Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK dan Kejagung Didesak Periksa Menteri Koperasi Ferry Juliantono Terkait Dugaan Korupsi dan Pungli Dana Bergulir LPDB-KUMKM

KPK dan Kejagung Didesak Periksa Menteri Koperasi Ferry Juliantono Terkait Dugaan Korupsi dan Pungli Dana Bergulir LPDB-KUMKM

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Forum Demokrasi Rakyat (FDR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)di Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak KPK dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan praktik korupsi dan pungutan liar (pungli) dalam proses penyaluran Dana Bergulir LPDB-KUMKM, termasuk memeriksa Menteri Koperasi Ferry Juliantono untuk memberikan klarifikasi apabila diperlukan dalam proses hukum.

Menurut Forum Demokrasi Rakyat, program Dana Bergulir LPDB-KUMKM merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui pembiayaan yang bersumber dari keuangan negara. Karena menyangkut dana publik, setiap dugaan penyimpangan dalam tata kelola maupun proses penyalurannya perlu ditangani secara terbuka dan profesional guna menjaga kepercayaan masyarakat.

Koordinator aksi, Gie seftian mengatakan pihaknya menerima berbagai informasi, dokumen, serta pengaduan yang mengindikasikan adanya dugaan permintaan outfee sebesar 4% dari nilai pengajuan dana bergulir. Menurutnya, hal itu harus dilakukan penyelidikan oleh aparat penegak hukum, bukan dibiarkan menjadi spekulasi di ruang publik.

Selain itu terdapat dugaan adanya praktik permintaan biaya kepada para pemohon dana bergulir yang disebut sebagai “biaya transportasi” yang nilainya bervariasi mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

Forum Demokrasi Rakyat menilai bahwa dugaan adanya pungutan di luar ketentuan dalam program pembiayaan pemerintah merupakan persoalan serius karena berpotensi menghambat akses koperasi dan UMKM terhadap pembiayaan yang semestinya diberikan secara adil, transparan, dan tanpa biaya ilegal.

Selain itu, FDR menyatakan telah menerima sejumlah dokumen dan tangkapan layar komunikasi dan bukti-bukti transaksi yang menurut mereka patut menjadi bahan pendalaman aparat penegak hukum.

FDR juga menilai bahwa transparansi dalam pengelolaan Dana Bergulir LPDB-KUMKM merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih. Karena itu, selain penegakan hukum, Badan Pemeriksa Keuangan juga didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengajuan, verifikasi, persetujuan, hingga pencairan dana agar seluruh proses dapat diawasi secara terbuka oleh masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat tuntutan utama:

1. Mendesak KPK dan Kejaksaan Agung segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dan pungutan liar dalam penyaluran Dana Bergulir LPDB-KUMKM.
2. Mendesak Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan klarifikasi secara terbuka terkait berbagai informasi yang berkembang mengenai dugaan praktik pungutan dalam proses pengajuan Dana Bergulir LPDB-KUMKM.
3. Mendesak dilakukan audit investigatif terhadap tata kelola Dana Bergulir LPDB-KUMKM guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan maupun penyimpangan yang merugikan keuangan negara.
4. Mendesak Kementerian Koperasi melakukan reformasi sistem penyaluran dana bergulir melalui mekanisme yang transparan, akuntabel, digital, dan dapat diawasi publik.

Forum Demokrasi Rakyat menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih serta penegakan hukum yang berkeadilan.

Forum Demokrasi Rakyat menegaskan bahwa aksi ini bukanlah akhir dari upaya pengawalan terhadap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Bergulir LPDB-KUMKM. Forum Demokrasi Rakyat akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar di Kementerian Koperasi, KPK, Kejaksaan Agung, serta lembaga negara terkait lainnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi Anggaran HUT Konawe oleh HMI

    HMI Cabang Konawe Soroti Anggaran HUT ke-66 Konawe, Dorong Transparansi dan Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 127
    • 2Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Konawe, Ripaldi, menyoroti anggaran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe yang mencapai Rp2,8 miliar. Ia menilai angka tersebut cukup besar dan memicu pertanyaan publik. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menjelaskan alasan penetapan anggaran tersebut. Apalagi, pemerintah pusat saat ini sedang mendorong efisiensi belanja daerah. Dinilai Tidak […]

  • "Olahraga bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya di Gelora Bung Karno, meningkatkan sinergitas TNI-Polri."

    Olahraga Bersama Polda Metro Jaya & Kodam Jaya

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 92
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar olahraga bersama di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi (25/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen Deddy Suryadi. Tujuannya adalah untuk memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan […]

  • Momen Akrab Seskab Teddy menarik perhatian saat pelantikan pejabat di Istana Negara.

    Momen Akrab Teddy dan Rocky Gerung di Istana

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Momen Akrab Seskab Teddy menarik perhatian saat pelantikan pejabat di Istana Negara, Senin (27/4/2026). Teddy Indra Wijaya menyapa dan berbincang langsung dengan Rocky Gerung serta Syahganda Nainggolan sebelum acara dimulai. Suasana Awal di Istana Rocky dan Syahganda lebih dulu berbincang dengan Jumhur Hidayat. Tidak lama kemudian, Teddy datang, menyalami mereka, lalu membuka percakapan […]

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan terkait perusahaan underinvoicing di Jakarta

    Pemerintah Kejar Praktik Underinvoicing, Puluhan Perusahaan Terindikasi Kurangi Pajak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah memburu praktik underinvoicing yang menggerus penerimaan negara. Tim Kementerian Keuangan menemukan sedikitnya 10 perusahaan yang menurunkan nilai transaksi untuk mengurangi kewajiban pajak. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan timnya telah mengidentifikasi pola pelanggaran dan menghitung potensi kerugian negara. Karena itu, pemerintah memperkuat pengawasan untuk menutup celah kebocoran pajak. “Kami sudah mendeteksi […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Presiden Iran menyampaikan tiga syarat Iran hentikan perang dalam konferensi pers dengan latar bendera Iran dan simbol perdamaian.

    Presiden Iran Tegas Ungkap 3 Syarat Hentikan Perang, Teheran Jadi Sorotan Dunia

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Iran tidak menutup pintu diplomasi, tetapi penghentian perang harus disertai jaminan keamanan yang nyata.

expand_less