Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » PUSKOM Indonesia Desak Kapolri Copot Kapolres Bombana Usai Dugaan Tindakan Represif terhadap Mahasiswa

PUSKOM Indonesia Desak Kapolri Copot Kapolres Bombana Usai Dugaan Tindakan Represif terhadap Mahasiswa

  • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pusat Studi Konstitusi Mahasiswa (PUSKOM) Indonesia menyatakan mosi tidak percaya terhadap Kapolres Bombana, AKBP Eko Sutomo, menyusul dugaan tindakan represif terhadap mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di Kelurahan Kasipute, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (2/6/2026).

PUSKOM Indonesia menilai tindakan yang diduga dilakukan Kapolres Bombana terhadap peserta aksi telah mencederai prinsip demokrasi dan kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Organisasi tersebut bahkan mendesak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi dan mencopot AKBP Eko Sutomo dari jabatannya.

Sekretaris Jenderal PUSKOM Indonesia, Apriansyah, menyebut dugaan tindakan berupa pencekikan terhadap mahasiswa, perampasan alat demonstrasi, serta intimidasi fisik merupakan peristiwa serius yang harus mendapat perhatian institusi Polri.

“Peristiwa ini tidak boleh dianggap sebagai insiden biasa. Aparat penegak hukum seharusnya hadir untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, termasuk mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai. Karena itu, kami meminta adanya tindakan tegas dan transparan terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi,” ujar Apriansyah dalam keterangannya.

PUSKOM Indonesia juga menegaskan akan membawa bukti-bukti berupa dokumentasi video dan keterangan pendukung lainnya ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain mendesak pencopotan Kapolres Bombana, organisasi tersebut meminta Propam Polri melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran etik maupun disiplin yang dilakukan oleh AKBP Eko Sutomo.

Apriansyah menegaskan pihaknya tidak lagi menuntut permohonan maaf dari Kapolres Bombana. Menurutnya, tindakan yang diduga dilakukan terhadap mahasiswa telah melampaui batas dan memerlukan langkah tegas dari institusi kepolisian.

“Kami tidak lagi menuntut permohonan maaf. Kami menuntut AKBP Eko Sutomo dicopot dari jabatannya tanpa kompromi,” tegas Apriansyah.

Ia juga menyampaikan kritik keras terhadap dugaan tindakan yang dilakukan Kapolres Bombana saat aksi berlangsung. Menurut Apriansyah, dugaan pencekikan terhadap mahasiswa, perampasan alat demonstrasi, dan intimidasi fisik merupakan tindakan yang tidak sejalan dengan tugas dan fungsi aparat kepolisian.

“Ini adalah watak asli seorang pecundang yang alergi terhadap demokrasi. Tidak ada tempat bagi perwira yang berperilaku preman di institusi Polri. Ini bukan insiden tunggal; dia adalah residivis arogansi. Kita ingat betul bagaimana dia sebelumnya menyabotase gerakan rakyat dan mahasiswa yang mencoba menyuarakan hak-hak masyarakat Bombana, namun dihadang di depan kantornya sendiri. Dia telah gagal total mengemban amanat konstitusi dan justru menjadi ancaman bagi kebebasan berpendapat,” kata Apriansyah.

Menurut PUSKOM Indonesia, tindakan aparat terhadap mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasi terkait kepentingan publik, termasuk persoalan infrastruktur jalan di Bombana, harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan menghormati hak-hak warga negara.

PUSKOM Indonesia menilai penanganan kasus ini akan menjadi tolok ukur komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme serta melindungi kebebasan berpendapat di ruang demokrasi.

Organisasi tersebut juga menyampaikan akan menggalang konsolidasi yang lebih luas apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons dari institusi kepolisian.

“Jika tuntutan kami untuk mencopot Kapolres Bombana tidak diindahkan, PUSKOM Indonesia akan menginstruksikan seluruh jaringan konstituen di seluruh Indonesia untuk turun ke jalan dan menyuarakan mosi tidak percaya secara masif hingga AKBP Eko Sutomo dicopot dari jabatannya,” ujar Apriansyah.

PUSKOM Indonesia berharap Kapolri segera mengambil langkah yang dianggap perlu guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan memastikan setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan aparat diproses secara transparan sesuai aturan yang berlaku.

  • Penulis: Arin Fahrul Sanjaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klasemen Premier League 2025/2026 pekan ke-19

    Persaingan Premier League Semakin Ketat Jelang Paruh Musim

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Nalarpubliknews.com – Arsenal terus menjaga performa impresif pada musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta mengumpulkan 45 poin dan mempertahankan posisi teratas dalam Klasemen Premier League 2025/2026. Arsenal juga menunjukkan konsistensi lewat lini serang yang tajam dan pertahanan yang kuat. Selain itu, Arsenal memanfaatkan setiap pertandingan penting untuk menjaga jarak dari rival terdekat. Karena itu, banyak […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 341
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • penyimpangan anggaran Konawe di kantor pemerintah daerah Konawe Utara

    Anggaran Setda–Setwan Konut Disorot, Ampuh Sultra Minta Kejari Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    JAKARTA, nalarpubliknews.com – Penyimpangan anggaran Konawe kembali menarik perhatian publik setelah Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mengungkap temuan terbaru. Kasus ini terjadi di Kabupaten Konawe Utara dan melibatkan pengelolaan anggaran di Sekretariat Daerah serta Sekretariat DPRD. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengatakan bahwa timnya menemukan indikasi penyimpangan sekitar Rp700 juta. Ia merinci dugaan […]

  • kapal perang AS Malaka melintas di Selat Malaka saat transit internasional.

    Kapal Perang AS Selat Malaka: Hanya Transit

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 26
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – kapal perang AS  menarik perhatian publik setelah kapal tersebut melintas di perairan Indonesia. TNI Angkatan Laut memastikan kapal itu hanya menjalankan misi transit dan tidak melakukan pelanggaran. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan kapal milik Amerika Serikat melintasi Selat Malaka sebagai bagian dari pelayaran internasional. Selain itu, TNI AL terus […]

  • Sejarah fondasi pembangunan daerah saat ziarah Hari Jadi Kalteng

    Gubernur Kalteng Tegaskan Sejarah Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa sejarah fondasi pembangunan daerah memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa dan memperkuat arah pembangunan di masa depan. Pernyataan itu disampaikan Agustiar saat mengikuti upacara dan ziarah dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangka Raya, Selasa. Menurutnya, masyarakat […]

  • Harga Perak Dunia Bergerak Liar, Dibayangi Kebijakan The Fed dan Memanasnya Konflik Iran di Timur Tengah

    Harga Perak Dunia Bergerak Liar, Dibayangi Kebijakan The Fed dan Memanasnya Konflik Iran di Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nalarpubliknews.com – Harga perak dunia bergerak tidak menentu sepanjang perdagangan pekan ini. Pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan perkembangan konflik di Timur Tengah. Pada penutupan perdagangan Jumat (22/5/2026), harga perak berada di level US$76,56 per troy ounce. Posisi itu turun tipis dibanding perdagangan Kamis yang mencapai US$76,69 per troy ounce. […]

expand_less