Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » CSR PT Karya Alam Perdana Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Desa Horodopi

CSR PT Karya Alam Perdana Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Desa Horodopi

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – PT Karya Alam Perdana (PT KAP) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan menyalurkan hewan kurban kepada warga Desa Horodopi, Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Program tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui program ini, perusahaan memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Penyerahan Hewan Kurban

Pada 26 Mei 2026, PT KAP menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada Pemerintah Desa Horodopi dan perwakilan masyarakat. Kegiatan itu menjadi simbol kebersamaan antara perusahaan dan warga.

Selain itu, penyerahan hewan kurban juga mempererat hubungan yang selama ini terjalin antara perusahaan dan masyarakat setempat.

Pemuda Desa Terlibat dalam Distribusi

Sehari setelah penyerahan, panitia kurban yang melibatkan pemuda Desa Horodopi melakukan penyembelihan sapi kurban. Selanjutnya, panitia membagikan daging kurban kepada warga.

Panitia mendistribusikan daging dari rumah ke rumah. Dengan cara tersebut, seluruh warga dapat menerima bantuan secara tertib dan merata.

Karena itu, proses distribusi berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran.

Komitmen Sosial Perusahaan

Perwakilan Humas PT Karya Alam Perdana, Rian, mengatakan program kurban bukan sekadar kegiatan tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

“Program kurban ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus komitmen tulus dari kami untuk terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Horodopi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rian menjelaskan bahwa Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi, menghadirkan kebahagiaan bersama, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak,” tambahnya.

Masyarakat Beri Apresiasi

Program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Tokoh pemuda Desa Horodopi, Iksan Salim dan Suharno Seko, menilai PT KAP konsisten mendukung kesejahteraan warga melalui kegiatan sosial.

“Kerja sama dalam penyaluran ini memastikan bantuan daging kurban dapat tersalurkan dengan rapi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata mereka.

Sementara itu, Kepala Desa Horodopi, Aswan Makaruru, SH, berharap program serupa terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga bantuan kurban ini menjadi berkah dan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk berbagi dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Desa Horodopi, Haris, mengaku bersyukur atas perhatian perusahaan kepada warga. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wujud Kepedulian Berkelanjutan

Melalui program kurban ini, PT Karya Alam Perdana kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, perusahaan juga terus mendorong program sosial yang berkelanjutan.

Dengan demikian, perusahaan tidak hanya menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan nilai kemanusiaan di lingkungan sekitar.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aktivitas tambang nikel Wawonii di Sulawesi Tenggara

     Izin Tambang Nikel di Pulau Wawonii Disorot: Reski Nandar Sebut Pemerintah Abaikan Hukum dan Ancam Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 317
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) – Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menuai sorotan. Kali ini, Reski Nandar, mahasiswa asal Wawonii, secara terbuka mengkritik penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) serta Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) nikel di Pulau Wawonii. Menurutnya, kebijakan tersebut bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. […]

  • relaksasi produksi batu bara nikel di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta

    Bahlil Siapkan Relaksasi Terukur Batu Bara–Nikel, Produksi Jadi Tak Dipangkas?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Relaksasi produksi batu bara nikel kini menjadi fokus utama pemerintah. Saat ini, harga komoditas global masih stabil sehingga pemerintah melihat peluang untuk menyesuaikan kebijakan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia langsung menyusun skema relaksasi produksi. Dengan demikian, ia mengatur volume produksi agar tetap sesuai kebutuhan pasar. Fokus Menjaga Keseimbangan Pasar Selanjutnya, Bahlil menjelaskan rencana […]

  • Sekretariat nasional BAPEMNUS resmi diresmikan di Jakarta

    Resmikan Sekretariat, BAPEMNUS Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Januari 2026 – Barisan Pemuda Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) resmi meresmikan sekretariat nasional sebagai pusat koordinasi dan konsolidasi gerakan pemuda serta mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas peran advokasi sosial, hukum, dan kebangsaan. Ketua Umum BAPEMNUS, Nabil Dean, mengatakan sekretariat nasional menjadi simbol […]

  • pertarungan raja laut kapal induk nuklir China Type 004

    Pertarungan Raja Laut Memanas, AS Kini Mulai Cemas Hadapi Modernisasi Armada China

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 90
    • 1Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Persaingan kekuatan laut antara Amerika Serikat dan China terus memanas. Washington yang dulu kerap meremehkan kekuatan laut Beijing kini mulai menghadapi tekanan serius setelah China mempercepat modernisasi kapal induk dan armada kapal selam nuklirnya. China juga terus memperluas kekuatan maritim untuk memperkuat pengaruh di Indo-Pasifik hingga jalur perdagangan dunia. Kehadiran proyek kapal […]

  • Ilustrasi kehancuran Kekaisaran Romawi yang menggambarkan faktor ekonomi, politik, dan invasi dalam runtuhnya Romawi, dengan latar belakang kebakaran dan pasukan barbar yang menyerbu Roma.

    Runtuhnya Kekaisaran Romawi: Ekonomi, Politik, dan Invasi.

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kekaisaran Romawi menjadi salah satu peradaban terbesar dalam sejarah dunia, namun kehancurannya tidak terjadi dalam satu waktu. Faktor-faktor yang saling mempengaruhi menyebabkan keruntuhan yang berlangsung secara bertahap. Kekaisaran ini bertahan lebih dari seribu tahun dan menyaksikan kejayaan luar biasa sebelum akhirnya runtuh, meninggalkan pengaruh besar di dunia kuno. 1. Krisis Ekonomi yang […]

  • kasus korupsi cirauci pada proyek jembatan di Bombana Sulawesi Tenggara

    FAMHI Sultra Pertanyakan Ketegasan Kejati Sultra Tangani Dugaan Korupsi Bupati Bombana

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.Com || Kasus Korupsi Cirauci kembali menjadi sorotan publik setelah FAMHI Sultra mempertanyakan penanganan perkara yang dinilai belum jelas. Kasus ini berkaitan dengan pembangunan Jembatan Cirauci II di Bombana, Sulawesi Tenggara. Nama Bupati Bombana berinisial BRHD ikut terseret dalam perkara tersebut. Namun, hingga kini proses hukum belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi ini memicu pertanyaan […]

expand_less