  • GMH SULTRA-JAKARTA Minta APH Audit Seluruh BUMDes di Kabupaten Konawe Kepulauan

    GMH SULTRA-JAKARTA Minta APH Audit Seluruh BUMDes di Kabupaten Konawe Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bersama lembaga pengawasan yang berwenang untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Konawe Kepulauan. Rabu, 01/Juli/2026. Menurut Abdi Aditya, audit tersebut penting dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan pengelolaan dana dan aset BUMDes berjalan […]

  • Suami Bupati Fadia dicecar KPK terkait aliran uang korupsi dalam proyek pengadaan.

    Suami Bupati Fadia Dicecar KPK, soal Aliran Uang Korupsi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Suami Bupati Fadia dicecar KPK dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan jasa di Pemkab Pekalongan. KPK menelusuri aliran dana dan mengungkap keterlibatan pihak keluarga dalam proyek tersebut. Selain itu, penyidik mengumpulkan bukti untuk memperjelas peran setiap pihak. (29/04/2026). Suami Bupati Fadia Dicecar KPK soal Aliran Uang Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu […]

  • Strategi tata kelola platform digital yang akuntabel di Indonesia

    Strategi Indonesia Wujudkan Tata Kelola Platform Digital Lebih Akuntabel

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 50
    • 3Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan Indonesia mulai menerapkan tata kelola platform digital yang lebih akuntabel. Pemerintah kini fokus membangun pengawasan tingkat sistem, bukan sekadar mengendalikan konten. Nezar menyampaikan pernyataan itu dalam forum UNESCO Capacity Building Workshops for Southeast Asia Regulators, Digital Platforms, and Civil Society di Semarang, Kamis (7/5). […]

  • Investigasi PT DMS Sultra oleh KOMADA dalam aksi demonstrasi di Kantor DLHK dan ESDM Sulawesi Tenggara

    KOMADA Sultra Desak Investigasi PT DMS, Soroti Dugaan Pelanggaran Reklamasi dan AMDAL

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kendari, Nalarpubliknews.com – Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis (KOMADA) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara, Senin (11/5/2026). Massa aksi mendesak pemerintah daerah menyelidiki aktivitas tambang PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. KOMADA menyoroti dugaan […]

  • Herman Willem Daendels saat memimpin Hindia Belanda

    Mengenal Herman Willem Daendels: Reformasi, Jalan Raya Pos, dan Kontroversi Kerja Paksa di Jawa

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Nalarpubliknews.com – Tokoh kolonial Herman Willem Daendels dikenal sebagai pemimpin yang membawa reformasi besar di Hindia Belanda sekaligus meninggalkan kontroversi akibat kebijakan kerja paksa. Ia memimpin Jawa saat Belanda berada di bawah pengaruh Napoleon Bonaparte dan berupaya memperkuat pertahanan kolonial dari ancaman Inggris. Daendels lahir di Hattem, Belanda, pada 21 Oktober 1762. Sebelum datang ke […]

expand_less