Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KPK RI: Ungkap Oknum Atur Kasus Bea Cukai di Semarang

KPK RI: Ungkap Oknum Atur Kasus Bea Cukai di Semarang

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 57
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan praktik oknum yang di duga atur kasus Bea Cukai di Semarang yang mengklaim mampu mengintervensi penyidikan dugaan suap impor dan gratifikasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Informasi ini muncul dari wilayah Semarang, sehingga KPK segera meningkatkan kewaspadaan. (05/05/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaganya menjalankan setiap proses hukum secara profesional. Karena itu, tidak ada pihak luar yang bisa mengatur jalannya perkara. Selain itu, KPK terus memantau potensi penyalahgunaan situasi oleh oknum tertentu.

Modus Oknum Atur Kasus Bea Cukai Semarang

Oknum atur kasus Bea Cukai Semarang menjalankan modus dengan mendekati pihak yang sedang berhadapan dengan hukum. Kemudian, mereka menawarkan bantuan untuk “mengamankan” perkara. Bahkan, mereka sering mencatut nama pejabat untuk meyakinkan korban.

Selain itu, pelaku biasanya meminta imbalan secara bertahap. Dengan cara ini, mereka mencoba membangun kepercayaan sebelum melakukan penipuan lebih lanjut. Oleh sebab itu, KPK meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap pola semacam ini.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Kasus ini bermula ketika KPK menggelar operasi tangkap tangan terkait suap impor barang. Setelah itu, penyidik menetapkan enam orang sebagai tersangka. Selanjutnya, tim melakukan penggeledahan di beberapa lokasi untuk mengembangkan perkara.

Dalam proses tersebut, penyidik menemukan indikasi adanya pihak lain yang mencoba memanfaatkan situasi. Oleh karena itu, KPK langsung menelusuri informasi terkait oknum yang mengklaim bisa mengatur kasus.

Rincian Barang Bukti

KPK mengamankan barang bukti dengan total nilai sekitar Rp40,5 miliar. Barang bukti tersebut meliputi:

  • Uang tunai Rp1,89 miliar
  • USD 182.900
  • SGD 1,48 juta
  • JPY 55 ribu
  • Logam mulia lebih dari 5 kilogram
  • Jam tangan mewah senilai Rp138 juta

Seluruh barang bukti tersebut memperkuat dugaan praktik suap dalam pengurusan impor barang.

Imbauan KPK kepada Publik

KPK meminta saksi dan pihak terkait untuk tetap berhati-hati. Selain itu, KPK menegaskan bahwa hanya penyidik resmi yang berwenang melakukan pemeriksaan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu mempercayai pihak yang menawarkan jasa pengurusan perkara.

Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat dapat segera melapor melalui kanal resmi Komisi Pemberantasan Korupsi. Dengan demikian, KPK dapat menindaklanjuti laporan secara cepat.

Praktik oknum atur kasus Bea Cukai di Semarang berpotensi merusak kepercayaan publik. Namun demikian, KPK terus memperkuat transparansi dan pengawasan internal. Selain itu, KPK juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu.

Dengan langkah tersebut, KPK berupaya menjaga integritas penegakan hukum sekaligus mencegah praktik serupa di masa mendatang.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: detik.com

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Bayar Upah Karyawannya Di Bawah UMR Sultra, PT. Natural Persada Mandiri (NPM) Site PT. MLP Disorot Publik

    Diduga Bayar Upah Karyawannya Di Bawah UMR Sultra, PT. Natural Persada Mandiri (NPM) Site PT. MLP Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 689
    • 0Komentar

      Konawe Utara, nalarpubliknews.com – Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di site PT MLP yang dikelola PT Natural Persada Mandiri (NPM) Langgikima Konawe Utara (Konut) Sulawesi tenggara (Sultra) menjadi sorotan setelah Informasi tentang pembayaran upah karyawan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan dugaan memperkerjakan anak di bawah umur, memicu desakan agar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sultra […]

  • Irjal Ridwan memberikan keterangan terkait kasus ijazah palsu DPRD Konawe

    Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menghentikan penyelidikan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Konawe dari Fraksi PKB. Sebelumnya, Irjal Ridwan melaporkan kasus tersebut pada 11 September 2025. Keputusan itu memicu sorotan dari Irjal yang juga menjabat sebagai Ketua JKSM. Menurutnya, langkah penyidik menghentikan penyelidikan menimbulkan banyak pertanyaan. […]

  • ledakan besar di lebanon selatan konflik iran israel terbaru

    Konflik Iran-Israel Memanas, Israel Siapkan Zona Militer di Lebanon Selatan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Konflik Iran Israel terbaru kembali memanas setelah Benjamin Netanyahu menegaskan akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Selain itu, Israel juga menyiapkan zona penyangga di Lebanon selatan. Langkah ini langsung meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Di tengah situasi tersebut, berbagai pihak internasional mulai memantau perkembangan dengan lebih serius. Namun […]

  • harga BBM maskapai naik saat pengisian avtur pesawat di bandara

    Harga BBM Melonjak, Maskapai Asia Terapkan Langkah Darurat dan Naikkan Tarif

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Lonjakan harga BBM maskapai kini menekan industri penerbangan di Asia. Kenaikan bahan bakar jet akibat konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong maskapai menaikkan tarif tiket sekaligus menekan biaya operasional. Situasi ini memicu perubahan strategi di berbagai negara demi menjaga kelangsungan bisnis. Harga minyak mentah global melonjak lebih dari 50 persen sejak akhir […]

  • Ilustrasi pemeriksaan gula darah tinggi pada pasien

    Waspadai Hiperglikemia, Dokter Ungkap Kebiasaan Sepele Pemicu Gula Darah Tinggi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Hiperglikemia sering muncul akibat kebiasaan sehari-hari yang banyak orang anggap sepele. Kondisi ini meningkatkan risiko diabetes pada orang sehat dan memperbesar potensi komplikasi pada penderita diabetes. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Endokrin, Metabolisme, dan Diabetes, I Gusti Ngurah Adhiarta mengatakan pola makan menjadi faktor utama yang memicu kenaikan kadar gula dalam tubuh. […]

  • Jepang gabung sistem pertahanan rudal Golden Dome Amerika Serikat

    Jepang Gabung Sistem Pertahanan Rudal Golden Dome AS untuk Perkuat Keamanan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jepang mempertimbangkan untuk bergabung dalam sistem pertahanan rudal Golden Dome yang dikembangkan Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan nasional,” demikian laporan media Jepang Japan News mengutip sumber pemerintah.

expand_less