Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Hauling Batu Bara di Desa Sikui Disorot Warga, Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekat Permukiman

Aktivitas Hauling Batu Bara di Desa Sikui Disorot Warga, Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekat Permukiman

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 84
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kalimantan Tengah, nalarpubliknews.com – Warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, terus menyoroti aktivitas hauling batu bara yang diduga melintasi jalan umum. Selain itu, warga juga mempertanyakan kedekatan operasional tambang dengan kawasan permukiman dan akses jalan raya.

Keluhan masyarakat semakin menguat setelah tim media bersama warga melakukan penelusuran lapangan. Dalam temuan awal tersebut, aktivitas yang berkaitan dengan operasional PT Mega Multi Energi berada cukup dekat dengan lingkungan tempat tinggal warga serta jalur jalan umum yang digunakan setiap hari.

Aktivitas Hauling Batu Bara Jadi Sorotan

Sebelumnya, warga mengamati lalu lintas truk pengangkut batu bara dari Desa Sikui menuju Desa Hajak KM 18 dengan jarak sekitar 28 kilometer. Selain itu, truk roda enam terlihat beroperasi secara rutin di jalur publik.

Karena itu, masyarakat mempertanyakan legalitas penggunaan jalan tersebut. Warga menilai jalan itu merupakan akses utama masyarakat, bukan jalan khusus pertambangan.

“Yang kami pertanyakan, apakah ini sudah sesuai aturan atau belum. Karena yang terdampak langsung adalah masyarakat,” ujar Hendriwon T.K., warga Desa Sikui.

Dugaan Tambang Dekat Permukiman Warga

Berdasarkan penelusuran lapangan, tim media dan warga menemukan indikasi aktivitas pertambangan yang berada cukup dekat dengan permukiman dan jalan raya. Namun, hingga saat ini, instansi terkait belum mempublikasikan dokumen resmi mengenai standar jarak operasional tambang tersebut.

Oleh sebab itu, warga meminta pemerintah melakukan verifikasi secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian informasi.

Dampak yang Dikeluhkan Masyarakat

Warga mengaku merasakan beberapa dampak dari aktivitas hauling batu bara. Di antaranya yaitu peningkatan debu di kawasan permukiman, potensi gangguan kesehatan, kerusakan jalan, serta risiko kecelakaan lalu lintas.

Meski demikian, pemerintah maupun pihak terkait belum merilis kajian ilmiah resmi mengenai dampak tersebut. Karena itu, masyarakat meminta penelitian lanjutan agar kondisi di lapangan dapat terukur secara objektif.

Regulasi Penggunaan Jalan Umum

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mengatur penggunaan jalan khusus untuk aktivitas pengangkutan hasil tambang. Sementara itu, perusahaan hanya dapat menggunakan jalan umum jika memenuhi persyaratan tertentu.

Beberapa syarat tersebut meliputi izin resmi dari otoritas berwenang, pengawasan ketat, dan upaya meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

Oleh karena itu, kondisi di lapangan memunculkan pertanyaan publik mengenai kelengkapan izin dan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi.

Warga Desak Audit dan Transparansi

Warga Desa Sikui mendesak pemerintah daerah, DPRD, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit terhadap perizinan hauling batu bara. Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah membuka informasi secara transparan kepada publik.

Tidak hanya itu, warga meminta aparat menertibkan aktivitas yang tidak sesuai aturan serta mengevaluasi dampak lingkungan dan sosial secara menyeluruh.

Hingga berita ini disusun, pihak PT Mega Multi Energi maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan hasil penelusuran lapangan. Sementara itu, redaksi masih terus berupaya memperoleh konfirmasi agar informasi tetap berimbang.

Potensi Risiko Jika Tidak Ditangani

Sejumlah pihak menilai persoalan ini dapat menimbulkan dampak yang lebih luas apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret. Misalnya, kerusakan infrastruktur dapat semakin parah, gangguan kesehatan masyarakat berpotensi meningkat, dan konflik sosial bisa muncul di tengah warga.

Selain itu, lemahnya penanganan juga dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap pengawasan regulasi pertambangan.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dan perusahaan menghadirkan solusi yang transparan, berbasis data, dan sesuai ketentuan hukum agar kepentingan masyarakat tetap terlindungi.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • selat malaka pajak internasional jalur kapal dagang di perairan strategis antara Indonesia Malaysia dan Singapura

    RI Tegaskan Tak Bisa Pungut Pajak di Selat Malaka, Ini Dasar Hukumnya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 87
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarnews.com || Isu selat malaka pajak internasional kembali menjadi perhatian publik. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tidak ada kewenangan untuk memungut pajak di jalur pelayaran tersebut. Selain itu, Selat Malaka merupakan salah satu jalur perdagangan internasional paling sibuk di dunia. Karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan wilayah ini harus mengikuti aturan hukum laut internasional. […]

  • dominasi drone China pada DJI Mavic 2 Zoom di industri drone global

    China Unggul di Teknologi Drone, AS Kejar Ketertinggalan Lewat Investasi Besar

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA, nalarpubliknews.com – Dominasi drone China kini menjadi isu penting dalam persaingan teknologi global. Amerika Serikat menghadapi tekanan besar karena China menguasai produksi dan rantai pasok drone. Kondisi ini mendorong AS untuk mempercepat strategi guna mengejar ketertinggalan. Dominasi Drone China Kian Menguat China terus memperluas pengaruhnya dalam industri drone global. Produsen di negara tersebut meningkatkan […]

  • Djibouti pangkalan militer dunia dengan kehadiran AS dan China di kawasan strategis Bab el Mandeb

    Djibouti Jadi Rebutan Kekuatan Dunia, AS dan China Berebut Pengaruh di Jalur Perdagangan Vital

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Djibouti pangkalan militer dunia terus menjadi perhatian internasional. Negara kecil di Afrika Timur ini memainkan peran besar dalam dinamika geopolitik global. Letaknya yang strategis serta stabilitas politik yang relatif terjaga membuat banyak negara besar menempatkan pangkalan militer di wilayah tersebut. Djibouti Pangkalan Militer Dunia dan Letak Geografis Strategis Djibouti berada di kawasan […]

  • Tan Malaka Indonesia potret tokoh revolusioner

    Tan Malaka: Arsitek Republik yang Dieksekusi Mati oleh Bangsa Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Oleh: Redaksi NalarPublikNews.com Nama Tan Malaka menempati posisi unik dalam sejarah Indonesia. Ia bukan sekadar pejuang kemerdekaan, melainkan juga pemikir yang merumuskan gagasan republik jauh sebelum Proklamasi 1945. Namun, sejarah tidak selalu memberinya tempat yang setara dengan tokoh-tokoh lain. Ia tampil sebagai sosok revolusioner berkelas dunia. Di sisi lain, ia justru mengakhiri hidupnya secara tragis […]

  • petugas Imigrasi Batam WNA memeriksa dokumen tenaga asing

    Imigrasi Batam Amankan 29 WNA RRT Diduga Salahgunakan Izin Tinggal di Proyek Konstruksi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 108
    • 3Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Imigrasi Batam WNA kembali menjadi perhatian setelah petugas menemukan puluhan warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bekerja tanpa izin yang sesuai di proyek konstruksi. Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas tenaga kerja asing di wilayah industri seperti Batam. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar operasi […]

  • PT WIN Konawe menjadi sorotan warga di Desa Torobulu

    Rendy Salim: Sorotan ke Kapolres Konsel Keliru, Persoalan PT WIN Ada di Pemerintah Pemberi Izin

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Aktivitas tambang PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, kembali memicu perhatian publik. Warga menilai aktivitas tambang yang berada dekat permukiman menimbulkan keresahan dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar, Kamis (21/5/2026). Selama beberapa tahun terakhir, masyarakat terus menyoroti aktivitas PT WIN. Warga khawatir aktivitas pertambangan memengaruhi kondisi […]

expand_less