Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Satgas PKH Kuasai 8.822 Hektare Tambang Ilegal, Negara Tegaskan Perang terhadap Mafia Tambang

Satgas PKH Kuasai 8.822 Hektare Tambang Ilegal, Negara Tegaskan Perang terhadap Mafia Tambang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta | nalarpubliknews.com — tambang ilegal Indonesia kembali menjadi perhatian serius pemerintah setelah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengambil langkah tegas. Di bawah kepemimpinan Fabriel Buyung, tim berhasil mengambil alih 8.822 hektare lahan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Penertiban ini menunjukkan keseriusan negara dalam mengatasi praktik pertambangan ilegal yang selama ini merusak lingkungan dan mengurangi potensi pendapatan negara. Satgas PKH secara aktif mengidentifikasi dan menguasai kembali lahan yang pihak tidak bertanggung jawab manfaatkan tanpa izin resmi.

Penertiban Tambang Ilegal Indonesia oleh Satgas PKH

Satgas PKH menargetkan wilayah dengan kandungan sumber daya bernilai tinggi seperti nikel, batu bara, dan batu kapur. Pemerintah memprioritaskan pengambilalihan lahan tersebut untuk mengembalikan fungsi kawasan hutan sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya berjalan sesuai aturan.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam membenahi tata kelola sektor mineral dan batu bara. Pemerintah memperketat pengawasan serta meningkatkan koordinasi lintas lembaga guna memberantas praktik ilegal di sektor ini.

Komitmen Pemerintah Berantas Tambang Ilegal Indonesia

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pelaku tambang tanpa izin. Ia menekankan bahwa negara harus hadir secara tegas dalam menegakkan hukum.

Menurut Bahlil, aktivitas ilegal ini tidak hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, tetapi juga memicu konflik di tingkat lokal. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat regulasi dan penindakan.

Dampak Lingkungan dari Pertambangan Ilegal

Selain merugikan negara, aktivitas tanpa izin juga menimbulkan kerusakan lingkungan serius. Praktik ini sering mengabaikan standar keselamatan dan kelestarian, sehingga menyebabkan deforestasi, pencemaran air, serta kerusakan ekosistem.

Penertiban ini diharapkan mampu memulihkan kondisi lingkungan sekaligus membuka peluang bagi pengelolaan tambang yang lebih berkelanjutan.

 Dampak Ekonomi Penertiban Tambang Ilegal Indonesia

Dengan penertiban tambang ilegal Indonesia, pemerintah berpotensi meningkatkan penerimaan negara dari sektor pertambangan. Pemerintah dapat mengalokasikan dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Ke depan, pemerintah menargetkan sistem pertambangan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • peristiwa pembakaran rumah Konawe Selatan di Desa Lamoen

    Pembakaran Rumah dan Penggusuran Lahan Warga di Konawe Selatan: Diamnya Negara Menguatkan Kejahatan Korporasi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Famhi Sultra–Jakarta mengecam pembakaran rumah Konawe Selatan yang diduga dilakukan PT Marketindo Selaras. Warga kehilangan lahan dan penghidupan, sementara pemerintah dinilai belum bertindak tegas. Organisasi ini mendesak penegakan hukum dan perlindungan korban.

  • dokumen laporan tambang ilegal Konaweeha di Polda Sulawesi Tenggara

    Ampuh Sultra Resmi Melaporkan Dugaan Penambangan Pasir Ilegal Di Kali Konaweeha, Desak Polisi Segera Bertindak.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Konawe, Nalarpubliknews.com – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan aktivitas penambangan pasir ilegal di Kali Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.Selain itu, Ampuh menyertakan sejumlah nama yang mereka duga terlibat dalam praktik pertambangan tanpa izin (PETI). Langkah ini mereka ambil sebagai bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum agar segera menghentikan aktivitas […]

  • Klasemen Premier League 2025/2026 pekan ke-19

    Persaingan Premier League Semakin Ketat Jelang Paruh Musim

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Nalarpubliknews.com – Arsenal terus menjaga performa impresif pada musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta mengumpulkan 45 poin dan mempertahankan posisi teratas dalam Klasemen Premier League 2025/2026. Arsenal juga menunjukkan konsistensi lewat lini serang yang tajam dan pertahanan yang kuat. Selain itu, Arsenal memanfaatkan setiap pertandingan penting untuk menjaga jarak dari rival terdekat. Karena itu, banyak […]

  • arsitektur peradaban Persia kuno sebagai bagian dari sejarah bangsa Persia

    Sejarah Bangsa Persia: Peradaban Kuno yang Tangguh dan Berpengaruh

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Persia dikenal sebagai salah satu peradaban tertua di dunia yang memiliki daya tahan luar biasa dalam menghadapi perubahan zaman. Selama lebih dari 2.500 tahun, Persia mengalami pasang surut kekuasaan, invasi asing, perubahan ideologi, hingga tekanan geopolitik modern. Namun demikian, bangsa ini tetap bertahan dengan identitas budaya, bahasa, dan warisan intelektual yang kuat, menjadikannya salah satu pilar penting dalam sejarah peradaban manusia.

  • narkoba Konawe Utara semakin marak di wilayah Konut

    Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) – Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara kian mengkhawatirkan. Saat ini, para pelaku memperluas jaringan hingga ke hampir seluruh kecamatan. Akibatnya, ancaman terhadap generasi muda dan ketertiban sosial semakin meningkat. Jaringan Narkoba Makin Meluas Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara, Hendro Nilopo, menyoroti situasi tersebut. Menurut dia, Polres Konawe Utara belum […]

  • Ilustrasi penyidikan KPK dalam kasus korupsi Bea Cukai Kementerian Keuangan terkait dugaan hambatan penyidikan.

    KPK: Ungkap Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bea Cukai

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan upaya menghambat penyidikan kasus suap impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memperoleh informasi itu setelah menggeledah rumah pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang, Jawa Tengah. Selain menyita dokumen, penyidik juga mengamankan barang bukti elektronik. […]

expand_less