Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Bisnis » Mentan tegaskan bersama Papua bangun pertanian berbasis potensi lokal

Mentan tegaskan bersama Papua bangun pertanian berbasis potensi lokal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, nalarpubliknews.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda Papua mengambil peran dalam membangun sektor pertanian berbasis potensi lokal. Ia menegaskan pemerintah akan mendukung pengembangan komoditas unggulan di setiap daerah agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa.

Amran menyampaikan ajakan tersebut saat berdialog dengan 150 mahasiswa asal berbagai wilayah Tanah Papua di kediaman pribadinya di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Dalam pertemuan itu, ia menekankan bahwa pembangunan pertanian harus mengikuti karakteristik wilayah, budaya, serta kebutuhan masyarakat setempat.

“Saya dari gunung di Sulawesi Selatan. Saudara saya banyak di Papua. Kenapa saya undang ke rumah pribadi? Karena Anda bertemu dengan kakakmu sendiri, saudara sendiri. Saya kakak menteri, orang Papua juga. Kita bangun Papua bersama,” kata Amran.

Ia menilai mahasiswa Papua memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi di daerah masing-masing melalui sektor pertanian. Karena itu, Kementerian Pertanian siap memberikan dukungan agar potensi tersebut berkembang secara optimal.

Dalam dialog tersebut, para mahasiswa memaparkan berbagai komoditas unggulan dari daerah asal mereka. Mereka menyebut ubi jalar, buah merah, sagu, kopi, kakao, kelapa, kacang tanah, hingga sektor peternakan dan perikanan sebagai potensi yang layak dikembangkan.

Seorang mahasiswa bertanya kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat berdialog dengan Asosiasi Mahasiswa Papua Indonesia di kediamannya di Jakarta, Kamis (2/7/2026). 

Mahasiswa asal Papua Tengah, Edron Tabuni, menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah pegunungan masih mengandalkan ubi sebagai pangan pokok. Menurutnya, pemerintah perlu menyesuaikan program pertanian dengan kondisi geografis dan budaya masyarakat setempat.

Amran langsung merespons usulan tersebut. Ia memastikan pemerintah akan mengembangkan komoditas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Kalau Papua Tengah dan Papua Pegunungan membutuhkan pengembangan ubi, maka kita dukung ubi. Kita harus membangun berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat dan potensi yang memang hidup di masyarakat,” tegasnya.

Kementan Salurkan Bantuan Alat Pertanian

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pertanian akan menyalurkan bantuan alat pertanian untuk mendukung pengembangan ubi di Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Amran menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup berbagai peralatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar proses budidaya berjalan lebih efektif dan produktif.

“Kita sama-sama petani. Saya paham, kalau sudah ada alat kerja, masyarakat bisa langsung bergerak. Yang kita bangun adalah ekonomi desa dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah mengundang gubernur, bupati, tokoh adat, petani, dan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Tanah Papua untuk menyusun program pembangunan pertanian berbasis potensi daerah.

Tim Kementerian Pertanian kemudian memetakan berbagai komoditas unggulan, seperti pala, sagu, kopi, kakao, jagung, peternakan, serta kebutuhan alat dan mesin pertanian di masing-masing wilayah.

Amran menegaskan seluruh program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Amran juga mendorong mahasiswa memanfaatkan lahan milik keluarga untuk membangun usaha pertanian sejak masih menempuh pendidikan.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menghasilkan pendapatan ketika mahasiswa menyelesaikan kuliah sekaligus membuka peluang usaha baru di daerah.

“Kalau punya lahan, tanam dari sekarang. Ketika selesai kuliah, kebunnya sudah menghasilkan. Kita ingin anak-anak muda Papua menjadi pengusaha pertanian yang sukses. Bahkan pendapatannya bisa lebih tinggi daripada pegawai,” katanya.

Ia optimistis sektor pertanian mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mengurangi angka pengangguran di Tanah Papua.

Mahasiswa Apresiasi Komitmen Pemerintah

Mahasiswa asal Papua Barat Daya, Ronaldo Jakobinesta dari Universitas Kristen Indonesia, mengapresiasi kesempatan berdialog langsung dengan Menteri Pertanian. Ia menilai forum tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan potensi daerah secara terbuka.

“Pak Menteri sangat tegas, sangat rendah hati, dan sangat cepat merespons setiap masukan. Kegiatan seperti ini sangat baik karena kami bisa menyampaikan langsung potensi daerah kami, mulai dari kacang tanah di Maybrat, kelapa di Tambrauw, hingga berbagai jenis sagu di Sorong Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Edron Tabuni menyambut baik keputusan pemerintah yang memberikan bantuan alat pertanian untuk mendukung pengembangan ubi di Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Pemuda asal Papua Pegunungan, Onajige Balong, juga mengapresiasi gagasan Menteri Pertanian yang mendorong generasi muda menjadi pelaku usaha pertanian.

Menurutnya, sektor pertanian menawarkan peluang besar bagi anak muda untuk membangun kemandirian ekonomi tanpa harus bergantung pada pekerjaan sebagai aparatur sipil negara.

“Saya sangat senang karena Pak Menteri memberikan pemahaman bahwa mencari penghasilan tidak harus menjadi PNS. Uang juga ada di kebun,” kata Onajige.

Ia berharap semakin banyak generasi muda Papua mengembangkan potensi pertanian daerah sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan di Tanah Papua.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • demo minerba PT PPT di depan kantor Dirjen Minerba Jakarta oleh aktivis Sultra

    Demo Jilid II di Jakarta, Aktivis Sultra Desak Pemerintah Tinjau dan Evaluasi Izin PT PPT di Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 85
    • 5Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com || Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Rabu (6/5). Mereka menuntut pemerintah mencabut izin operasional PT Paramita Persada Tama (PPT) yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti dugaan pelanggaran serius oleh […]

  • pembangunan jembatan garuda di desa lokapaksa buleleng bali

    TNI Bangun 24 Jembatan Garuda di Bali hingga NTT, Dimulai dari Buleleng

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Program pembangunan Jembatan Garuda mulai berjalan di Kabupaten Buleleng, Bali. Melalui proyek ini, Kodam IX/Udayana berupaya mempercepat pemerataan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil. Sebagai langkah awal, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi memimpin peletakan batu pertama di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Senin (30/3/2026). Dengan demikian, pembangunan jembatan gantung resmi dimulai untuk mendukung […]

  • peringkat AI dunia 2026 riset kecerdasan buatan

    China Geser Barat, Tsinghua University Jadi Kampus AI Terbaik Dunia Versi CSRankings 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Pusat kekuatan akademik global di bidang kecerdasan buatan kini bergeser ke Asia. Laporan terbaru CSRankings 2026 menempatkan Tsinghua University sebagai universitas terbaik dunia dalam riset artificial intelligence (AI). Capaian ini mengungguli kampus-kampus elite Barat yang selama ini mendominasi bidang tersebut. Hasil ini sekaligus menegaskan posisi kuat China dalam ekosistem riset AI global. […]

  • Tentara Korut Bunuh Diri di Ukraina, Dipuji Kim Jong Un

    Tentara Korut Bunuh Diri di Ukraina, Dipuji Kim Jong Un

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Fenomena tentara Korea Utara bunuh diri di Ukraina menarik perhatian global setelah pemimpin Kim Jong Un memuji langsung pasukannya. Media pemerintah KCNA menyiarkan pidato tersebut dan menegaskan pesan resmi negara. Kim menyebut para prajurit sebagai pahlawan karena mereka menjaga kehormatan negara dan menunjukkan loyalitas penuh kepada partai. Pernyataan ini muncul di tengah […]

  • dana pendidikan politik parpol wajib lapor KPK.

    Dana Pendidikan Politik: KPK Usul Parpol Wajib Lapor

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 83
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Isu dana pendidikan politik kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran negara oleh partai politik. (17/04/2026). KPK mengusulkan kewajiban bagi partai politik untuk melaporkan penggunaan anggaran pendidikan politik secara rinci. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi serta menekan risiko penyalahgunaan dana publik. Selain itu, KPK menemukan sejumlah […]

  • dugaan tambang ilegal di PT Bososi Pratama Konawe Utara

    Tiga Kasasi dan Satu PK Diabaikan, P3D Konut: Kepastian Hukum Bososi Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA – Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konawe Utara (Konut) menyoroti polemik PT Bososi Pratama yang terus bergulir. Organisasi itu menilai persoalan tersebut sudah melampaui sengketa hukum biasa dan mengarah pada dugaan praktik tambang ilegal. Ketua P3D Konut, Jefry, meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak yang tetap menjalankan aktivitas pertambangan meski Mahkamah […]

expand_less