Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » AS Perkirakan Konflik dengan Iran Selesai dalam Hitungan Pekan, Dampak Ekonomi Masih Terasa

AS Perkirakan Konflik dengan Iran Selesai dalam Hitungan Pekan, Dampak Ekonomi Masih Terasa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pemerintah Amerika Serikat memperkirakan konflik militer dengan Iran tidak akan berlangsung lama. Menteri Energi AS, Chris Wright, menyebut perang ini bisa berakhir dalam beberapa minggu.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan ABC News pada Minggu (15/3). Wright melihat operasi militer sudah mendekati fase akhir. Namun, ia tetap mengingatkan bahwa situasi perang bisa berubah cepat.

“Konflik ini bisa berakhir dalam beberapa minggu, bahkan lebih cepat,” ujar Wright.

Konflik Memanas Sejak Februari

Amerika Serikat dan Israel memulai operasi militer pada 28 Februari. Mereka menargetkan fasilitas militer dan infrastruktur strategis Iran.

Sejak saat itu, konflik terus meningkat. Lebih dari 1.200 orang dilaporkan tewas.

Serangan awal juga menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa ini memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Iran segera merespons dengan serangan drone dan rudal. Mereka menargetkan Israel dan negara sekutu Amerika Serikat.

Serangan juga menyasar wilayah Yordania dan Irak. Selain itu, beberapa fasilitas militer AS di kawasan Teluk ikut menjadi target.

Langkah ini meningkatkan kekhawatiran global. Banyak pihak menilai konflik bisa meluas menjadi perang regional.

Dampak Ekonomi Mulai Terasa

Konflik ini mulai memengaruhi sektor energi global. Harga bahan bakar menunjukkan kenaikan.

Chris Wright mengatakan dampak ini masih akan terasa dalam beberapa minggu ke depan. Ia menilai gangguan pasokan energi menjadi penyebab utama.

Namun, ia optimistis pasar akan kembali stabil setelah konflik mereda.

Wright menegaskan bahwa perang selalu penuh ketidakpastian. Situasi bisa berubah tergantung kondisi lapangan dan keputusan politik.

“Tidak ada jaminan dalam perang,” tegasnya.

Pemerintah AS terus memantau perkembangan konflik dan dampaknya terhadap dunia.

Seruan Dunia untuk Menahan Diri

Banyak negara dan organisasi internasional menyerukan deeskalasi. Mereka meminta semua pihak menahan diri.

Pengamat menilai konflik ini bisa berdampak besar pada stabilitas global. Timur Tengah merupakan jalur penting perdagangan dan energi dunia.

Karena itu, stabilitas kawasan menjadi sangat penting.

Analis menilai beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan. Jika konflik mereda, tekanan terhadap energi global bisa berkurang.

Meski begitu, ketegangan geopolitik kemungkinan masih berlanjut. Dampaknya bisa terasa dalam hubungan diplomatik dan keamanan kawasan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebakaran pabrik petasan India di Tamil Nadu menewaskan 20 orang.

    Kebakaran Pabrik Petasan India Tewaskan 20 Orang

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com Kebakaran pabrik petasan India menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai enam lainnya dalam insiden di negara bagian Tamil Nadu, Minggu (19/4/2026). Peristiwa ini terjadi di distrik Virudhunagar, salah satu pusat industri kembang api di India selatan. Kepala kepolisian setempat, N. Shreenatha, memastikan jumlah korban tewas mencapai 20 orang. Tim penyelamat terus mencari korban […]

  • kejanggalan proyek Gerbang Wanggudu dalam aksi mahasiswa di KPK

    Mahasiswa Sultra di Jakarta Desak Kontraktor Gerbang Kota Wanggudu Buka Klarifikasi ke Publik

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kejanggalan proyek Gerbang Wanggudu kembali menjadi sorotan publik. Untuk itu, GPM Sultra–Jakarta menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Selasa (20/1/2026). Mahasiswa menyoroti proyek Gerbang Wanggudu di Konawe Utara. Selain itu, mereka menilai proyek ini belum transparan. Mahasiswa Pertanyakan Proyek Gerbang Wanggudu Dalam aksi tersebut, massa mendesak CV Menara […]

  • Ilustrasi penyidikan KPK dalam kasus korupsi Bea Cukai Kementerian Keuangan terkait dugaan hambatan penyidikan.

    KPK: Ungkap Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bea Cukai

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, Nalarpubliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan upaya menghambat penyidikan kasus suap impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memperoleh informasi itu setelah menggeledah rumah pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang, Jawa Tengah. Selain menyita dokumen, penyidik juga mengamankan barang bukti elektronik. […]

  • pendidikan dasar untuk SDM unggul

    Menata Fondasi Bangsa: Peran Transformatif SD dan SMP dalam Melahirkan SDM Unggul dan Berkarakter

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 310
    • 0Komentar

    “Pengajar Belum Tentu Mengajar, tetapi Mampu Menginspirasi” 

  • Japto Soerjosoemarno diperiksa KPK terkait kasus gratifikasi Rita Widyasari

    KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Japto diperiksa KPK dalam kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dari pengembangan kasus korupsi tersebut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran dana serta pihak yang terlibat. Oleh karena itu, penyidik memanggil sejumlah saksi untuk melengkapi bukti. Japto Datang Pagi ke Gedung […]

  • Bea Cukai Kendari didemo oleh HP21N dan IMPH di Jakarta

    Kepala Bea Cukai Kendari Didemo, Massa Desak Pemeriksaan dan Pencopotan Segera

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com — Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) dan Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) kembali menyuarakan tuntutan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Pusat untuk segera mencopot serta memeriksa Kepala Bea Cukai Kendari. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa yang mengangkat tema “Copot dan Periksa Kepala Bea Cukai Kendari”.(Selasa, […]

expand_less