Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK: Ungkap Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bea Cukai

KPK: Ungkap Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bea Cukai

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Nalarpubliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan upaya menghambat penyidikan kasus suap impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memperoleh informasi itu setelah menggeledah rumah pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang, Jawa Tengah.

Selain menyita dokumen, penyidik juga mengamankan barang bukti elektronik. Dari temuan itu, KPK menduga ada pihak yang mencoba mempengaruhi jalannya proses hukum.

“Dari barang bukti yang diamankan, penyidik mendapatkan informasi adanya upaya untuk menghambat proses penyidikan perkara ini,” kata Budi, Rabu (14/5/2026).

KPK Dalami Dugaan Perintangan Penyidikan

Selanjutnya, KPK mendalami dugaan perintangan penyidikan dalam perkara tersebut. Menurut Budi, tindakan itu dapat masuk unsur obstruction of justice.

Karena itu, penyidik terus menelusuri pihak yang diduga terlibat. KPK juga memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi.

Di sisi lain, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat alat bukti. Dengan demikian, KPK berharap dapat mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

OTT KPK Bongkar Dugaan Suap Impor

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Februari 2026 di lingkungan Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam operasi itu, KPK mengamankan 17 orang. Setelah itu, penyidik menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Mereka berasal dari unsur pejabat Bea Cukai dan pihak swasta. Para tersangka diduga terlibat dalam pengurusan impor barang tiruan.

Adapun tersangka dari Bea Cukai yaitu Rizal (RZL), Sisprian Subiaksono (SIS), dan Orlando Hamonangan (ORL).

Sementara itu, tersangka dari pihak swasta yakni pemilik PT Blueray Cargo John Field (JF), Andri (AND), dan Dedy Kurniawan (DK).

Penyidik Sita Uang Rp5,19 Miliar

Kemudian, KPK kembali mengembangkan perkara tersebut. Pada 26 Februari 2026, penyidik menetapkan Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru.

Sehari berikutnya, penyidik menyita uang tunai Rp5,19 miliar dari sebuah rumah di Ciputat.

Penyidik menemukan uang itu di dalam lima koper. Selain itu, KPK menduga uang tersebut berkaitan dengan praktik korupsi pengurusan cukai impor.

Sementara itu, Heri Black tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK pada 8 Mei 2026.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: KPK RI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernikahan di Usia Dini Mahasiswa dan Dampaknya

    Pernikahan di Usia Dini Mahasiswa dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 57
    • 4Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Fenomena pernikahan usia dini mahasiswa terus meningkat di lingkungan perguruan tinggi. Saat mahasiswa seharusnya fokus pada pendidikan, sebagian memilih menikah. Akibatnya, mereka harus membagi perhatian antara studi dan kehidupan rumah tangga. Kondisi ini kemudian memunculkan berbagai tantangan yang memengaruhi masa depan mereka. (30/04/2026). Penyebab Pernikahan Usia Dini Mahasiswa Pertama, tekanan sosial mendorong […]

  • Update Banjir Sumatera: 147 Ribu Rumah Rusak 1.059 Jiwa Meninggal, 192 Masih Hilang

    Update Banjir Sumatera: 147 Ribu Rumah Rusak 1.059 Jiwa Meninggal, 192 Masih Hilang

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    BADAN Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat jumlah korban meninggal bencana sumatera kembali meningkat pada Kamis, 18 Desember 2025. Adapun banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ‎Berdasarkan data per 18 Desember pukul 06.20, korban jiwa dari tiga provinsi terdampak mencapai 1.059 orang. Jumlah […]

  • Selat Hormuz tak ditutup ilustrasi jalur pelayaran kapal tanker minyak di Selat Hormuz

    Selat Hormuz Tak Ditutup: 3 Fakta Penting dari Pernyataan Dubes Iran

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 117
    • 0Komentar

    “Selat Hormuz tidak ditutup. Jalur pelayaran internasional tetap terbuka, namun Iran menerapkan protokol keamanan khusus untuk memastikan keselamatan kapal yang melintas,” ujar Dubes Iran untuk Indonesia.

  • lulusan SMK kerja di Rusia di industri aluminium Rusal

    Rusia Siap Rekrut Lulusan SMK Indonesia, Gaji hingga Rp43 Juta, Pemerintah Beri Lampu Hijau

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta, (NalarPublikNews.com) || Program lulusan SMK kerja di Rusia kini membuka peluang besar bagi tenaga muda Indonesia. Perusahaan aluminium asal Rusia, Rusal, merekrut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengikuti program pendidikan dan kerja di sektor industri strategis. Program ini menawarkan gaji hingga 200 ribu rubel atau sekitar Rp43,8 juta per bulan. Pemerintah Indonesia mendukung […]

  • Kabar duka Try Sutrisno wafat mantan Wakil Presiden RI ke-6

    Try Sutrisno Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Try Sutrisno wafat meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Wakil Presiden RI ke-6 ini dikenal memiliki karier panjang dari militer hingga Istana Negara.

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken
    War

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 534
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

expand_less