Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Trump Siapkan Skema Tarif Baru Usai Putusan Mahkamah Agung AS

Trump Siapkan Skema Tarif Baru Usai Putusan Mahkamah Agung AS

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan rencananya untuk menerapkan tarif baru pada barang impor. Ia menyampaikan pernyataan tersebut melalui media sosial pada Minggu (15/3/2026).

Trump menilai pemerintah tetap memiliki kewenangan untuk menetapkan tarif melalui jalur hukum lain. Ia juga mengkritik putusan pengadilan karena dianggap merugikan kepentingan ekonomi Amerika Serikat.

Menurut Trump, pemerintah perlu melindungi industri dalam negeri dari tekanan impor. Ia menegaskan bahwa tarif menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan perdagangan dan memperkuat daya saing produk domestik.

Putusan Mahkamah Agung Jadi Titik Balik

Pada Februari lalu, Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan bahwa pemerintah tidak dapat menggunakan Undang-Undang Darurat Nasional 1977 sebagai dasar kebijakan tarif global.

Pengadilan menilai aturan tersebut hanya berlaku untuk kondisi darurat tertentu, seperti krisis keamanan. Karena itu, penggunaan aturan tersebut untuk kebijakan perdagangan dinilai tidak sesuai dengan tujuan awalnya.

Putusan ini memaksa pemerintah AS mengubah strategi dalam menerapkan tarif terhadap negara mitra dagang.

Pemerintah AS Ubah Strategi Tarif

Pemerintah AS kemudian menerapkan tarif sementara sebesar 10 persen pada sebagian besar barang impor. Mereka menggunakan dasar hukum Pasal 122 dari Trade Act of 1974.

Namun, kebijakan ini hanya berlaku maksimal 150 hari dan akan berakhir pada Juli mendatang.

Trump juga mengusulkan kenaikan tarif hingga 15 persen untuk beberapa produk impor. Hingga kini, pemerintah masih mengkaji opsi tersebut sebelum mengambil keputusan.

Selain itu, pejabat perdagangan AS memulai investigasi terhadap praktik perdagangan sejumlah negara. Hasil investigasi ini dapat menjadi dasar penerapan tarif permanen.

Agenda Diplomasi Ekonomi Internasional

Pemerintah AS menjadwalkan pertemuan dengan Meksiko dan Kanada untuk membahas masa depan perjanjian United States–Mexico–Canada Agreement.

Selain itu, Trump berencana bertemu Presiden China, Xi Jinping, pada akhir Maret. Pertemuan ini menjadi penting karena hubungan ekonomi kedua negara masih tegang.

Trump bahkan membuka kemungkinan menunda pertemuan tersebut jika situasi perdagangan belum membaik.

Ketegangan Geopolitik Ikut Mempengaruhi

Trump mendorong negara lain, termasuk China, untuk ikut menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Selain itu, ia mengancam akan menghentikan hubungan dagang dengan Spanyol jika negara tersebut menolak dukungan militer terhadap Iran.

Langkah ini menunjukkan bahwa kebijakan perdagangan AS berkaitan erat dengan kepentingan geopolitik.

Dampak bagi Ekonomi Globa

Sejumlah analis menilai kebijakan tarif baru ini dapat memicu ketegangan perdagangan global. Negara mitra dagang kemungkinan akan memberikan respons balasan.

Kondisi ini berpotensi mempengaruhi stabilitas pasar internasional. Namun, pemerintah AS tetap meyakini kebijakan ini dapat melindungi industri dalam negeri.

Dalam beberapa bulan ke depan, arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat akan terus menjadi perhatian pelaku ekonomi global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara tentang kerja sama teknologi drone dan dukungan pendanaan setelah Ukraina membantu negara Teluk menghadapi drone Iran.

    Zelenskyy Minta Dukungan Dana dan Teknologi Usai Ukraina Bantu Negara Teluk Hadapi Drone Iran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 78
    • 0Komentar

    “Ukraina tidak sedang berperang dengan Iran. Kami hanya memberikan bantuan teknis untuk menghadapi ancaman drone,” ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

  • kegiatan ekspor terkait bea keluar batu bara Indonesia

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 April 2026, Industri Mulai Bereaksi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pemerintah akan menerapkan bea keluar (BK) batu bara mulai 1 April 2026. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan penerimaan negara saat harga batu bara global masih tinggi sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya alam. Jakarta, (Nalarpubliknews.com) | Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan tim lintas kementerian segera merampungkan pembahasan kebijakan. Dalam waktu dekat, tim koordinasi akan menggelar […]

  • petugas motorist layanan Pertamina arus antar BBM

    Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pertamina Siapkan Layanan Tambahan di Jalur Strategis

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan kesiapan layanan energi menjelang puncak arus balik Lebaran 2026. Perusahaan fokus menjaga kelancaran distribusi BBM di jalur utama pemudik. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur energi telah disiapkan secara optimal. Pertamina juga menambah layanan pendukung untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Ia menyebut, […]

  • lulusan SMK kerja di Rusia di industri aluminium Rusal

    Rusia Siap Rekrut Lulusan SMK Indonesia, Gaji hingga Rp43 Juta, Pemerintah Beri Lampu Hijau

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta, (NalarPublikNews.com) || Program lulusan SMK kerja di Rusia kini membuka peluang besar bagi tenaga muda Indonesia. Perusahaan aluminium asal Rusia, Rusal, merekrut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengikuti program pendidikan dan kerja di sektor industri strategis. Program ini menawarkan gaji hingga 200 ribu rubel atau sekitar Rp43,8 juta per bulan. Pemerintah Indonesia mendukung […]

  • CZI biomedis AI Mark Zuckerberg Priscilla Chan restrukturisasi CZI

    CZI Pangkas 8% Karyawan, Zuckerberg–Chan Alihkan Filantropi Sepenuhnya ke Riset Biomedis Berbasis AI

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || CZI biomedis AI menjadi arah baru yang diambil Mark Zuckerberg dan Priscilla Chan pada 2026. Mereka merombak organisasi sekaligus memperkuat fokus pada riset kesehatan berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini menandai perubahan besar dalam strategi filantropi modern. Restrukturisasi untuk Fokus Baru Chan Zuckerberg Initiative memangkas sekitar 70 karyawan atau 8 persen dari total […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

expand_less