Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kantor Aquila Nickel Group Disegel Mahasiswa, Bongkar Dugaan Skandal “Nikel Kotor” dan Penggelapan Dana PPM PT. BKM

Kantor Aquila Nickel Group Disegel Mahasiswa, Bongkar Dugaan Skandal “Nikel Kotor” dan Penggelapan Dana PPM PT. BKM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, 15 Januari 2026 – Mahasiswa yang tergabung dalam IMPH menyegel kantor Aquila Nickel Group di Jakarta, Kamis (15/1).

Aksi segel Aquila Nickel ini muncul sebagai bentuk protes atas dugaan praktik nikel kotor. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti dugaan pelanggaran hukum tambang di Sulawesi Tenggara.

Mahasiswa datang sambil membawa spanduk dan poster. Mereka menyuarakan tuntutan secara terbuka. Bahkan, mereka meminta perusahaan segera memberi penjelasan.

Dugaan Pelanggaran Tambang

Mahasiswa menilai PT Bumi Konawe Minerina melanggar aturan kawasan hutan.

Pertama, mereka menemukan indikasi pembukaan lahan tanpa izin resmi. Kemudian, aktivitas itu berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kondisi tersebut juga mengganggu kehidupan masyarakat sekitar.

Di sisi lain, mahasiswa menilai perusahaan tidak transparan. Informasi terkait operasional tambang sulit diakses publik. Oleh karena itu, mereka menuntut keterbukaan data.

Aksi segel Aquila Nickel juga menyoroti perbedaan antara klaim ESG dan praktik di lapangan. Padahal, perusahaan terafiliasi dengan Solway Investment Group.

Kritik Mahasiswa

Koordinator aksi, Rendy Salim, menyampaikan kritik secara tegas.

“Kami melakukan segel Aquila Nickel sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik nikel kotor,” ujar Rendy.

Ia menilai perusahaan tidak menjalankan tanggung jawab lingkungan dengan baik. Bahkan, ia menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan keadilan.

Sorotan Program PPM

Selanjutnya, mahasiswa mengkritik Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Mereka menilai perusahaan tidak membuka data secara jelas.

Misalnya, rencana program dan realisasi anggaran tidak tersedia untuk publik. Akibatnya, muncul dugaan penyimpangan dana. Oleh sebab itu, mahasiswa meminta audit menyeluruh.

Dengan demikian, masyarakat bisa mengetahui manfaat program tersebut secara nyata.

Dampak bagi Warga

Sementara itu, Robby Anggara menyampaikan kondisi warga di Konawe Utara.

Menurutnya, masyarakat terus menghadapi dampak lingkungan. Mereka mengalami debu, banjir, dan kerusakan hutan. Namun demikian, manfaat ekonomi belum terasa.

“Warga menghadapi dampak, tetapi kesejahteraan tidak meningkat,” kata Robby.

Karena itu, ia meminta pemerintah segera turun tangan.

Ancaman Aksi Lanjutan

Terakhir, mahasiswa memberi batas waktu 3×24 jam kepada perusahaan. Mereka menuntut klarifikasi dan tindakan konkret.

Jika perusahaan tidak merespons, maka aksi segel Aquila Nickel akan meluas. Bahkan, mahasiswa berencana membawa isu ini ke tingkat internasional.

Hingga aksi berakhir, pihak perusahaan belum memberikan tanggapan. Sementara itu, aparat tetap berjaga di lokasi.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benda Mirip Torpedo Sumenep, Diduga Masih Aktif

    Benda Mirip Torpedo Sumenep, Diduga Masih Aktif

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Penemuan benda mirip torpedo di pesisir Aeng Lombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Jawa Timur, memicu respons cepat aparat. Polisi menutup akses lokasi dan meminta warga menjauh untuk menghindari risiko. (22/04/2026). Polisi Jaga Lokasi Penemuan Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengerahkan personel untuk menjaga area temuan. Anggota Polsek Kangayan memasang garis pembatas dan […]

  • modernisasi perikanan nasional di tambak udang Kebumen

    Modernisasi Perikanan Nasional Perkuat Kemandirian Pangan Indonesia

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Pemerintah terus mempercepat modernisasi sektor perikanan nasional. Salah satu langkah nyata hadir melalui proyek Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kawasan seluas 100 hektare itu menjadi model tambak modern nasional. Pemerintah merancang kawasan tersebut untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan ekspor hasil perikanan. Selain […]

  • petugas Imigrasi Batam WNA memeriksa dokumen tenaga asing

    Imigrasi Batam Amankan 29 WNA RRT Diduga Salahgunakan Izin Tinggal di Proyek Konstruksi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 108
    • 3Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Imigrasi Batam WNA kembali menjadi perhatian setelah petugas menemukan puluhan warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bekerja tanpa izin yang sesuai di proyek konstruksi. Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas tenaga kerja asing di wilayah industri seperti Batam. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar operasi […]

  • krisis BBM tetangga RI memicu antrean SPBU kenaikan harga dan demo masyarakat.

    Krisis BBM Tetangga RI: Harga Melambung, Demo Menggila

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Krisis BBM tetangga RI picu lonjakan harga dan demo. Simak dampak dan ancaman terhadap ekonomi kawasan.

  • peredaran narkoba di lapas dalam ilustrasi transaksi ilegal di dalam penjara.

    Opini: Lapas Diduga Berubah Fungsi, “Istana” bagi Gerbong Narkoba

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 48
    • 1Komentar

    Oleh: Akulana Jakarta, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) seharusnya menjadi ruang pembinaan. Negara menghadirkan Lapas untuk memperbaiki pelaku kejahatan, bukan sekadar menghukum. Namun realitas menunjukkan arah berbeda. Banyak kasus memperlihatkan bahwa sejumlah narapidana, terutama dalam jaringan narkotika, justru merasa “nyaman” menjalani hukuman di dalam Lapas. Situasi ini mengancam kredibilitas negara. Jika kondisi ini terus berlangsung, upaya pemberantasan […]

  • Gedung KPK saat mengusut kasus aliran uang RPTKAGedung KPK saat mengusut kasus aliran uang RPTKA

    Aliran Uang RPTKA ke Eks Sekjen Kemenaker Didalami KPK

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 45
    • 0Komentar

    “Kami menggali keterangan saksi terkait aliran uang kepada tersangka HS dalam pengurusan dokumen RPTKA,” ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo.

expand_less