Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Zelenskyy Minta Dukungan Dana dan Teknologi Usai Ukraina Bantu Negara Teluk Hadapi Drone Iran

Zelenskyy Minta Dukungan Dana dan Teknologi Usai Ukraina Bantu Negara Teluk Hadapi Drone Iran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Nalarpubliknews.com) || Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membuka peluang kerja sama teknologi pertahanan dengan negara Timur Tengah. Ia juga mengincar dukungan dana untuk memperkuat militernya.

Laporan Reuters menyebut Ukraina mengirim tiga tim ahli drone ke kawasan Teluk. Tim ini membantu negara mitra menghadapi ancaman drone kamikaze.

Tim Ukraina fokus pada drone Shahed yang diduga berasal dari Iran. Mereka menganalisis sistem pertahanan dan melatih operator lokal.

Zelenskyy menyebut tim bekerja di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Mereka juga mengunjungi pangkalan militer AS di Yordania.

Tim berbagi pengalaman tempur secara langsung. Mereka menunjukkan cara menghadapi serangan drone secara efektif.

Zelenskyy menegaskan Ukraina tidak terlibat konflik Timur Tengah. Ukraina hanya memberi bantuan teknis.

Ukraina Kejar Dukungan Dana

Zelenskyy membuka peluang kerja sama jangka panjang. Ia mendorong negara mitra ikut mendukung pendanaan dan teknologi.

Ukraina menghadapi serangan drone hampir setiap malam. Rusia terus melancarkan tekanan dari udara.

Kyiv memakai drone pencegat murah dan sistem pengacau sinyal. Teknologi ini mampu menjatuhkan drone sebelum mencapai target.

Sejumlah negara di Eropa, Afrika, dan Timur Tengah juga meminta bantuan serupa.

Namun Presiden AS Donald Trump menilai negaranya tidak membutuhkan bantuan Ukraina. Pemerintah AS juga belum menyetujui kerja sama tersebut.

Nilai kesepakatan itu diperkirakan mencapai US$35 miliar hingga US$50 miliar.

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran

Zelenskyy khawatir konflik Timur Tengah berdampak pada Ukraina. Ia menilai kondisi ini bisa mengganggu pasokan rudal pertahanan udara.

Ia meminta Amerika Serikat tetap fokus membantu Ukraina.

Zelenskyy juga mengkritik perusahaan Ukraina dan pihak asing. Mereka membuat kesepakatan tanpa izin pemerintah.

Ia menilai langkah itu merugikan negara dan melemahkan posisi Ukraina.

Rusia, Ukraina, dan AS menunda perundingan terbaru. Rencana awal menempatkan pertemuan di Uni Emirat Arab.

Amerika Serikat mengusulkan lokasi baru. Namun Rusia belum menyetujui rencana itu.

Situasi Perang Masih Stabil

Zelenskyy menilai ofensif musim semi Rusia belum maksimal. Target militer Moskow belum tercapai.

Pasukan Ukraina masih menahan tekanan di berbagai wilayah.

Namun Ukraina tetap membutuhkan dukungan internasional. Bantuan ini penting untuk memperkuat pertahanan udara.

Zelenskyy menegaskan pentingnya teknologi drone. Kerja sama internasional akan memperkuat pertahanan Ukraina.

Teknologi ini juga membuka peluang baru bagi Kyiv di tingkat global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus kuota haji Maktour di Gedung KPK Jakarta oleh Asep Guntur Rahayu

    KPK Ungkap Dugaan Keuntungan Rp27,8 Miliar Maktour dalam Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan keuntungan tidak sah yang diperoleh PT Makassar Toraja (Maktour) dalam kasus kuota haji. Nilainya mencapai sekitar Rp27,8 miliar sepanjang 2024. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan auditor menghitung langsung angka tersebut dari kerugian keuangan negara. Ia menegaskan temuan itu memperkuat indikasi praktik korupsi dalam […]

  • Harga Emas Antam Capai Rekor Tertinggi Dalam Sejarah, Tembus 3 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Capai Rekor Tertinggi Dalam Sejarah, Tembus 3 Juta Per Gram

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Harga emas Antam kembali mencetak rekor tertinggi di pasar domestik. Kenaikan ini menarik perhatian investor yang mencari aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Harga Emas Antam Capai Rekor Tertinggi Perusahaan tambang milik negara, PT Aneka Tambang Tbk (Antam), melalui unit Logam Mulia merilis pembaruan harga pada 28 Januari. Dalam laporan tersebut, […]

  • krisis energi Afrika meningkat akibat gangguan distribusi minyak di Selat Hormuz

    Krisis Energi Afrika Memburuk Akibat Konflik Timur Tengah, Harga BBM Melonjak

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) | Krisis energi di sejumlah negara Afrika terus memburuk seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah. Gangguan pasokan global dan ancaman terhadap jalur distribusi minyak mendorong kelangkaan bahan bakar serta lonjakan harga di berbagai negara. Zambia mulai merasakan tekanan serius pada sektor energi. Cadangan bensin hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam beberapa pekan ke depan. […]

  • Diplomasi Prabowo dan Macron di Istana Elysee Paris.

    Prabowo Macron di Elysee, Disambut Guard of Honor

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 14
    • 1Komentar

    Pertemuan ini memperkuat kerja sama strategis sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Prancis di tengah dinamika global.

  • Pembangkit listrik tenaga panas bumi Sorik Marapi mendukung panas bumi transisi energi di Indonesia

    Panas Bumi Dinilai Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Center for Energy Security Studies menilai energi panas bumi mampu mendorong percepatan transisi energi nasional. Selain itu, Direktur Eksekutif Ali Ahmudi Achyak menegaskan bahwa sektor ini dapat menjadi tulang punggung energi bersih di Indonesia. Menurut Ali, Indonesia menyimpan cadangan panas bumi yang sangat besar. Dengan potensi tersebut, Indonesia bisa menekan emisi karbon […]

  • Ilustrasi penandatanganan perjanjian dagang ART antara Indonesia dan Amerika Serikat

    KSPI dan Partai Buruh Tolak Deal Dagang RI–AS, Said Iqbal Minta Prabowo Batalkan ART

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menolak perjanjian ART Indonesia AS. Mereka menilai kesepakatan dagang tersebut merugikan pekerja dan kepentingan nasional. Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut isi perjanjian tidak seimbang. Ia menjelaskan Indonesia hanya mengajukan enam poin. Sementara itu, dokumen kerja sama tersebut memuat sekitar 115 […]

expand_less