Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HIPMA Konsel Jakarta Minta Pemerintah Usut Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Buke dan Sengketa Tanah

HIPMA Konsel Jakarta Minta Pemerintah Usut Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Buke dan Sengketa Tanah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com — 16 Juli 2026 Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HIPMA Konsel Jakarta) menanggapi klarifikasi Sekretaris Desa Buke terkait dugaan aktivitas di lokasi sengketa tanah di Dusun III, Desa Buke, Kecamatan Buke. HIPMA menegaskan bahwa klarifikasi merupakan hak setiap pihak, namun tidak menghapus pentingnya menindaklanjuti seluruh informasi yang berkembang.

Ketua Umum HIPMA Konsel Jakarta, Adrian Alfath Mangidi, mengatakan bahwa sejak awal, ia hanya meminta pemerintah dan instansi terkait menindaklanjuti dugaan aktivitas di sejumlah bidang tanah milik warga serta dugaan rangkap jabatan Sekretaris Desa Buke.

“Kami menghormati hak setiap orang untuk menyampaikan klarifikasi. Namun, yang kami minta sejak awal adalah agar pemerintah memeriksa fakta-fakta yang ada secara objektif. Kepastian hukum harus lahir dari hasil pemeriksaan, bukan dari klaim sepihak,” ujar Adrian.

Adrian menilai klarifikasi tersebut masih menyisakan ambiguitas. Di satu sisi disebutkan tidak pernah ada pengukuran tanah, namun di sisi lain diakui adanya kehadiran pemerintah desa di lokasi sengketa, proses mediasi, dan rencana peninjauan bersama pemerintah kecamatan serta aparat kepolisian.

“Perbedaan keterangan seperti ini justru memperkuat alasan mengapa pemeriksaan perlu dilakukan. Biarkan instansi yang berwenang menilai berdasarkan fakta dan bukti sehingga tidak muncul berbagai penafsiran di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Adrian menilai klarifikasi tersebut belum menjawab substansi tuntutan HIPMA terkait informasi dugaan rangkap jabatan Sekretaris Desa Buke berinisial UMT, yang disebut telah berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu pada Kementerian Agama, namun masih menjalankan jabatan sebagai perangkat desa.

“Persoalan dugaan rangkap jabatan merupakan isu yang berbeda dengan sengketa tanah. Penjelasan mengenai mediasi atau aktivitas di lokasi belum menjawab pertanyaan mengenai status kepegawaian yang bersangkutan. Karena itu, kami tetap meminta instansi yang berwenang melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut,” kata Adrian.

Adrian juga menyoroti pernyataan bahwa yang bersangkutan hadir di lokasi atas perintah Kepala Desa dalam kapasitas sebagai Sekretaris Desa.

“Apabila benar saat itu status PPPK penuh waktunya telah berlaku, sementara yang bersangkutan masih menjalankan tugas sebagai Sekretaris Desa, maka hal tersebut justru memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian status jabatannya dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Adrian mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara mengatur prinsip profesionalisme bagi ASN, termasuk PPPK, sedangkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 mengatur kedudukan dan tugas perangkat desa.

Atas dasar itu, HIPMA Konsel Jakarta kembali mendesak Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan beserta instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh informasi yang berkembang, baik mengenai dugaan aktivitas di lokasi sengketa tanah maupun dugaan rangkap jabatan Sekretaris Desa Buke, sehingga seluruh persoalan dapat diselesaikan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Apabila seluruh tindakan telah sesuai dengan ketentuan hukum, tentu tidak ada alasan untuk menghindari proses klarifikasi maupun pemeriksaan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian hukum dan penjelasan yang utuh, bukan polemik yang terus berlarut,” tutup Adrian.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ketegangan selat hormuz kapal tanker minyak jalur energi global

    Ancaman Trump soal Selat Hormuz Picu Balasan Keras Iran, Dampak Global Mulai Terasa

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Ketegangan Selat Hormuz kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran. Situasi ini tidak hanya memperburuk hubungan kedua negara, tetapi juga meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas energi dan keamanan kawasan. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, langsung merespons dengan kritik tajam. Ia menilai kebijakan Washington yang menekan […]

  • perlindungan aktivis HAM dalam aksi damai di Indonesia

    Perlindungan Aktivis HAM Diperkuat Sejak Awal Proses Hukum

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 59
    • 0Komentar

    JAKARTA, nalarpubliknews.com – Perlindungan aktivis HAM kini menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat sistem hukum nasional. Melalui revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, negara memastikan setiap pembela HAM mendapat perlindungan sejak awal proses hukum. Selain itu, Menteri HAM, Natalius Pigai, menegaskan bahwa pemerintah ingin mencegah kriminalisasi terhadap aktivis. Oleh karena itu, […]

  • pertumbuhan pembiayaan emas BSI gadai emas

    Pembiayaan BRIS Tumbuh 14,49% pada 2025, Didorong Kuat Bisnis Emas

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || 6 Februari 2026  pembiayaan emas BSI menjadi salah satu pendorong utama kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 14,49% secara tahunan (yoy) hingga mencapai Rp318,84 triliun. BSI menyalurkan pembiayaan segmen konsumen sebesar Rp175,79 triliun atau 55,13% dari total pembiayaan. Angka ini mencerminkan kuatnya permintaan pembiayaan […]

  • Mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung KPK terkait dugaan gratifikasi kapal pesiar Gubernur Sultra.

    HP21N dan FKMH Sultra Desak KPK Periksa Dugaan Kapal Pesiar Gubernur Sultra

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Himpunan Mahasiswa 21 Nusantara (HP21N) dan Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (FKMH Sultra) yang tergabung dalam Koalisi Aktivis dan Mahasiswa Sultra Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (29/6/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk desakan kepada KPK RI untuk mengusut dugaan gratifikasi terkait kepemilikan kapal pesiar […]

  • New START berakhir dan dampaknya pada senjata nuklir Rusia
    War

    Perjanjian New START Berakhir, Rusia Klaim Bebas Tambah Hulu Ledak Nuklir

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah Rusia resmi menyatakan tidak lagi membatasi jumlah hulu ledak nuklir. Keputusan ini muncul setelah New START Treaty berakhir pada 5 Februari 2026. Berakhirnya perjanjian itu menghapus kewajiban hukum antara Rusia dan Amerika Serikat. Kini, kedua negara bebas menentukan jumlah senjata nuklir strategis masing-masing. Moskow Tegaskan Sikap Resmi Kementerian Luar Negeri Rusia […]

  • konflik Iran AS serangan militer Timur Tengah

    13 Perkembangan Terbaru Perang Iran vs AS–Israel: NATO Cegat Rudal, Serangan Meluas hingga Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Ketegangan global meningkat ketika perang Iran vs AS-Israel terus meluas, memicu keterlibatan militer berbagai negara serta mengguncang stabilitas keamanan dan energi dunia.

expand_less