Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Vonis 5 Bulan 6 Hari bagi Pengunggah Ulang Video AI Kapolri Tuai Sorotan Publik

Vonis 5 Bulan 6 Hari bagi Pengunggah Ulang Video AI Kapolri Tuai Sorotan Publik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || Kasus vonis UU ITE kembali menarik perhatian publik. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan hukuman penjara 5 bulan 6 hari kepada Jamal (bukan nama sebenarnya). Ia menyebarkan ulang video berbasis AI yang menampilkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Hakim menyatakan terdakwa melanggar Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024. Selain itu, hakim menghitung masa penahanan sejak September 2025 sebagai pengurang hukuman.

Kronologi Kasus Penyebaran Video AI

Perkara ini bermula pada 1 September 2025. Jamal membuka TikTok dan menemukan video dari akun “Oposisi A2” yang berisi kritik terhadap Kapolri.

Kemudian, ia mengunduh video tersebut dan mengunggah ulang ke Snack Video. Konten itu menyebar cepat dan menarik ratusan ribu penonton.

Data jaksa menunjukkan:

  • 453.300 penayangan
  • 20.900 tanda suka
  • 3.200 komentar

Sebagian besar komentar mendukung isi video.

Dugaan Rekayasa Digital (Deepfake)

Seorang anggota Brimob melaporkan video tersebut ke Polda Metro Jaya setelah menemukan kejanggalan visual dan narasi.

Ia menduga teknologi AI memanipulasi video tersebut. Namun, Jamal mengaku tidak mengetahui bahwa konten itu merupakan hasil rekayasa digital saat ia membagikannya.

Perbedaan Tuntutan dan Putusan

Jaksa sebelumnya menuntut hukuman 2 tahun 6 bulan penjara atau denda Rp100 juta.

Namun, majelis hakim menjatuhkan hukuman lebih ringan, yakni 5 bulan 6 hari. Hakim mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum mengambil keputusan.

Kritik dari Masyarakat Sipil

Putusan ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk LBH Masyarakat.

Tim kuasa hukum menyebut Jamal sebagai penyandang disabilitas intelektual. Mereka menilai pengadilan belum mempertimbangkan kondisi tersebut secara optimal.

Selain itu, mereka mendorong pendekatan hukum yang lebih manusiawi dan proporsional.

Dampak Kasus bagi Pengguna Media Sosial

Kasus ini menunjukkan bahwa membagikan ulang konten digital dapat menimbulkan konsekuensi hukum serius.

Di sisi lain, perkembangan teknologi AI seperti deepfake menuntut masyarakat untuk lebih kritis. Oleh karena itu, literasi digital menjadi sangat penting agar masyarakat tidak terjebak dalam kasus serupa.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet apresiasi buku The Art of Simple Leadership karya Steven Beteng bersama Jerry Hermawan Lo

    Bamsoet Apresiasi Buku The Art of Simple Leadership Karya Steven Beteng tentang Sosok Jerry Hermawan Lo

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 114
    • 6Komentar

    Kepemimpinan bukan hanya soal memberi perintah, tetapi juga membangun arah yang jelas, kedekatan dengan tim, dan semangat untuk terus bertahan menghadapi perubahan.”_Jerry Hermawan Lo

  • Djibouti pangkalan militer dunia dengan kehadiran AS dan China di kawasan strategis Bab el Mandeb

    Djibouti Jadi Rebutan Kekuatan Dunia, AS dan China Berebut Pengaruh di Jalur Perdagangan Vital

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Djibouti pangkalan militer dunia terus menjadi perhatian internasional. Negara kecil di Afrika Timur ini memainkan peran besar dalam dinamika geopolitik global. Letaknya yang strategis serta stabilitas politik yang relatif terjaga membuat banyak negara besar menempatkan pangkalan militer di wilayah tersebut. Djibouti Pangkalan Militer Dunia dan Letak Geografis Strategis Djibouti berada di kawasan […]

  • Prabowo Subianto menanggapi kasus teror air keras aktivis di Jakarta

    Teror Air Keras Aktivis: Prabowo Perintahkan Usut Dalang Hingga Tuntas

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) | Presiden RI Prabowo Subianto menilai aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, sebagai kejahatan serius. Ia menyebut teror air keras aktivis sebagai bentuk kekerasan yang merusak rasa aman masyarakat. Prabowo menyampaikan pernyataan itu kepada jurnalis pada Kamis (19/3/2026). Ia meminta aparat penegak hukum bergerak cepat dan menangani kasus ini secara […]

  • pertumbuhan pembiayaan emas BSI gadai emas

    Pembiayaan BRIS Tumbuh 14,49% pada 2025, Didorong Kuat Bisnis Emas

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || 6 Februari 2026  pembiayaan emas BSI menjadi salah satu pendorong utama kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 14,49% secara tahunan (yoy) hingga mencapai Rp318,84 triliun. BSI menyalurkan pembiayaan segmen konsumen sebesar Rp175,79 triliun atau 55,13% dari total pembiayaan. Angka ini mencerminkan kuatnya permintaan pembiayaan […]

  • sinergi Kalteng Kalsel antara Agustiar Sabran dan Muhidin di Palangka Raya

    Kalteng–Kalsel Perkuat Sinergi, Dorong Pembangunan Regional hingga Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 93
    • 1Komentar

    PALANGKA RAYA, (Nalarpubliknews.com) || Sinergi Kalteng Kalsel menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan regional dan memperkuat kontribusi daerah terhadap program nasional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkatkan kerja sama dengan Kalimantan Selatan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. Pertemuan antara Agustiar Sabran dan Muhidin di Kodam XXII/Tambun Bungai memperkuat komitmen kolaborasi lintas wilayah. […]

  • ledakan besar di lebanon selatan konflik iran israel terbaru

    Konflik Iran-Israel Memanas, Israel Siapkan Zona Militer di Lebanon Selatan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Konflik Iran Israel terbaru kembali memanas setelah Benjamin Netanyahu menegaskan akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Selain itu, Israel juga menyiapkan zona penyangga di Lebanon selatan. Langkah ini langsung meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Di tengah situasi tersebut, berbagai pihak internasional mulai memantau perkembangan dengan lebih serius. Namun […]

expand_less