Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Zelenskyy Minta Dukungan Dana dan Teknologi Usai Ukraina Bantu Negara Teluk Hadapi Drone Iran

Zelenskyy Minta Dukungan Dana dan Teknologi Usai Ukraina Bantu Negara Teluk Hadapi Drone Iran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membuka peluang kerja sama teknologi pertahanan dengan negara Timur Tengah. Ia juga mengincar dukungan dana untuk memperkuat militernya.

Laporan Reuters menyebut Ukraina mengirim tiga tim ahli drone ke kawasan Teluk. Tim ini membantu negara mitra menghadapi ancaman drone kamikaze.

Tim Ukraina fokus pada drone Shahed yang diduga berasal dari Iran. Mereka menganalisis sistem pertahanan dan melatih operator lokal.

Zelenskyy menyebut tim bekerja di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Mereka juga mengunjungi pangkalan militer AS di Yordania.

Tim berbagi pengalaman tempur secara langsung. Mereka menunjukkan cara menghadapi serangan drone secara efektif.

Zelenskyy menegaskan Ukraina tidak terlibat konflik Timur Tengah. Ukraina hanya memberi bantuan teknis.

Ukraina Kejar Dukungan Dana

Zelenskyy membuka peluang kerja sama jangka panjang. Ia mendorong negara mitra ikut mendukung pendanaan dan teknologi.

Ukraina menghadapi serangan drone hampir setiap malam. Rusia terus melancarkan tekanan dari udara.

Kyiv memakai drone pencegat murah dan sistem pengacau sinyal. Teknologi ini mampu menjatuhkan drone sebelum mencapai target.

Sejumlah negara di Eropa, Afrika, dan Timur Tengah juga meminta bantuan serupa.

Namun Presiden AS Donald Trump menilai negaranya tidak membutuhkan bantuan Ukraina. Pemerintah AS juga belum menyetujui kerja sama tersebut.

Nilai kesepakatan itu diperkirakan mencapai US$35 miliar hingga US$50 miliar.

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran

Zelenskyy khawatir konflik Timur Tengah berdampak pada Ukraina. Ia menilai kondisi ini bisa mengganggu pasokan rudal pertahanan udara.

Ia meminta Amerika Serikat tetap fokus membantu Ukraina.

Zelenskyy juga mengkritik perusahaan Ukraina dan pihak asing. Mereka membuat kesepakatan tanpa izin pemerintah.

Ia menilai langkah itu merugikan negara dan melemahkan posisi Ukraina.

Rusia, Ukraina, dan AS menunda perundingan terbaru. Rencana awal menempatkan pertemuan di Uni Emirat Arab.

Amerika Serikat mengusulkan lokasi baru. Namun Rusia belum menyetujui rencana itu.

Situasi Perang Masih Stabil

Zelenskyy menilai ofensif musim semi Rusia belum maksimal. Target militer Moskow belum tercapai.

Pasukan Ukraina masih menahan tekanan di berbagai wilayah.

Namun Ukraina tetap membutuhkan dukungan internasional. Bantuan ini penting untuk memperkuat pertahanan udara.

Zelenskyy menegaskan pentingnya teknologi drone. Kerja sama internasional akan memperkuat pertahanan Ukraina.

Teknologi ini juga membuka peluang baru bagi Kyiv di tingkat global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 324
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • rute kereta api china korea utara beroperasi lagi 2026.

    Rute Kereta Api China Korea Utara Beroperasi Lagi 2026 Setelah 6 Tahun Terhenti

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah China dan Korea Utara kembali mengoperasikan rute kereta api China–Korea Utara pada 2026 setelah menghentikannya selama enam tahun akibat pandemi COVID-19. Kedua negara menutup jalur ini sejak Januari 2020 untuk membatasi penyebaran virus dan menjaga stabilitas kesehatan nasional. Langkah pembukaan kembali ini menandai perubahan penting dalam kebijakan perbatasan Korea Utara yang […]

  • Algoritma Opini Publik Di Balik Layar Kekuasaan Digital

    Algoritma Opini Publik Di Balik Layar Kekuasaan Digital

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Oleh: Robby Anggara Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah kekuasaan global secara fundamental. Di abad ke-21, kekuasaan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kekuatan militer atau sumber daya alam, melainkan oleh penguasaan data dan kendali atas arus informasi. Negara-negara besar dan korporasi teknologi raksasa menjadikan data sebagai komoditas strategis, sekaligus instrumen politik yang mampu memengaruhi perilaku, […]

  • kegiatan ekspor terkait bea keluar batu bara Indonesia

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 April 2026, Industri Mulai Bereaksi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pemerintah akan menerapkan bea keluar (BK) batu bara mulai 1 April 2026. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan penerimaan negara saat harga batu bara global masih tinggi sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya alam. Jakarta, (Nalarpubliknews.com) | Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan tim lintas kementerian segera merampungkan pembahasan kebijakan. Dalam waktu dekat, tim koordinasi akan menggelar […]

  • ringgit Malaysia menguat di ASEAN terlihat pada uang pecahan ringgit Malaysia

    Ringgit Malaysia Menguat di ASEAN, Rupiah Masih Tertinggal

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) | Ringgit Malaysia mencatat penguatan signifikan terhadap sejumlah mata uang ASEAN dalam setahun terakhir. Tren ini menempatkan ringgit sebagai salah satu mata uang dengan performa terbaik di kawasan. Ringgit Capai Level Tertinggi terhadap Dolar Singapura Data pasar menunjukkan ringgit sempat menyentuh posisi tertinggi dalam hampir lima tahun terhadap dolar Singapura pada Maret 2026. […]

  • “Mencegah Repetisi Pola Krisis Tata Kelola SDA di Sulawesi Tenggara”

    “Mencegah Repetisi Pola Krisis Tata Kelola SDA di Sulawesi Tenggara”

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalar Publik News — Adrian moita, menyampaikan pernyataan sikap terkait pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Pernyataan ini didasarkan pada analisis data dan pengalaman empiris pengelolaan SDA di sejumlah daerah penghasil di Indonesia. Juru Bicara, Adrian Moita, menyampaikan bahwa berbagai kajian kebijakan publik dan ekonomi politik menunjukkan kekayaan SDA […]

expand_less