Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » WHO Ingatkan Gejala Awal Hantavirus yang Harus Diwaspadai

WHO Ingatkan Gejala Awal Hantavirus yang Harus Diwaspadai

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.comWorld Health Organization mengingatkan dunia agar mewaspadai gejala awal hantavirus setelah wabah muncul di kapal pesiar MV Hondius. Virus tersebut memicu kekhawatiran global karena memiliki tingkat kematian tinggi pada beberapa kasus.

WHO mencatat hampir 150 penumpang dan awak kapal masuk kategori kontak berisiko tinggi. Kapal itu tiba di Kepulauan Canary, Spanyol, pada 10 Mei 2026.

Direktur Kesiapsiagaan Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, meminta seluruh kontak menjalani pemantauan kesehatan selama 42 hari. Masa itu mengikuti periode inkubasi terpanjang Andes hantavirus. (13/05/2026).

WHO Ingatkan Gejala Awal Hantavirus

WHO meminta masyarakat segera melapor jika mengalami gejala awal. Gejala tersebut meliputi demam mendadak, tubuh lemas, dan sesak napas.

Maria menegaskan masyarakat harus segera mengisolasi diri ketika gejala muncul. Langkah cepat dapat menekan risiko penularan.

“Bagi orang yang kembali ke rumah, rekomendasi kami adalah pemantauan aktif dan pemeriksaan harian terhadap gejala,” ujarnya kepada AFP, Senin (11/5/2026).

WHO Minta Negara Perketat Pengawasan

WHO juga meminta setiap negara memperkuat pengawasan kasus suspek. Organisasi itu mendorong pelacakan kontak dan koordinasi lintas negara.

Kepala Divisi Epidemiologi dan Analitik Respons WHO, Olivier Le Polain, menilai isolasi harus dimulai sejak awal. Menurutnya, tindakan cepat lebih aman daripada menunggu gejala muncul.

WHO menjelaskan Andes hantavirus menjadi satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmanusia.

Sejumlah Negara Terapkan Karantina

Jerman, Inggris, Swiss, dan Yunani memilih karantina selama 45 hari. Australia dan Prancis menerapkan observasi lebih singkat dengan evaluasi lanjutan.

Sementara itu, pelaksana tugas Direktur Centers for Disease Control and Prevention, Jay Bhattacharya, menyebut 17 warga Amerika Serikat tidak wajib menjalani karantina penuh.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menilai kebijakan tersebut tetap memiliki risiko penyebaran.

WHO Ingatkan Belum Ada Vaksin Hantavirus

WHO menegaskan hingga kini belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk Andes hantavirus. Penyakit tersebut bahkan memiliki tingkat kematian hingga 50 persen pada beberapa kasus.

Meski begitu, penanganan dini dapat meningkatkan peluang pasien bertahan hidup. WHO meminta rumah sakit memperketat kebersihan tangan, sterilisasi alat, dan penggunaan alat pelindung diri.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    GMNI: Intervensi AS di Venezuela Bentuk Penjajahan Modern

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com  – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam operasi militer Amerika Serikat di Venezuela. Organisasi itu menilai tindakan tersebut melanggar kedaulatan negara dan mencederai hukum internasional. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI menyampaikan kecaman setelah muncul laporan operasi militer AS di Caracas. Laporan itu juga menyebut pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Ketua DPP […]

  • Cadangan nikel Indonesia mendukung pengembangan kendaraan listrik dan transisi energi

    EV Transition in Mining Industry Outlook 2026: Menyongsong Masa Depan Kendaraan Listrik di Pertambangan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 81
    • 2Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Indonesia memainkan peran penting dalam transisi global ke kendaraan listrik (EV). Sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan EV. Dengan cadangan bijih nikel yang melimpah, Indonesia dapat menguasai pasar global baterai EV, yang sangat bergantung pada bahan baku ini. Oleh karena itu, Indonesia dapat menjadi pusat pengembangan […]

  • harga BBM maskapai naik saat pengisian avtur pesawat di bandara

    Harga BBM Melonjak, Maskapai Asia Terapkan Langkah Darurat dan Naikkan Tarif

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Lonjakan harga BBM maskapai kini menekan industri penerbangan di Asia. Kenaikan bahan bakar jet akibat konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong maskapai menaikkan tarif tiket sekaligus menekan biaya operasional. Situasi ini memicu perubahan strategi di berbagai negara demi menjaga kelangsungan bisnis. Harga minyak mentah global melonjak lebih dari 50 persen sejak akhir […]

  • Ilustrasi palang pintu kereta api tanggung jawab pemda di perlintasan sebidang dengan kereta melintas dan rambu keselamatan.

    Komut KAI: Palang Pintu Perlintasan Tanggung Jawab Pemda

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 46
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Isu palang pintu kereta api tanggung jawab pemda kembali mencuat setelah kecelakaan di Bekasi. Kini, perhatian publik meningkat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret. (28/04/2026). Komut KAI Tegaskan Peran Pemda Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia, Said Aqil Siradj, menegaskan bahwa palang pintu kereta […]

  • penangkapan LSM Konawe tambang oleh aparat kepolisian

    Penangkapan LSM Konawe Tuai Kecurigaan: Diduga Ada Permainan PT ST Nickel dan Oknum Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, (Nalarpubliknews.com) — Penangkapan sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Konawe memicu polemik di tengah masyarakat. Selain itu, kasus ini menarik perhatian luas karena muncul dugaan keterlibatan perusahaan tambang PT ST Nickel Resources bersama oknum aparat. Sejak awal, publik mempertanyakan latar belakang penangkapan tersebut. Apalagi, langkah aparat terjadi di tengah meningkatnya kritik terhadap […]

  • Diduga Bayar Upah Karyawannya Di Bawah UMR Sultra, PT. Natural Persada Mandiri (NPM) Site PT. MLP Disorot Publik

    Diduga Bayar Upah Karyawannya Di Bawah UMR Sultra, PT. Natural Persada Mandiri (NPM) Site PT. MLP Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 689
    • 0Komentar

      Konawe Utara, nalarpubliknews.com – Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di site PT MLP yang dikelola PT Natural Persada Mandiri (NPM) Langgikima Konawe Utara (Konut) Sulawesi tenggara (Sultra) menjadi sorotan setelah Informasi tentang pembayaran upah karyawan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan dugaan memperkerjakan anak di bawah umur, memicu desakan agar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sultra […]

expand_less