Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Polri Titipkan 320 WNA Kasus Judi Online Internasional ke Imigrasi

Polri Titipkan 320 WNA Kasus Judi Online Internasional ke Imigrasi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Nalarpubliknews.com – Polri membongkar jaringan judi online internasional yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 321 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian daring lintas negara.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra mengatakan mayoritas pelaku merupakan warga negara asing. Polisi kemudian menitipkan 320 WNA itu ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

“Sebanyak 320 orang kami titipkan karena mereka warga negara asing,” ujar Wira di Jakarta, Minggu.

Petugas menempatkan para WNA itu di Rumah Detensi Imigrasi Kuningan, Jakarta Selatan, serta ruang detensi imigrasi di Jakarta Barat. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam jaringan judi online internasional tersebut.

Polisi Temukan Satu WNI

Selain mengamankan ratusan WNA, polisi juga menemukan satu warga negara Indonesia (WNI) dalam kasus tersebut. Polisi langsung membawa pria asal Jakarta itu ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Menurut Wira, penyidik masih menelusuri keterlibatan WNI tersebut dalam operasional jaringan perjudian daring itu. Polisi juga membuka kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

“Setelah pemeriksaan, kami menemukan satu orang WNI,” kata Wira.

Imigrasi Awasi Ratusan Pelaku Asing

Kepala Subdirektorat Pengawasan Keimigrasian Kemenimipas Arief Eka Riyanto mengatakan pihak imigrasi kini mengawasi seluruh WNA yang diamankan Polri.

Ia menyebut para WNA itu masih berada di rumah detensi dan ruang detensi imigrasi sambil menunggu proses hukum dari kepolisian selesai.

“Untuk sementara mereka berada di rumah detensi dan ruang detensi imigrasi di Jakarta Barat dan Kuningan,” ujar Arief.

Arief juga mengapresiasi kerja sama antara Polri dan pihak imigrasi dalam pengungkapan kasus judi online internasional tersebut. Menurut dia, sinergi antarinstansi penting untuk mencegah kejahatan lintas negara semakin berkembang di Indonesia.

Daftar WNA yang Diamankan Polisi

Polri menyebut sebagian besar pelaku berasal dari sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Timur. Berikut rinciannya:

  • 228 warga Vietnam
  • 57 warga China
  • 13 warga Myanmar
  • 11 warga Laos
  • 5 warga Thailand
  • 3 warga Malaysia
  • 3 warga Kamboja

Jumlah besar pelaku asing dalam kasus ini menunjukkan jaringan judi online internasional memiliki operasi yang terorganisasi. Polisi menduga jaringan tersebut menjalankan aktivitas perjudian daring dengan target pasar lintas negara.

Polri Perkuat Pemberantasan Judi Online

Pengungkapan kasus judi online internasional ini menjadi salah satu operasi besar yang dilakukan Polri sepanjang 2026. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik perjudian daring yang meresahkan masyarakat.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan jaringan lain di Indonesia maupun luar negeri. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus rantai operasional judi online internasional secara menyeluruh.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian serius pemerintah karena melibatkan ratusan WNA dan aktivitas kejahatan siber lintas negara.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMH SULTRA-JAKARTA Desak Audit Investigatif dan Pengawasan Ketat Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PRKPP Sultra

    GMH SULTRA-JAKARTA Desak Audit Investigatif dan Pengawasan Ketat Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PRKPP Sultra

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak sejumlah lembaga negara untuk mengambil langkah tegas dalam mengawal proses penegakan hukum terkait dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2024–2025. Dalam keterangannya kepada media, Abdi Aditya menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah […]

  • Ilustrasi penyidikan KPK dalam kasus korupsi Bea Cukai Kementerian Keuangan terkait dugaan hambatan penyidikan.

    KPK: Ungkap Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bea Cukai

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan upaya menghambat penyidikan kasus suap impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memperoleh informasi itu setelah menggeledah rumah pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang, Jawa Tengah. Selain menyita dokumen, penyidik juga mengamankan barang bukti elektronik. […]

  • Aspirasi Dibalas Intimidasi! Corak Konkep Kecam Keras Dugaan Tindakan Represif PT GKP

    Aspirasi Dibalas Intimidasi! Corak Konkep Kecam Keras Dugaan Tindakan Represif PT GKP

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Corong Aspirasi Rakyat (CORAK) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konawe Kepulauan (Konkep) mengecam keras dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum security PT Gema Kreasi Perdana (GKP) terhadap sejumlah mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasi di depan kantor pusat perusahaan tersebut di Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Konsorsium Mahasiswa dan […]

  • penerapan parkir non-tunai untuk mengatasi darurat parkir DKI

    Parkir DKI Dinilai Masuk Tahap Darurat, DPRD Soroti Kebocoran PAD dan Parkir Liar

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Persoalan parkir di Jakarta kini menjadi sorotan serius. Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menilai tata kelola parkir di ibu kota sudah memasuki tahap darurat karena lemahnya pengawasan dan maraknya parkir liar. Kenneth menegaskan masalah parkir tidak lagi sekadar persoalan teknis di lapangan. Menurut dia, kondisi tersebut berkaitan langsung dengan kebocoran Pendapatan […]

  • GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com  – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam operasi militer Amerika Serikat di Venezuela. Organisasi itu menilai tindakan tersebut melanggar kedaulatan negara dan mencederai hukum internasional. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI menyampaikan kecaman setelah muncul laporan operasi militer AS di Caracas. Laporan itu juga menyebut pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Ketua DPP […]

  • Kapolres Konawe Utara didesak dicopot oleh massa aksi di Mabes Polri

    Aksi Jilid 2 Corak-Sultra kembali desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara kembali menyuarakan kritik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara. Kedua kelompok tersebut akan menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” di Mabes Polri pada Senin, 25 Mei 2026. Mereka mendesak Kapolri melalui Propam Polri untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara. Massa […]

expand_less