Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Technology » Eks Pegawai Ngamuk, Hapus 180 Server Perusahaan hingga Rugi Rp11 Miliar

Eks Pegawai Ngamuk, Hapus 180 Server Perusahaan hingga Rugi Rp11 Miliar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Kasus eks pegawai hapus server kembali menjadi perhatian setelah mantan karyawan perusahaan teknologi NCS melakukan aksi perusakan sistem yang merugikan perusahaan hingga Rp11,1 miliar. Insiden ini menunjukkan pentingnya pengelolaan akses digital, terutama bagi karyawan yang sudah tidak lagi bekerja.

Pelaku, Kandula Nagaraju (39), menggunakan akses lama untuk masuk ke sistem internal perusahaan. Ia kemudian menjalankan skrip otomatis yang menghapus 180 server virtual dalam lingkungan pengujian (QA).

Kronologi Eks Pegawai Hapus Server

Kasus eks pegawai hapus server ini berlangsung sejak Januari hingga Maret 2023. Nagaraju beberapa kali mengakses sistem dari India setelah kontraknya berakhir. Ia lalu kembali ke Singapura dan kembali mencoba masuk ke sistem perusahaan.

Pada pertengahan Maret 2023, ia mulai menjalankan skrip yang telah ia siapkan. Tepatnya pada 18 dan 19 Maret, ia mengeksekusi perintah penghapusan yang bekerja secara bertahap hingga seluruh server terhapus.

Keesokan harinya, tim teknis langsung menyadari adanya gangguan serius. Mereka tidak dapat mengakses sistem dan segera melakukan investigasi internal. Hasilnya, mereka menemukan bahwa seluruh server dalam sistem pengujian telah hilang.

Investigasi dan Proses Hukum

Perusahaan segera melaporkan kasus ini kepada pihak berwenang pada April 2023. Tim internal juga menyerahkan data alamat IP yang mencurigakan untuk membantu proses penyelidikan.

Polisi kemudian mengidentifikasi pelaku dan menyita perangkat yang digunakan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan skrip yang dirancang khusus untuk menghapus server secara sistematis. Bukti ini memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut dilakukan dengan sengaja.

Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan kepada pelaku. Putusan ini sekaligus menjadi peringatan tegas terhadap kejahatan siber yang melibatkan akses ilegal.

Motif di Balik Aksi

Dalam persidangan, Nagaraju mengaku kecewa setelah perusahaan menghentikan kontraknya pada Oktober 2022. Ia merasa telah bekerja dengan baik, namun tetap kehilangan pekerjaannya.

Perasaan tersebut kemudian mendorongnya melakukan aksi balas dendam. Ia bahkan mencari referensi skrip di internet untuk memastikan proses penghapusan berjalan tanpa hambatan.

Kasus eks pegawai hapus server ini menunjukkan bahwa faktor emosional dapat menjadi pemicu kejahatan digital, terutama jika tidak diimbangi dengan kontrol sistem yang kuat.

Dampak dan Pelajaran Penting

Meski sistem yang terdampak hanya lingkungan pengujian dan tidak menyimpan data sensitif, kerugian finansial tetap besar. Selain itu, gangguan operasional juga mempengaruhi kinerja internal perusahaan.

Kasus ini memberi pelajaran penting bagi perusahaan teknologi untuk:

  • Segera mencabut akses karyawan yang sudah keluar
  • Meningkatkan sistem keamanan dan audit akses
  • Memantau aktivitas mencurigakan secara real-time

Dengan langkah tersebut, perusahaan dapat mencegah kasus serupa di masa depan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi warga memprotes Jalan Rusak Lohia di ruas Mantobua-Korihi, Kabupaten Muna.

    Kesal Jalan Rusak Bertahun-Tahun, Warga Lohia Gelar Aksi dan Blokade Jalan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Sejumlah masyarakat dua desa di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna menggelar aksi unjuk rasa buntut tidak kunjung dibenahinya kondisi jalan yang rusak parah di wilayah itu. Selain berorasi, massa juga memblokade arus lalu lintas. Jalur wisata di daerah itu kini tidak bisa dilalui pengendara. Massa aksi tersebut tergabung dalam Koalisi Pemuda Kecamatan Lohia. […]

  • kasus penggelapan dana BNI saat OJK memanggil manajemen bank terkait dana Rp 28 miliar.

    OJK Panggil BNI, Desak Penyelesaian Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus penggelapan dana BNI menarik perhatian publik setelah Otoritas Jasa Keuangan memanggil manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Dugaan kerugian mencapai Rp 28 miliar yang melibatkan dana jemaat gereja di Sumatera Utara. Peristiwa ini mendorong pengawasan lebih ketat terhadap sistem perbankan dan perlindungan nasabah. (19/04/2026). OJK Desak BNI Selesaikan Kasus Secara […]

  • ilustrasi kasus kuota haji dan pemeriksaan biro haji

    KPK Periksa Biro Haji Pekan Depan, Penyidikan Kasus Kuota Haji Kian Intensif

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Kasus kuota haji kembali menarik perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan biro penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) pada pekan depan. Langkah ini sekaligus memperkuat proses penyidikan yang terus berkembang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penyidik akan memeriksa biro haji secara bertahap. Selain itu, tim juga menyesuaikan lokasi […]

  • transparansi dana desa Aopa oleh kepala desa saat kegiatan resmi

    Kades Aopa Banta Dugaan Penyelewengan, Tegaskan Transparansi Anggaran DD

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Kepala Desa Aopa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Juhardin, membantah tudingan ketidaksesuaian antara laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan kondisi di lapangan terkait penggunaan dana desa sejak 2019 hingga 2025. Juhardin menegaskan, ia selalu mengutamakan transparansi dalam mengelola keuangan desa. Ia membuka seluruh proses, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. “Transparansi penting untuk […]

  • Oman memediasi negosiasi AS Iran Oman untuk stabilitas kawasan

    Peran Oman buka pintu negosiasi AS-Iran, dalam meredam ketegangan di Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Oman buka pintu negosiasi AS Iran sebagai upaya damai meredam konflik. Artikel ini mengulas peran Oman, respons AS dan Iran, serta dampaknya bagi stabilitas Timur Tengah.

  • AS lepas 172 juta barel cadangan minyak dari Strategic Petroleum Reserve

    AS Lepas 172 Juta Barel Cadangan Minyak, Trump Berupaya Redam Lonjakan Harga Energi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah Amerika Serikat melepas 172 juta barel minyak dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) untuk menekan lonjakan harga energi akibat gangguan pasokan global. Menteri Energi AS, Chris Wright, mengumumkan kebijakan ini pada Rabu malam waktu setempat. Selain itu, pemerintah mengambil langkah ini untuk menstabilkan pasar energi yang terus bergejolak akibat konflik geopolitik. Wright […]

expand_less