Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KOMADA Sultra Desak Investigasi PT DMS, Soroti Dugaan Pelanggaran Reklamasi dan AMDAL

KOMADA Sultra Desak Investigasi PT DMS, Soroti Dugaan Pelanggaran Reklamasi dan AMDAL

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, Nalarpubliknews.com – Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis (KOMADA) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara, Senin (11/5/2026).

Massa aksi mendesak pemerintah daerah menyelidiki aktivitas tambang PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara.

KOMADA menyoroti dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang nikel perusahaan tersebut. Massa juga menilai perusahaan belum menjalankan reklamasi lahan bekas tambang secara maksimal.

Selain menggelar orasi, massa aksi membawa poster dan spanduk berisi tuntutan investigasi terhadap aktivitas pertambangan di wilayah Lasolo. Massa meminta pemerintah daerah turun langsung ke lokasi tambang untuk memeriksa kondisi lingkungan sekitar area operasi perusahaan.

KOMADA Soroti Reklamasi Tambang

Koordinator Lapangan KOMADA, M. Aditya, mengatakan perusahaan membiarkan area bekas tambang tetap terbuka tanpa pemulihan lingkungan yang memadai.

Menurut dia, kondisi itu dapat memicu kerusakan lingkungan dalam jangka panjang. Ia menilai perusahaan harus segera menata kembali lahan bekas tambang agar tidak memicu erosi dan sedimentasi saat musim hujan.

“Area bekas tambang masih terbuka dan perusahaan belum melakukan pemulihan lingkungan secara memadai,” ujar Aditya saat aksi berlangsung.

Aditya juga menyoroti sedimentasi lumpur yang mengarah ke wilayah pesisir Teluk Lasolo. Aliran air hujan membawa lumpur menuju sungai dan laut.

Menurutnya, sedimentasi yang terus terjadi dapat memengaruhi kualitas air laut dan aktivitas masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut.

“Pencemaran sedimentasi dapat menurunkan kualitas perairan dan mengganggu ekosistem laut di Teluk Lasolo,” katanya.

KOMADA Pertanyakan Fungsi Sediment Pond

Koordinator Lapangan KOMADA lainnya, M. Riyal, mempertanyakan pembangunan sediment pond atau kolam pengendap milik perusahaan.

Riyal menilai perusahaan harus memastikan fasilitas itu bekerja optimal untuk menahan sedimentasi tambang.

Ia mengaku menemukan dugaan pembuangan air tambang langsung ke perairan bebas saat melakukan pengamatan lapangan. Menurut dia, kondisi tersebut dapat memperbesar risiko pencemaran lingkungan di sekitar area pertambangan.

“Jika kondisi itu benar terjadi, pencemaran air dapat mengganggu ekosistem di sekitar wilayah tambang,” ujar Riyal.

Riyal juga meminta instansi terkait mengevaluasi sistem pengelolaan lingkungan perusahaan secara menyeluruh. Ia menilai pengawasan rutin perlu mencegah dampak lingkungan yang lebih besar.

Massa Desak Investigasi AMDAL

KOMADA meminta DLHK dan ESDM Sultra memeriksa dokumen AMDAL serta pelaksanaan reklamasi PT DMS.

Massa aksi juga berencana melaporkan persoalan tersebut ke Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM.

Selain itu, KOMADA meminta pemerintah pusat turun tangan untuk memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan lingkungan hidup dan pertambangan.

Massa aksi berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas jika menemukan pelanggaran dalam aktivitas operasional perusahaan.

Sampai berita ini terbit, pihak PT Dwimitra Multiguna Sejahtera belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa aksi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMH Sultra Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri menuntut PTDH enam penyidik Polres Baubau

    AMH Sultra-Jakarta Geruduk Mabes Polri, Desak PTDH 6 Penyidik dan Copot Kapolres Baubau

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Aliansi Mahasiswa Hukum (AMH) Sultra-Jakarta menggelar aksi unjuk rasa jilid 1 di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) sebagai bentuk desakan terhadap penegakan hukum yang transparan, profesional, dan berkeadilan dalam penanganan kasus dugaan pencurian emas senilai Rp1,7 miliar di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Aksi yang diinisiasi oleh Muhammad Rahim tersebut […]

  • Kasus Pemerasan K3 Kemnaker, ‘Sultan’ Akui Rp 58 M

    Kasus Pemerasan K3 Kemnaker, ‘Sultan’ Akui Rp 58 M

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus pemerasan K3 Kemnaker kembali mencuat dan menarik perhatian publik. Irvian Bobby Mahendro mengakui menerima uang nonteknis sekitar Rp 58 miliar. Ia menyampaikan pengakuan itu saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (20/4/2026). Jaksa memaparkan nilai Rp 58.497.357.000 dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Bobby membenarkan angka tersebut. Ia menyebut dana itu […]

  • PHK Meta akibat investasi AI oleh Mark Zuckerberg di kantor pusat Meta.

    Mark Zuckerberg: PHK Meta Dipicu Investasi AI

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 46
    • 3Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Meta akibat investasi AI menjadi sorotan utama di industri teknologi global. CEO Mark Zuckerberg menyampaikan langsung alasan di balik kebijakan ini. Ia menekankan bahwa Meta memprioritaskan investasi besar pada kecerdasan buatan (AI) demi menjaga daya saing. (02/05/2026). Meta Pangkas Karyawan untuk Fokus AI Meta akan memangkas sekitar 8.000 […]

  • Suasana Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah di Kota Makkah.

    Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah Tetap Berlangsung

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berjalan meski konflik Timur Tengah terus memanas. Sebanyak 1,5 juta jemaah dari berbagai negara datang ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji di Kota Makkah. Ibadah haji berlangsung pada 25 hingga 29 Mei 2026. Jumlah jemaah tahun ini memang lebih rendah dibanding tiga tahun terakhir. Pada periode […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 381
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Penembakan Athena Dipicu Uang Pensiun, Lansia 89 Tahun Ditahan

    Penembakan Athena Dipicu Uang Pensiun, Lansia 89 Tahun Ditahan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 37
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus penembakan Athena dipicu uang pensiun menarik perhatian publik. Seorang pria berusia 89 tahun melukai empat orang di Athena, Yunani. Polisi segera mengejar pria tersebut. Selanjutnya, petugas menelusuri rute pelariannya. Tak lama kemudian, aparat menangkapnya. (28/04/2026). Menurut AFP, pria itu melarikan diri ke Patras setelah melakukan penembakan. Setelah itu, polisi melacak pergerakannya. Kemudian, […]

expand_less