Drone Iran di Bandara Dubai: 2 Penerbangan RI Dialihkan
- account_circle Brian Putra
- calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
- visibility 155
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi serangan drone Iran di Bandara Dubai yang menyebabkan dua penerbangan dari Indonesia dialihkan akibat gangguan operasional.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, nalarpubliknews.com – Bandara Dubai kembali menjadi sorotan global setelah drone yang diduga berasal dari Iran menghantam area sekitar bandara di Uni Emirat Arab (UEA).
Akibatnya, operasional penerbangan langsung terganggu dan sejumlah rute internasional terdampak, termasuk dua penerbangan dari Indonesia.
Selain itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melaporkan bahwa serpihan drone jatuh di Dubai, Fujairah, dan Umm Al Quwain. Ledakan tersebut memicu kebakaran di beberapa titik, terutama di sekitar fasilitas bandara.
Otoritas Bandara Bertindak Cepat
Otoritas penerbangan UEA segera menghentikan operasional bandara untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru.
Selanjutnya, petugas langsung mengalihkan sejumlah penerbangan ke bandara alternatif. Maskapai juga menunda jadwal keberangkatan hingga kondisi benar-benar aman.
Dengan demikian, langkah cepat ini menunjukkan kesiapan otoritas dalam menangani situasi darurat di salah satu bandara tersibuk di dunia.
Maskapai Emirates langsung mengalihkan dua penerbangan dari Indonesia.
- EK 359 rute Jakarta–Dubai mendarat di Abu Dhabi
- EK 399 rute Denpasar–Dubai dialihkan ke Al Maktoum
Selain itu, pihak maskapai segera memberikan informasi kepada penumpang dan mengatur kelanjutan perjalanan mereka.
Pemerintah Pastikan WNI Aman
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan seluruh WNI dalam kondisi aman.
Sementara itu, perwakilan Indonesia di UEA tetap siaga dan terus memantau perkembangan situasi. Hingga kini, tidak ada laporan korban maupun permintaan evakuasi.
Di sisi lain, serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Beberapa negara sebelumnya berhasil mencegat serangan drone. Namun demikian, insiden di Dubai membuktikan bahwa ancaman masih nyata dan terus berkembang.
Dampak ke Penerbangan Global
Akibat gangguan ini, maskapai internasional harus menyesuaikan rute penerbangan.
Selain itu, durasi perjalanan meningkat dan biaya operasional ikut naik. Di sisi lain, penumpang juga menghadapi keterlambatan serta perubahan jadwal.
Meski demikian, otoritas penerbangan UEA mulai membuka kembali ruang udara secara bertahap.
Selanjutnya, maskapai menyesuaikan jadwal penerbangan dan terus memberikan pembaruan kepada penumpang.
Imbauan untuk WNI
Oleh karena itu, pemerintah mengimbau WNI di UEA untuk tetap waspada.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:
- Memantau informasi resmi
- Menghubungi KBRI jika membutuhkan bantuan
- Mengikuti arahan otoritas setempat
Selain itu, calon penumpang disarankan untuk mengecek kondisi keamanan sebelum bepergian ke kawasan Timur Tengah.
Secara keseluruhan, insiden drone Iran di Bandara Dubai menunjukkan bahwa konflik geopolitik berdampak langsung pada sektor penerbangan global.
Karena itu, pemerintah dan maskapai perlu terus meningkatkan kesiapsiagaan. Di samping itu, kerja sama internasional juga menjadi kunci untuk mengurangi risiko serupa di masa depan.
- Penulis: Brian Putra
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Reuters

Saat ini belum ada komentar