Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SPP Jatuh Tempo, Beasiswa Wawonii Cerdas Belum Cair: Mahasiswa Desak Pemda Konawe Kepulauan Bertindak

SPP Jatuh Tempo, Beasiswa Wawonii Cerdas Belum Cair: Mahasiswa Desak Pemda Konawe Kepulauan Bertindak

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe Kepulauan, nalarpubliknews.com — Rabu 15 Juli 2026 Keterlambatan pencairan Program Beasiswa Wawonii Cerdas menuai keresahan di kalangan mahasiswa asal Kabupaten Konawe Kepulauan. Hingga pertengahan Juli 2026, dana beasiswa yang menjadi harapan banyak mahasiswa untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT/SPP) belum juga diterima, sementara sejumlah perguruan tinggi telah menetapkan batas waktu pembayaran.

Kondisi ini dinilai sangat membebani mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Beasiswa Wawonii Cerdas merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi. Oleh karena itu, pencairan yang terlambat berpotensi menghambat keberlangsungan proses perkuliahan mahasiswa.

Reski Anandar menyampaikan bahwa banyak mahasiswa saat ini berada dalam situasi yang sulit karena harus segera melunasi biaya kuliah, sementara dana beasiswa yang telah dinantikan belum juga dicairkan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan segera memberikan kepastian mengenai jadwal pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas. Banyak mahasiswa yang sangat bergantung pada beasiswa ini untuk membayar UKT/SPP, biaya hidup, hingga kebutuhan akademik lainnya. Keterlambatan pencairan tentu sangat berdampak terhadap kelangsungan pendidikan mahasiswa,” ujar Reski Anandar.

Mahasiswa juga berharap pemerintah daerah meningkatkan transparansi dalam proses penyaluran beasiswa dengan memberikan informasi yang jelas terkait tahapan administrasi maupun jadwal pencairan. Kepastian informasi sangat dibutuhkan agar mahasiswa tidak terus berada dalam ketidakpastian, terlebih di tengah tenggat pembayaran biaya pendidikan yang semakin dekat.

Selain mendesak percepatan pencairan, mahasiswa meminta agar mekanisme penyaluran Beasiswa Wawonii Cerdas dievaluasi sehingga pada tahun-tahun mendatang dana beasiswa dapat disalurkan sebelum masa pembayaran UKT/SPP dimulai. Dengan demikian, tujuan program sebagai instrumen peningkatan akses pendidikan dapat tercapai secara optimal.

Melalui pernyataan ini, mahasiswa Wawonii berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas demi menjamin keberlangsungan pendidikan generasi muda Wawonii.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Srikandi PLN Tolitoli mendorong pemberdayaan perempuan dan wisata kreatif melalui kegiatan sosial di desa

    Srikandi PLN Tolitoli Dorong Wisata Kreatif dan Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Srikandi PLN Tolitoli menggerakkan pemberdayaan perempuan dan pengembangan wisata kreatif dalam momentum Hari Kartini. Melalui program PT PLN (Persero) UID Suluttenggo, PLN menghadirkan aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. Inisiatif ini tidak hanya menyasar bantuan sosial, tetapi juga memperkuat ekonomi desa melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan. Peran Srikandi PLN […]

  • Saham Sudah Beralih, Belum Dilaporkan ke Negara, Aktivitas Tambang Diduga Sudah Berjalan: CORAK Sultra Desak FSK Diperiksa

    Saham Sudah Beralih, Belum Dilaporkan ke Negara, Aktivitas Tambang Diduga Sudah Berjalan: CORAK Sultra Desak FSK Diperiksa

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpublinews.com – Rabu 17 Juni 2026 Corong Aspirasi Masyarakat Sulawesi Tenggara (CORAK Sultra) menggelar aksi di tiga instansi negara, yakni Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kejaksaan Agung RI, dan Mabes Polri. Dalam aksi CORAK Sultra menyampaikan dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Pandu Urane Perkasa (PUP), sekaligus […]

  • Aksi massa memprotes kasus narkoba di Lapas Kendari di Jakarta

    Copot Kalapas Kelas IIA Kendari dan Bongkar Tuntas Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 145
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Gelombang protes kembali menggema di ibu kota. Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI. Mereka mendesak pemerintah segera menindak dugaan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIA Kendari. Aksi ini muncul setelah informasi terkait praktik ilegal tersebut menyebar luas di masyarakat. Awalnya, isu berkembang secara terbatas. […]

  • aksi mahasiswa terkait kasus dosen Budiman di depan Kejaksaan Agung RI

    Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Keadilan Kasus Budiman

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 532
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Peduli Keadilan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI dan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Massa aksi memprotes dugaan kriminalisasi dalam perkara hukum yang menjerat seorang dosen bernama Budiman. Aliansi Nilai Kasus Penuh Kejanggalan Aliansi menilai proses hukum terhadap Budiman menyimpan banyak kejanggalan. Mereka […]

  • tanam padi serentak di 25 provinsi oleh petani Indonesia

    Kementan Genjot Tanam Padi Serentak di 25 Provinsi, Targetkan Lonjakan Produksi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 78
    • 3Komentar

    JAKARTA, nalarpublinews.com – Tanam padi serentak menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga produksi beras nasional di tengah ancaman musim kemarau. Kementerian Pertanian menjalankan program ini di 25 provinsi dengan total luas mencapai sekitar 50 ribu hektare. Program tanam padi serentak mencakup berbagai jenis lahan, mulai dari optimalisasi lahan (oplah), cetak sawah rakyat, hingga pemulihan lahan terdampak […]

  • KPK RI Jangan Diam! Mahasiswa Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana BOS SMA Negeri 6 Kendari

    KPK RI Jangan Diam! Mahasiswa Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana BOS SMA Negeri 6 Kendari

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Senin 27 Juli 2026 Ketua Lembaga Kajian dan Riset Hukum (LKRH), Andika Saputra, menyampaikan keprihatinannya terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai anggaran negara yang diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan. Pengelolaan Dana BOS harus dilaksanakan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, terbuka, efektif, efisien, serta […]

expand_less