Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker atas Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian

Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker atas Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaporkan PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di Direktorat Jendral (Ditjen) Pembinaan dan Pengawasan Ketenaga Kerjaan (Binwasnaker) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) pada Kamis, 18/12.

Laporan tersebut memuat dugaan pelanggaran Ketenagakerjaan dan K3 oleh PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) sebanyak 3 kali dalam delapan bulan terakhir.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo. Dugaan pelanggaran K3 oleh PT. TRK sudah tidak dapat di tolerir lagi. Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar Ditjen Binwasnaker dan K3 segera memberikan sanksi tegas kepada PT. TRK.

“Dalam waktu 8 bulan saja sudah 3 kali terlibat Kecelakaan Kerja, seharusnya ini tidak bisa di tolerir lagi. Apalagi sampai menyebabkan kematian”. Katanya kepada media ini, Kamis, (18/12/25).

Ia menambahkan, bahwa laporan tersebut sesuai dengan permintaan dari Kemenaker saat pihaknya melalukan aksi demonstrasi pada 1 Desember 2025 lalu.

“Jadi permintaan dari Kemenaker saat aksi 1 Desember lalu, kami segera membuat laporan resmi sebagai dasar pihak Kemenaker untuk melakukan penindakan. Hari ini laporan resmi sudah kami masukan beserta dokumentasi dan detail kejadian Laka Kerja PT. TRK”. Jelasnya

Pria yang akrab dengan sapaan Egis itu lalu membeberkan, kecelakaan kerja pertama terjadi pada tanggal 13 April 2025 di jetty PT. IPIP Pomalaa, Kab. Kolaka. Satu orang meninggal dunia satu lainnya mengalami luka serius.

Kemudian kecelakaan kedua terjadi pada tanggal 7 Agustus 2025, salah satu operator eksavator inisial A asal Kabupaten Bone meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kecelakaan kerja ketiga terjadi pada tanggal 9 November 2025, dimana Dump Truck milik PT. TRK melindas pengendara motor di perempatan Desa Oko-Oko, Kec. Pomalaa, Kab. Kolaka.

Ironisnya, sampai hari ini kata Hendro, PT. TRK belum mendapatkan sanksi tegas dari Dinas terkait dalam hal ini Disnakertrans Kab. Kolaka maupaun Disnakertrans Provinsi Sultra.

“Ini menurut kami adalah pelanggaran K3 yang cukup serius, sehingga sangat ironis kalau tidak di berikan sanksi yang tegas”. Imbuhnya

Selain itu, Mahasiswa S2 Ilmu Hukum UJ Jakarta itu mengungkapkan, bahwa PT. TRK tidak bertanggungjawab terhadap korban yang di lindas oleh Dump Truck milik perusahaan.

“Nah, ini yang tidak masuk akal dari management PT. TRK, sampai sekarang terhitung sejak tanggal 9 November lalu. Mereka (PT. TRK) belum juga memberikan santunan kepada korban yang dilindas”. Bebernya

Oleh sebab itu, Hendro berharap adanya langkah-langkah serius yang di lakukan oleh Ditjen Binwasnaker dan K3 setelah menerima laporan dari pihaknya.

“Harapan kami setelah laporan kami di terima hari ini, pihak Ditjen Binwasnaker dan K3 bisa langsung melakukan langkah-langkah tegas berupa pemberian sanksi setegas-tegasnya kepada managemen PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK)”. Tutupnya

Penulis

Berita cepat, akurat dan terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ledakan pabrik Hanwha Aerospace di Daejeon Korea Selatan

    Ledakan di Pabrik Hanwha Aerospace Korea Selatan Tewaskan Lima Pekerja, Dua Orang Terluka

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DAEJEON, Nalarpubliknews.com – Ledakan di fasilitas produksi Hanwha Aerospace di Kota Daejeon, Korea Selatan, Senin (1/6), menewaskan lima pekerja dan melukai dua orang lainnya. Insiden tersebut memicu kebakaran di area pabrik dan membuat otoritas setempat segera mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi. Tim Darurat Kerahkan Ratusan Personel Otoritas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul […]

  • Aksi mahasiswa soroti tambang ilegal Buton Tengah di Kementerian ESDM

    IMPH Desak Dirjen Minerba Hentikan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO Atas Dugaan Perambahan Hutan Seluas 911 Haktare

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin (12/01/2026) — Isu tambang ilegal Buton Tengah kembali mencuat. Kali ini, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi di depan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah bertindak cepat. Selain itu, mereka menyoroti dugaan pelanggaran oleh PT Arga Moroni Indah (AMI) […]

  • Serangan Israel di Gaza tewaskan 4 warga sipil di tengah reruntuhan bangunan.

    Serangan Israel di Gaza Tewaskan 4 Warga Sipil

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Serangan Israel di Gaza, kembali menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil. Insiden yang terjadi di wilayah utara ini menewaskan beberapa orang, termasuk seorang balita, dan memperlihatkan bahwa situasi keamanan di kawasan tersebut masih jauh dari stabil. (15/04/2026). Serangan terjadi ketika pesawat tempur menargetkan sebuah kendaraan polisi di pusat kota. Juru bicara […]

  • kasus penyiraman Andri Yunus aktivis KontraS

    Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Melainkan Kewajiban: Mendesak Pengungkapan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andri Yunus

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Nalarpubliknews.com — Penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, bukan sekadar tindak kriminal. Peristiwa ini menunjukkan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil di Indonesia. Selain itu, kasus ini juga menguji komitmen negara dalam melindungi pembela hak asasi manusia. Selama ini, serangan terhadap aktivis sering muncul ketika kritik dianggap mengganggu kekuasaan. Oleh karena itu, publik perlu melihat kasus […]

  • petugas Imigrasi Batam WNA memeriksa dokumen tenaga asing

    Imigrasi Batam Amankan 29 WNA RRT Diduga Salahgunakan Izin Tinggal di Proyek Konstruksi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 112
    • 3Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com || Imigrasi Batam WNA kembali menjadi perhatian setelah petugas menemukan puluhan warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bekerja tanpa izin yang sesuai di proyek konstruksi. Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas tenaga kerja asing di wilayah industri seperti Batam. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar operasi […]

  • eks pegawai hapus server dan ganggu sistem IT perusahaan

    Eks Pegawai Ngamuk, Hapus 180 Server Perusahaan hingga Rugi Rp11 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Kasus eks pegawai hapus server kembali menjadi perhatian setelah mantan karyawan perusahaan teknologi NCS melakukan aksi perusakan sistem yang merugikan perusahaan hingga Rp11,1 miliar. Insiden ini menunjukkan pentingnya pengelolaan akses digital, terutama bagi karyawan yang sudah tidak lagi bekerja. Pelaku, Kandula Nagaraju (39), menggunakan akses lama untuk masuk ke sistem internal perusahaan. […]

expand_less