Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Global » Rupiah Melemah ke Rp17.287 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Global

Rupiah Melemah ke Rp17.287 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Global

  • account_circle Rahmadani
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 78
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com || Rupiah melemah pada penutupan perdagangan Kamis, turun 106 poin atau 0,62 persen ke level Rp17.287 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini mencerminkan tekanan kuat dari faktor eksternal, terutama kenaikan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat.

Penyebab Utama Rupiah Melemah

Analis dari Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa lonjakan harga minyak dunia menjadi pemicu utama. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memperburuk kondisi pasar, terutama karena gangguan distribusi energi di Selat Hormuz.

Harga minyak mentah Brent tercatat mencapai sekitar 102,25 dolar AS per barel, sementara WTI berada di kisaran 93,47 dolar AS per barel. Kenaikan harga ini berdampak langsung pada negara berkembang seperti Indonesia karena meningkatkan biaya impor energi dan menekan nilai tukar.

Dampak Geopolitik terhadap Rupiah

Rupiah melemah juga dipengaruhi oleh ketidakpastian global akibat kegagalan negosiasi damai antara kedua negara. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menilai bahwa tekanan dari AS menghambat proses diplomasi. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran investor global.

Akibatnya, investor cenderung mengalihkan aset ke instrumen yang lebih aman seperti dolar AS. Perpindahan modal ini membuat permintaan terhadap dolar meningkat, sehingga rupiah semakin tertekan.

Tekanan dari Dalam Negeri

Selain faktor eksternal, kondisi domestik juga memperburuk situasi. Investor melakukan aksi jual obligasi pemerintah, yang mendorong kenaikan imbal hasil di berbagai tenor. Imbal hasil obligasi 10 tahun bahkan naik menjadi 6,73 persen.

Bank Indonesia mencatat bahwa kurs referensi JISDOR ikut melemah ke Rp17.308 per dolar AS. Hal ini menunjukkan tekanan yang cukup kuat terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

Implikasi Ekonomi

Jika rupiah melemah terus berlanjut, maka dampaknya bisa dirasakan pada berbagai sektor. Harga barang impor berpotensi naik, inflasi dapat meningkat, dan daya beli masyarakat bisa tertekan. Selain itu, sektor industri yang bergantung pada bahan baku impor juga akan menghadapi kenaikan biaya produksi.

Secara keseluruhan, rupiah melemah akibat kombinasi faktor global dan domestik. Kenaikan harga minyak dunia, konflik geopolitik, serta tekanan di pasar obligasi menjadi penyebab utama. Oleh karena itu, stabilitas ekonomi memerlukan respons kebijakan yang tepat agar tekanan terhadap rupiah dapat dikendalikan.

  • Penulis: Rahmadani
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pendidikan dasar untuk SDM unggul

    Menata Fondasi Bangsa: Peran Transformatif SD dan SMP dalam Melahirkan SDM Unggul dan Berkarakter

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 282
    • 0Komentar

    “Pengajar Belum Tentu Mengajar, tetapi Mampu Menginspirasi” 

  • Pengembangan investasi Sulawesi Tenggara oleh Anton Timbang

    Kepemimpinan Anton Timbang Perkuat Peran Kadin Sulawesi Tenggara dan Daya Tarik Investasi

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 46
    • 1Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Minggu, 26/4/2026 Kepemimpinan Anton Timbang di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah arahannya, organisasi ini menjadi lebih solid, progresif, dan aktif membuka peluang investasi di berbagai sektor strategis. Kepemimpinan yang Cepat dan Berorientasi Hasil Sejak menjabat sebagai Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 340
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Ilustrasi, kapal induk USS Gerald Ford terbakar di tengah laut.
    War

    Terungkap! 5 Fakta Kapal Induk USS Gerald Ford Terbakar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden kapal induk USS Gerald Ford terbakar. Angkatan Laut akan mengevaluasi seluruh sistem kapal.

  • Koalisi Bennett Lapid Israel tantang Netanyahu dalam pemilu Israel 2026.

    Koalisi Bennett Lapid, Tantang Netanyahu di Pemilu

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta,nalarpubliknews.com – Koalisi Bennett Lapid  kini mendominasi perhatian politik nasional. Selain itu, perkembangan ini muncul menjelang pemilu penting di Israel. Dua mantan Perdana Menteri, Naftali Bennett dan Yair Lapid, membangun aliansi strategis untuk menghadapi Benjamin Netanyahu pada pemilu akhir 2026. Dengan demikian, peta kekuatan politik mulai berubah. (27/04/2026). Koalisi Bennett Lapid Resmi Diumumkan  Bennett dan […]

  • Diskusi kelompok tani terkait BBM bersubsidi Luwu Timur untuk kebutuhan panen

    Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    LUWU TIMUR, Nalarpubliknews.com — Isu penyaluran BBM bersubsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Pemberitaan di Batarapos.com pada Selasa (14/4/2026) memicu berbagai pertanyaan. Sehari setelah berita itu terbit, pihak terkait langsung memberi klarifikasi. Mereka ingin meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Klarifikasi Dinas Pertanian Kepala Bidang Tanaman […]

expand_less