Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan aparat yang memiliki kewenangan langsung dalam pengendalian dan penindakan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

“Rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal beredar bukan dalam ruang hampa. Aktivitas ini berlangsung dalam waktu yang tidak singkat dan diduga telah membentuk mata rantai distribusi yang terorganisir. Pertanyaannya, di mana peran pengawasan Bea dan Cukai Kendari selama ini?” tegas Abdi dalam keterangannya kepada media, Kamis.

Abdi menilai negara berpotensi mengalami kerugian besar akibat hilangnya penerimaan cukai dari peredaran barang ilegal tersebut. Di sisi lain, masyarakat juga menjadi pihak yang dirugikan karena tidak adanya jaminan standar keamanan terhadap produk-produk yang beredar tanpa pengawasan resmi pemerintah.

Menurut GMH Sultra-Jakarta, kondisi ini seharusnya menjadi alarm serius bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Bea dan Cukai Kendari, termasuk terhadap pimpinan instansi tersebut.

“Kami mendesak Kepala Badan atau Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Kepala Bea dan Cukai Kendari. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian, pembiaran, atau kegagalan menjalankan fungsi pengawasan, maka yang bersangkutan harus dicopot dari jabatannya. Jabatan publik bukan tempat bagi pejabat yang gagal melindungi kepentingan negara,” ujar Abdi.

Lebih jauh, GMH Sultra-Jakarta juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk turun tangan melakukan penelusuran terhadap dugaan adanya praktik-praktik yang memungkinkan aktivitas peredaran rokok ilegal dan alkohol ilegal dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

Menurut Abdi, KPK perlu mengusut kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun dugaan aliran dana yang berhubungan dengan jaringan distribusi barang ilegal tersebut.

“Kami tidak sedang menuduh seseorang bersalah. Namun, ketika praktik ilegal berlangsung secara masif dan terus berulang, maka wajar publik mempertanyakan apakah terdapat pembiaran sistematis atau bahkan dugaan hubungan tertentu antara oknum pengawas dengan pelaku usaha ilegal. Untuk menjawab pertanyaan itu dibutuhkan penyelidikan yang independen dan transparan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh hanya berfokus pada pelaku di lapangan, sementara pihak-pihak yang memiliki kewenangan pengawasan justru luput dari pemeriksaan.

“Jangan hanya menangkap pengecer atau distributor kecil. Aparat harus berani menelusuri apakah ada aktor-aktor yang memiliki posisi strategis yang turut menikmati keuntungan dari praktik ilegal tersebut. Negara tidak boleh kalah oleh mafia rokok ilegal dan mafia minuman beralkohol ilegal,” lanjutnya.

GMH Sultra-Jakarta menilai keberadaan barang kena cukai ilegal yang terus beredar secara bebas merupakan bentuk kegagalan tata kelola yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Karena itu, dalam waktu dekat GMH Sultra-Jakarta berencana menyampaikan laporan dan aspirasi resmi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI serta Komisi Pemberantasan Korupsi RI guna mendorong dilakukannya audit, evaluasi, dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa institusi negara tetap berdiri di atas kepentingan hukum dan kepentingan publik, bukan tunduk pada kepentingan para pelaku bisnis ilegal yang merugikan negara. Jika ada pejabat yang terbukti lalai atau bermain mata dengan jaringan peredaran barang ilegal, maka tidak ada alasan untuk mempertahankannya,” tegas Abdi.

GMH Sultra-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Bagi mereka, pemberantasan peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal bukan hanya soal penerimaan negara, tetapi juga soal integritas penegakan hukum dan keberanian negara melawan praktik-praktik yang merusak tata kelola pemerintahan.

“Publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas maraknya peredaran barang ilegal di Sulawesi Tenggara. Dan negara wajib memberikan jawaban, bukan sekadar diam dan membiarkan persoalan ini terus berulang,” tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • demo minerba PT PPT di depan kantor Dirjen Minerba Jakarta oleh aktivis Sultra

    Demo Jilid II di Jakarta, Aktivis Sultra Desak Pemerintah Tinjau dan Evaluasi Izin PT PPT di Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 53
    • 5Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com || Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Rabu (6/5). Mereka menuntut pemerintah mencabut izin operasional PT Paramita Persada Tama (PPT) yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti dugaan pelanggaran serius oleh […]

  • 3 juta penumpang Bandara Soekarno Hatta diprediksi padati libur Lebaran di terminal keberangkatan.

    3 Juta Penumpang Padati Bandara Soekarno Hatta

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || 3 juta penumpang diprediksi memadati Bandara Soekarno-Hatta, aktivitas penerbangan saat libur Lebaran tahun ini. Banyak masyarakat memilih pesawat untuk mudik. Sebagian lainnya memanfaatkan libur panjang untuk berwisata bersama keluarga. Moda transportasi udara menawarkan perjalanan yang lebih cepat dibandingkan jalur darat. (12/03/2026) Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang kembali menjadi pusat mobilitas transportasi udara […]

  • Gedung KPK di Jakarta terkait laporan dugaan korupsi sertifikasi halal program MBG oleh ICW.

    ICW Ungkap Dugaan Korupsi Sertifikasi Halal Program MBG, Potensi Kerugian Negara Rp49,5 Miliar

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap dugaan korupsi sertifikasi halal MBG dalam pengadaan jasa sertifikasi halal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Dugaan itu berpotensi merugikan negara hingga Rp49,5 miliar. Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, mengatakan ICW menemukan dugaan tersebut setelah menelusuri proses pengadaan sertifikasi halal […]

  • Pindar Indosaku didenda OJK Rp875 juta

    Pindar Indosaku Didenda Rp875 Juta oleh OJK, Dirut Kena Peringatan Tertulis

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 32
    • 4Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Pindar Indosaku menerima denda Rp875 juta setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan pelanggaran dalam pengawasan kegiatan penagihan oleh pihak ketiga. Selain menjatuhkan denda administratif, OJK memberi peringatan tertulis kepada Direktur Utama PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku). Langkah itu menjadi bagian dari upaya OJK memperkuat pengawasan industri pinjaman daring atau fintech lending. Regulator […]

  • Drone Iran menyerang Bandara Dubai menyebabkan dua penerbangan RI dialihkan.

    Drone Iran di Bandara Dubai: 2 Penerbangan RI Dialihkan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Bandara Dubai kembali menjadi sorotan global setelah drone yang diduga berasal dari Iran menghantam area sekitar bandara di Uni Emirat Arab (UEA). Akibatnya, operasional penerbangan langsung terganggu dan sejumlah rute internasional terdampak, termasuk dua penerbangan dari Indonesia. Selain itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melaporkan bahwa serpihan drone jatuh di Dubai, Fujairah, […]

  • kapal perang AS Malaka melintas di Selat Malaka saat transit internasional.

    Kapal Perang AS Selat Malaka: Hanya Transit

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 30
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – kapal perang AS  menarik perhatian publik setelah kapal tersebut melintas di perairan Indonesia. TNI Angkatan Laut memastikan kapal itu hanya menjalankan misi transit dan tidak melakukan pelanggaran. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan kapal milik Amerika Serikat melintasi Selat Malaka sebagai bagian dari pelayaran internasional. Selain itu, TNI AL terus […]

expand_less