Srikandi PLN Tolitoli Dorong Wisata Kreatif dan Pemberdayaan Perempuan
- account_circle Rahmadani
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 91
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Relawan Srikandi PLN berinteraksi dengan masyarakat dan pengrajin lokal dalam kegiatan sosial serta pengembangan ekonomi kreatif desa.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, nalarpubliknews.com – Srikandi PLN Tolitoli menggerakkan pemberdayaan perempuan dan pengembangan wisata kreatif dalam momentum Hari Kartini. Melalui program PT PLN (Persero) UID Suluttenggo, PLN menghadirkan aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. Inisiatif ini tidak hanya menyasar bantuan sosial, tetapi juga memperkuat ekonomi desa melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.
Peran Srikandi PLN Tolitoli dalam Aksi Sosial
Pertama, tim Srikandi PLN Tolitoli mengunjungi Yayasan Ihsanul Ummah di Desa Buntuna. Mereka menyerahkan bantuan kepada anak-anak sekaligus berinteraksi langsung dengan pengurus yayasan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di lingkungan PLN. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan energi, tetapi juga aktif membangun nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, kegiatan sosial ini menjadi sarana untuk memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. PLN dapat menyusun program yang lebih tepat sasaran karena memperoleh gambaran kondisi di lapangan. Oleh sebab itu, pendekatan ini dinilai efektif dalam menciptakan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan.
Pengembangan Wisata Kreatif oleh Program Srikandi PLN
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Desa Malangga yang mulai dikenal sebagai desa wisata kreatif. Di lokasi ini, tim berdialog dengan pengrajin lokal dan pengelola wisata. Mereka membahas strategi pengembangan produk kreatif serta pemasaran berbasis digital. Selain itu, tim juga mengidentifikasi potensi unggulan desa yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
Di sisi lain, penguatan sektor wisata kreatif membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Warga dapat mengembangkan usaha kerajinan, kuliner, hingga jasa wisata. Oleh karena itu, desa memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas lapangan kerja. Dengan dukungan berkelanjutan, desa wisata seperti Malangga berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Perempuan dalam Program PLN
Selain fokus pada pengembangan desa, program ini menempatkan perempuan sebagai aktor utama. Perempuan desa didorong untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif, seperti produksi kerajinan dan pengelolaan usaha kecil. Bahkan, mereka juga dilatih untuk meningkatkan keterampilan manajemen usaha dan pemasaran.
Lebih jauh, keterlibatan perempuan memberikan dampak ganda. Tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi komunitas. Dengan kata lain, pemberdayaan perempuan menjadi fondasi penting dalam pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, PLN terus mendorong partisipasi aktif perempuan dalam setiap program sosialnya.
Peran Pemimpin dalam Mendorong Transformasi Sosial
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam transformasi sosial. Ia melihat Srikandi PLN sebagai agen perubahan yang mampu menjangkau masyarakat secara langsung. Sementara itu, Ketua PIKK UID Suluttenggo, Sarohatta Usman, menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Hari Kartini untuk mendorong perempuan menjadi lebih mandiri.
Selain itu, kepemimpinan yang inklusif menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan dari pimpinan PLN memastikan bahwa setiap kegiatan berjalan terarah dan memberikan hasil yang optimal. Dengan demikian, program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.
Dukungan terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Akhirnya, PLN menyelaraskan program ini dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam satu kerangka pembangunan. Di satu sisi, PLN membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, PLN juga mendorong pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Masyarakat pun menyambut baik kehadiran program ini. Kolaborasi antara PLN dan warga menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Oleh sebab itu, sinergi ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas di masa depan.
Melalui berbagai langkah tersebut, PLN menunjukkan bahwa semangat Hari Kartini tidak berhenti pada simbol. Sebaliknya, PLN menghadirkan aksi nyata yang mendorong pemberdayaan perempuan, memperkuat ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
- Penulis: Rahmadani
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar