Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Aksi Jilid 2 Corak-Sultra kembali desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

Aksi Jilid 2 Corak-Sultra kembali desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menyuarakan kritik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara. Kedua kelompok tersebut akan menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026.

Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara. Massa menilai kedua pejabat tersebut tidak mampu mengatasi berbagai persoalan hukum yang terus terjadi di daerah itu.

Soroti Maraknya Narkotika dan Tambang Ilegal

Massa aksi menyoroti peredaran narkotika yang masih berlangsung di Konawe Utara. Mereka menilai aparat belum menunjukkan langkah yang efektif untuk menekan peredaran barang terlarang tersebut.

Selain itu, mereka juga mengkritik aktivitas pertambangan ilegal yang diduga masih beroperasi di sejumlah wilayah. Menurut mereka, kegiatan tersebut merusak lingkungan dan mengurangi potensi penerimaan negara.

Massa menegaskan bahwa pemerintah dan aparat harus segera menghentikan seluruh aktivitas tambang ilegal. Mereka khawatir aktivitas itu akan memperparah kerusakan lingkungan dan memicu konflik sosial.

Pembalakan Liar Jadi Perhatian

Dalam tuntutannya, massa juga menyoroti praktik pembalakan liar yang terus terjadi. Mereka menilai pelaku pembalakan liar masih leluasa menjalankan aktivitasnya di beberapa kawasan hutan.

Menurut mereka, praktik tersebut mengancam kelestarian lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar. Karena itu, mereka meminta aparat bertindak lebih tegas terhadap para pelaku.

Warga Resah Akibat Meningkatnya Pencurian

Massa juga menyoroti meningkatnya kasus pencurian di Konawe Utara. Mereka menilai kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Banyak warga mengaku khawatir terhadap keamanan lingkungan mereka. Karena itu, massa meminta kepolisian meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kriminal.

Mereka menilai kepolisian belum mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat. Situasi tersebut mendorong munculnya tuntutan evaluasi terhadap jajaran Polres Konawe Utara.

Desak Mabes Polri Lakukan Evaluasi

Koordinator aksi, Fauzan Dermawan, S.H., mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes atas berbagai persoalan hukum yang belum terselesaikan.

“Rakyat sudah muak melihat berbagai kejahatan terus terjadi tanpa penanganan serius. Tambang ilegal, ilegal logging, narkotika, hingga pencurian semakin merajalela. Kami mendesak Kapolri segera mengevaluasi total dan mencopot Kapolres serta Kasatreskrim Konawe Utara,” kata Fauzan.

Selain menuntut pencopotan, massa juga meminta Mabes Polri melakukan investigasi menyeluruh. Mereka ingin Mabes Polri menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas ilegal yang berlangsung di wilayah tersebut.

Aksi Akan Terus Berlanjut

Fauzan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas. Ia menyatakan bahwa aksi tersebut lahir dari keresahan masyarakat terhadap situasi hukum di Konawe Utara.

“Kami tidak datang untuk mencari sensasi. Kami datang membawa kemarahan rakyat. Jika dugaan pembiaran kejahatan ini benar terjadi, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Melalui aksi ini, CORAK dan Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara berharap Mabes Polri segera mengambil langkah nyata. Mereka juga meminta institusi kepolisian memulihkan kepercayaan masyarakat melalui penegakan hukum yang tegas dan transparan.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dominasi teknologi China dalam pengembangan AI dan industri manufaktur

    Elon Musk: China Berpeluang Dominasi AI, Kendaraan Listrik, dan Robotika Global

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Dominasi teknologi China kini menarik perhatian global. Elon Musk menilai China akan memimpin AI, kendaraan listrik, dan robotika. Pernyataan ini muncul dalam wawancara panjang yang dikutip Global Times. Selain itu, Musk melihat tren ini bukan kebetulan. Ia menilai China membangun fondasi kuat sejak lama. Oleh karena itu, banyak negara mulai memberi perhatian […]

  • Pria menikmati kopi di kafe sebagai ilustrasi manfaat minum kopi setiap hari bagi kesehatan tubuh dan fokus otak.

    10 Manfaat Minum Kopi Setiap Hari bagi Kesehatan, dari Jaga Jantung hingga Tingkatkan Fokus

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 133
    • 1Komentar

    Jakarta – Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia. Banyak orang menjadikan kopi sebagai bagian dari rutinitas harian. Selain membantu mengusir kantuk, kopi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara moderat dan tanpa tambahan gula berlebihan. Para ahli gizi dan kesehatan menyebut kandungan kafein, antioksidan, serta senyawa bioaktif dalam kopi mampu memberi […]

  • Mahasiswa Kepung Kejagung, Desak Periksa Gubernur Sultra soal Dugaan Perambahan Hutan dan Dana Pilgub 2024

    Mahasiswa Kepung Kejagung, Desak Periksa Gubernur Sultra soal Dugaan Perambahan Hutan dan Dana Pilgub 2024

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Isu periksa gubernur sultra mencuat setelah Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu menggelar aksi di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Senin (2/2/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak aparat segera memeriksa Gubernur Sulawesi Tenggara atas dugaan konflik kepentingan dalam aktivitas tambang di kawasan hutan. Selain itu, mahasiswa menilai aparat harus bertindak cepat agar […]

  • Ilustrasi pemeriksaan gula darah tinggi pada pasien

    Waspadai Hiperglikemia, Dokter Ungkap Kebiasaan Sepele Pemicu Gula Darah Tinggi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Hiperglikemia sering muncul akibat kebiasaan sehari-hari yang banyak orang anggap sepele. Kondisi ini meningkatkan risiko diabetes pada orang sehat dan memperbesar potensi komplikasi pada penderita diabetes. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Endokrin, Metabolisme, dan Diabetes, I Gusti Ngurah Adhiarta mengatakan pola makan menjadi faktor utama yang memicu kenaikan kadar gula dalam tubuh. […]

  • outlook negatif indonesia saham tekan IHSG ke level 8000

    BREAKING NEWS: Moody’s Turunkan Outlook, IHSG Tertekan dan Terancam Uji 8.000

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.coom) || Outlook negatif Indonesia saham kembali menekan pasar setelah Moody’s menurunkan prospek ekonomi Indonesia dari positif menjadi negatif pada Kamis (5/2/2026). Meski demikian, lembaga tersebut tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2. Perubahan ini langsung memicu kekhawatiran investor. Akibatnya, pelaku pasar melihat outlook negatif Indonesia saham sebagai sinyal meningkatnya risiko ekonomi. Oleh […]

  • rupiah melemah terhadap dolar AS akibat kenaikan harga minyak dunia dan tekanan ekonomi global

    Rupiah Melemah ke Rp17.287 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Global

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 82
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Rupiah melemah pada penutupan perdagangan Kamis, turun 106 poin atau 0,62 persen ke level Rp17.287 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini mencerminkan tekanan kuat dari faktor eksternal, terutama kenaikan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat. Penyebab Utama Rupiah Melemah Analis dari Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa […]

expand_less