Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Refleksi Penghujung Tahun 2025, Kepemimpinan ASR – Hugua Dinilai Gagal: Ketika Janji Tinggal Janji

Refleksi Penghujung Tahun 2025, Kepemimpinan ASR – Hugua Dinilai Gagal: Ketika Janji Tinggal Janji

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Satu tahun telah berlalu, tetapi harapan yang dijanjikan pada awal kepemimpinan Andi Sumangerukka dan Hugua (ASR–Hugua) belum juga terwujud. Sepanjang 2025, pemerintah justru menghadirkan banyak kebijakan setengah matang, membangun komunikasi publik yang buruk, serta menunjukkan sikap anti kritik yang terkesan otoriter.

Kepemimpinan yang seharusnya mengayomi masyarakat perlahan berubah menjadi kekuasaan yang sibuk membela diri. Pemerintah menganggap kritik sebagai gangguan, memandang aspirasi rakyat sebagai ancaman, dan mengabaikan suara masyarakat. Akibatnya, kepercayaan publik terus menurun, sementara berbagai persoalan di lapangan semakin menumpuk tanpa penyelesaian yang jelas.

Kebijakan Tanpa Arah yang Jelas

Pemerintah mengambil banyak keputusan tanpa arah dan perencanaan matang. ASR–Hugua terus menggema-kan janji perubahan, tetapi masyarakat tidak melihat realisasi yang nyata. Pemerintah menjadikan transparansi sekadar slogan, menjadikan partisipasi publik hanya formalitas, dan terus mengalihkan tanggung jawab dengan mencari pihak lain untuk disalahkan.

Kondisi ini menunjukkan kegagalan kepemimpinan ASR–Hugua dalam memahami esensi jabatan publik, yaitu melayani rakyat, bukan meminta pelayanan dari rakyat.

Minim Evaluasi dan Introspeksi

ASR–Hugua juga tidak pernah mengakui kegagalan secara terbuka. Mereka tidak menunjukkan evaluasi yang jujur dan tidak memperlihatkan keberanian untuk mengakui kesalahan. Padahal, pemimpin yang kuat bukan pemimpin yang selalu merasa benar, melainkan pemimpin yang mau belajar, berbenah, dan memperbaiki diri.

Catatan akhir tahun ini menjadi pengingat bahwa kekuasaan tanpa empati hanya menciptakan jarak dengan masyarakat. Kepemimpinan tanpa integritas juga hanya melahirkan kekecewaan publik.

Masa Depan Sulawesi Tenggara Dipertaruhkan

Jika ASR–Hugua terus mempertahankan pola seperti ini, masyarakat Sulawesi Tenggara akan menanggung dampak yang lebih besar daripada sekadar rusaknya citra pemerintahan. Masa depan daerah ikut berada dalam taruhan.

Menjelang pergantian tahun, publik tidak lagi membutuhkan janji manis atau pencitraan politik. Masyarakat membutuhkan perubahan nyata, sikap terbuka, dan keberanian pemimpin untuk bertanggung jawab atas setiap kebijakan. Pada akhirnya, sejarah akan mencatat siapa yang benar-benar memimpin untuk rakyat dan siapa yang gagal menjalankan amanah.

Kritik untuk Perbaikan

Catatan ini tidak bertujuan menjatuhkan siapa pun. Tulisan ini hadir sebagai pengingat bahwa masyarakat harus menghentikan kepemimpinan yang gagal dan cenderung otoriter, bukan mewariskannya kepada generasi penerus.

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investigasi PT DMS Sultra oleh KOMADA dalam aksi demonstrasi di Kantor DLHK dan ESDM Sulawesi Tenggara

    KOMADA Sultra Desak Investigasi PT DMS, Soroti Dugaan Pelanggaran Reklamasi dan AMDAL

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kendari, Nalarpubliknews.com – Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis (KOMADA) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara, Senin (11/5/2026). Massa aksi mendesak pemerintah daerah menyelidiki aktivitas tambang PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. KOMADA menyoroti dugaan […]

  • Kuasa hukum menjelaskan Anton Timbang sakit saat pemeriksaan Bareskrim

    Kuasa Hukum Tegaskan Kliennya Sakit, Bantah Isu ke Luar Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 415
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) – Kuasa hukum Anton Timbang menegaskan bahwa kliennya tidak menghadiri panggilan pertama penyidik Bareskrim Polri karena kondisi kesehatan yang menurun, bukan karena berada di luar negeri sebagaimana isu yang beredar di publik. Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Anton Timbang saat ini sedang sakit dan telah mengirimkan surat resmi permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik. […]

  • Kurniawan minta maaf Indonesia usai Timnas U17 gagal lolos Piala Dunia U17 2026

    Kurniawan Minta Maaf setelah Indonesia U17 Gagal Lolos dari Fase Grup Piala Asia U17 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 81
    • 0Komentar

    “Sebagai pelatih kepala, saya mohon maaf atas kegagalan Indonesia U17 di Piala Asia U17 2026.” – Kurniawan Dwi Yulianto

  • Aksi jilid ll LKRH SULTRA-JAKARTA kembali Desak Kejagung Ri Dan Kemenhub Ri Periksa Dan Copot Oknum Berinsial (SRN) Dan Sejumlah Petinggi Syahbandar Kupp l molawe

    Aksi jilid ll LKRH SULTRA-JAKARTA kembali Desak Kejagung Ri Dan Kemenhub Ri Periksa Dan Copot Oknum Berinsial (SRN) Dan Sejumlah Petinggi Syahbandar Kupp l molawe

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – 22 Juni 2026 Aroma busuk dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan permainan kotor di balik aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara kian menyeruak ke permukaan. Kali ini, Lembaga Kajian dan Riset Hukum (LKRH) secara terbuka mendesak Kejaksaan Agung RI untuk segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan sejumlah oknum Syahbandar KUPP Kelas I […]

  • WN Swedia tewas di jurang Ubud Bali saat proses evakuasi oleh tim SAR di Desa Petulu Gianyar.

    WN Swedia Tewas di Jurang Ubud Bali, Diduga Meninggal 3 Hari

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 49
    • 3Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – WN Swedia tewas di jurang Ubud Bali setelah terjatuh di Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Dalam kasus WN Swedia tewas di jurang Ubud Bali ini, warga melaporkan dugaan orang jatuh ke jurang, lalu tim gabungan langsung menyisir lokasi hingga menemukan korban. Korban bernama Kenneth Juan Fujita (60). Tim […]

  • percepatan Blok Masela dibahas Bahlil Lahadalia dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo

    Percepatan Blok Masela Digenjot, Pemerintah Targetkan Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, (NalarpublikNews.com) || Pemerintah mempercepat pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela di Maluku untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa langkah ini menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian energi global. Selain itu, dalam kunjungan kerja ke Jepang, Prabowo Subianto mengarahkan jajaran pemerintah agar fokus pada percepatan investasi […]

expand_less