Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Purbaya: Dengan Segala Cara, Kita Ambil Alih Pabriknya

Purbaya: Dengan Segala Cara, Kita Ambil Alih Pabriknya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menegaskan negara tidak akan mentoleransi praktik suap yang dilakukan pelaku industri untuk menghindari kewajiban pajak. Ia bahkan siap mengambil alih kepemilikan pabrik yang terbukti terus menyogok aparat pajak maupun bea cukai.

Purbaya menyampaikan pernyataan tegas tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sebuah pabrik baja di Jakarta. Metro TV menayangkan kegiatan itu melalui kanal YouTube pada Kamis (5/1).

Menurut Purbaya, negara tidak boleh kalah oleh praktik curang yang merugikan keuangan publik. Ia merespons informasi bahwa pemilik pabrik memilih membayar oknum petugas pajak atau bea cukai karena menganggap biayanya lebih murah daripada membayar pajak secara penuh.

“Bagi saya, pernyataan itu menghina negara. Jika praktik ini terus berlanjut, saya pastikan negara akan bertindak tegas, termasuk mengambil alih pabrik tersebut melalui cara yang sah,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian pelaku usaha memanfaatkan celah pengawasan untuk meraih keuntungan tidak wajar. Kondisi ini merugikan pelaku bisnis yang patuh pajak karena menciptakan persaingan pasar yang tidak sehat.

Purbaya juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tawaran pembelian barang secara tunai tanpa PPN. Ia menilai praktik itu tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga langsung merugikan negara.

“Tim kami akan menelusuri konsumen dari produsen yang sudah kami tangani. Kami akan menindak siapa pun yang membeli tanpa membayar PPN. Ini bagian dari upaya memperbaiki bangsa secara bersama-sama,” ujarnya.

Purbaya menegaskan bahwa sidak ini merupakan respons atas laporan penjualan baja secara tunai tanpa penyetoran PPN. Praktik tersebut berdampak besar terhadap penurunan penerimaan negara.

“Praktik ini jelas mengganggu pasar. Pelaku usaha yang jujur menjadi korban karena ada pihak yang mencari keuntungan dengan cara tidak benar,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan pemberantasan pengemplangan pajak dapat selesai dalam dua tahun ke depan. Ia juga memperkirakan potensi kerugian negara akibat praktik tersebut mencapai Rp4 triliun setiap tahun.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham Sudah Beralih, Belum Dilaporkan ke Negara, Aktivitas Tambang Diduga Sudah Berjalan: CORAK Sultra Desak FSK Diperiksa

    Saham Sudah Beralih, Belum Dilaporkan ke Negara, Aktivitas Tambang Diduga Sudah Berjalan: CORAK Sultra Desak FSK Diperiksa

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpublinews.com – Rabu 17 Juni 2026 Corong Aspirasi Masyarakat Sulawesi Tenggara (CORAK Sultra) menggelar aksi di tiga instansi negara, yakni Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kejaksaan Agung RI, dan Mabes Polri. Dalam aksi CORAK Sultra menyampaikan dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Pandu Urane Perkasa (PUP), sekaligus […]

  • Sengketa Lahan Buke - Wakil Ketua Umum HMKS Beni Saputra

    HMKS SOROTI PENGUKURAN SEPIHAK DALAM SENGKETA DESA BUKE, DUGAAN RANGKAP JABATAN DAN KEPALA DESA DIMINTA BERTANGGUNG JAWAB

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Konawe Selatan, nalarpubliknews.com – Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HMKS), Beni Saputra, menanggapi pernyataan mantan Sekretaris Desa Buke yang membantah keterlibatannya dalam pengukuran lahan sengketa dengan alasan hanya menjalankan tugas sebagai penengah atas perintah Kepala Desa. Menurut Beni Saputra, pernyataan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk melepaskan tanggung jawab para pihak yang terlibat […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Penikaman Warga Yahudi, Israel Picu Kecaman

    Penikaman Warga Yahudi, Israel Picu Kecaman

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus penikaman warga Yahudi di London kembali menarik perhatian dunia. Insiden di Golders Green ini memicu kecaman keras dari Israel dan mendorong tuntutan agar Inggris segera mengambil tindakan tegas terhadap antisemitisme. Kronologi Penikaman Warga Yahudi di London Dua warga Yahudi menjadi korban dalam insiden penikaman pada Rabu (29/4/2026) di Golders Green, London […]

  • proyek hilirisasi Prabowo saat rapat di Hambalang 2026

    Prabowo Perintahkan Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi US$6 Miliar Awal Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan peletakan batu pertama (groundbreaking) enam proyek hilirisasi strategis pada awal Februari 2026. Pemerintah menargetkan proyek tersebut segera masuk tahap konstruksi guna mendorong pertumbuhan industri bernilai tambah. Total investasi keenam proyek itu mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp101,05 triliun. Oleh karena itu, pemerintah memprioritaskan percepatan realisasi […]

  • rupiah melemah terhadap dolar AS akibat kenaikan harga minyak dunia dan tekanan ekonomi global

    Rupiah Melemah ke Rp17.287 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Global

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 103
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Rupiah melemah pada penutupan perdagangan Kamis, turun 106 poin atau 0,62 persen ke level Rp17.287 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini mencerminkan tekanan kuat dari faktor eksternal, terutama kenaikan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat. Penyebab Utama Rupiah Melemah Analis dari Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa […]

expand_less