Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Aktivis Desak Kejaksaan Agung dan Kementerian Perhubungan Usut Dugaan Pungli di tubuh sejumlah petinggi syahbandar Molawe

Aktivis Desak Kejaksaan Agung dan Kementerian Perhubungan Usut Dugaan Pungli di tubuh sejumlah petinggi syahbandar Molawe

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam lembaga kajian dan riset hukum mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang disebut terjadi di wilayah pertambangan Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Ketua lembaga, Muh. Andika Saputra, menegaskan bahwa maraknya aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah wilayah seperti Mandiodo, Morombo, dan Langgikima harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Menurutnya, berbagai informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan adanya oknum yang menerima dana koordinasi dari aktivitas tambang ilegal perlu ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan yang transparan dan profesional.

“Kami mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera menyelidiki dugaan pungutan liar yang diduga melibatkan beberapa oknum Syahbandar KUPP Kelas I Molawe terhadap aktivitas penambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara. Jika dugaan tersebut benar, maka tindakan itu telah mencederai upaya penegakan hukum dan merugikan negara,” tegas Muh Andika Saputra.

Selain itu, pihaknya juga meminta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran yang bertugas di wilayah kerja Syahbandar Molawe. Langkah ini dinilai penting guna menjaga integritas pelayanan publik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Kami juga mendesak Kementerian Perhubungan RI untuk segera mencopot atau menonaktifkan sementara oknum Syahbandar yang diduga kuat menerima dana koordinasi dari aktivitas pertambangan ilegal di Blok Mandiodo, Morombo, dan Langgikima sampai proses pemeriksaan selesai dilakukan,” lanjutnya.

Menurut Muh Andika Saputra, praktik pertambangan ilegal tidak hanya berpotensi menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan hidup dan menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, seluruh pihak yang diduga terlibat harus diperiksa tanpa pandang bulu.

Pihaknya menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan tersebut demi terciptanya tata kelola pertambangan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.

Di akhir aksi, Muh. Andika Saputra yang merupakan putra daerah Konawe utara kembali menegaskan bahwa kita ketahui bersama Di kabupaten Konawe utara beberapa tahun terakhir telah terjadi berbagai kejahatan pertambangan ilegal bahkan sampai ada yang menjadi tersangka akibat penambangan ilegal tetapi yang menjadi tanda tanya besar kenapa sampai saat ini syahbandar kupp kelas 1 Molawe tidak pernah tersentuh hukum.

“Ini menjadi tanda tanya besar kenapa sampai saat ini syahbandar Molawe tidak pernah sama sekali tersentuh hukum” tutupnya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Opini: Tata Kelola Tambang Nikel di Sulawesi dan Maluku — Deforestasi Dibalut Kemasan Investasi

    Opini: Tata Kelola Tambang Nikel di Sulawesi dan Maluku — Deforestasi Dibalut Kemasan Investasi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Oleh: Egi Rahman SukartaMenteri Lingkungan Hidup BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Indonesia tengah memposisikan diri sebagai pusat industri nikel dunia. Melalui agenda hilirisasi, negara menaruh harapan besar pada komoditas ini sebagai tulang punggung transisi energi global. Namun di balik narasi kemajuan dan pembangunan, praktik tata kelola tambang nikel di Sulawesi dan Maluku menyimpan persoalan serius: […]

  • pertarungan raja laut kapal induk nuklir China Type 004

    Pertarungan Raja Laut Memanas, AS Kini Mulai Cemas Hadapi Modernisasi Armada China

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 116
    • 1Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Persaingan kekuatan laut antara Amerika Serikat dan China terus memanas. Washington yang dulu kerap meremehkan kekuatan laut Beijing kini mulai menghadapi tekanan serius setelah China mempercepat modernisasi kapal induk dan armada kapal selam nuklirnya. China juga terus memperluas kekuatan maritim untuk memperkuat pengaruh di Indo-Pasifik hingga jalur perdagangan dunia. Kehadiran proyek kapal […]

  • Anggito Abimanyu menjelaskan fenomena bunga simpanan LPS dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta

    Sepertiga Bank RI Tawarkan Bunga di Atas Batas LPS, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Sebanyak 33% bank di Indonesia masih menawarkan suku bunga simpanan di atas tingkat bunga penjaminan (TBP) yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan. Kondisi ini mencerminkan ketatnya persaingan likuiditas sekaligus tingginya kebutuhan dana di industri perbankan. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menyebut bank aktif menawarkan bunga lebih tinggi untuk menarik dana masyarakat. Ia […]

  • dampak longsor akibat hujan deras di Aceh Tengah menutup jalan utama

    Hujan Deras Picu Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tengah, Jembatan Darurat Ambruk

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tengah sejak Selasa (31/3) memicu banjir bandang Aceh Tengah dan tanah longsor di sejumlah titik. Debit air meningkat cepat dari kawasan perbukitan dan membawa material lumpur, kayu, serta batu ke permukiman warga. Peristiwa ini melanda beberapa kecamatan, antara lain Celala, Bintang, Linge, Kebayakan, dan Ketol. […]

  • Ilustrasi pencarian Bahtera Nuh di kawasan Gunung Ararat oleh tim arkeolog

    Bahtera Nuh Masih Jadi Misteri, Arkeolog Sebut Pencariannya Sulit Dibuktikan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 122
    • 1Komentar

    nalarpubliknews.com – Pencarian Bahtera Nuh selama lebih dari satu abad terus menarik perhatian publik dunia. Banyak peneliti dan kelompok independen mencoba menemukan kapal legendaris dalam kisah Alkitab tersebut. Namun, para arkeolog menilai belum ada bukti ilmiah kuat yang mampu membuktikan keberadaan bahtera itu. Kisah Bahtera Nuh dikenal luas dalam Perjanjian Lama. Nabi Nuh menyelamatkan keluarganya […]

  • Strategi tata kelola platform digital yang akuntabel di Indonesia

    Strategi Indonesia Wujudkan Tata Kelola Platform Digital Lebih Akuntabel

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 49
    • 3Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan Indonesia mulai menerapkan tata kelola platform digital yang lebih akuntabel. Pemerintah kini fokus membangun pengawasan tingkat sistem, bukan sekadar mengendalikan konten. Nezar menyampaikan pernyataan itu dalam forum UNESCO Capacity Building Workshops for Southeast Asia Regulators, Digital Platforms, and Civil Society di Semarang, Kamis (7/5). […]

expand_less