Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Ketua GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Praktik Penjualan Limbah dan Gratifikasi di Kawasan Berikat Morosi

Ketua GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Praktik Penjualan Limbah dan Gratifikasi di Kawasan Berikat Morosi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – 8 Juni 2026 Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik penjualan limbah ban bekas serta dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kesyahbandaran Molawe.

Abdi Aditya menyatakan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan limbah ban bekas dari kawasan berikat Morosi yang diduga keluar melalui jetty milik PT Pelabuhan Muara Sampara. Atas dasar itu, GMH Sultra-Jakarta meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Seksi KUPP Kelas I Molawe berinisial SRA guna mengklarifikasi berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami meminta Kejaksaan Agung RI untuk melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan terhadap dugaan keterlibatan oknum pejabat KUPP Kelas I Molawe dalam aktivitas penjualan limbah ban bekas yang diduga berasal dari kawasan berikat Morosi melalui jetty PT Pelabuhan Muara Sampara,” ujar Abdi Aditya.

Selain itu, GMH Sultra-Jakarta juga mendesak Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Seksi Syahbandar Molawe berinisial SRA terkait dugaan penerimaan gratifikasi yang disebut-sebut berkaitan dengan penerbitan surat izin berlayar bagi kapal tongkang yang mengangkut limbah ban bekas.

Menurut Abdi, apabila dugaan tersebut benar, maka tindakan tersebut berpotensi mencederai integritas pelayanan publik serta menimbulkan kerugian bagi negara. Oleh karena itu, proses penegakan hukum harus dilakukan secara objektif berdasarkan alat bukti yang sah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Lebih lanjut, GMH Sultra-Jakarta juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melakukan audit dan penelusuran terhadap dugaan aliran dana gratifikasi yang diduga diterima oleh oknum pejabat dimaksud.

“KPK perlu turun tangan untuk menelusuri dan mengaudit apabila terdapat indikasi penerimaan gratifikasi. Semua pihak harus tunduk pada prinsip transparansi dan akuntabilitas agar kepercayaan publik terhadap institusi negara tetap terjaga,” tegas Abdi Aditya.

GMH Sultra-Jakarta menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong seluruh aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional, independen, serta mengedepankan asas kepercayaan kepada publik.

“Kami tidak ingin ada pihak yang dikriminalisasi tanpa bukti, namun kami juga tidak ingin ada dugaan pelanggaran hukum yang dibiarkan begitu saja. Karena itu, kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan secara terbuka dan akuntabel,” tutup Abdi Aditya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi polemik pelantikan penjabat Konawe dalam pemerintahan daerah

    Polemik Pelantikan Penjabat Konawe Kembali Mencuat, Dinilai Cerminkan Kegagalan Kepemimpinan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KONAWE, (Nalarpubliknews.com) – Polemik pelantikan sejumlah penjabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe kembali mencuat. Isu ini sempat mereda beberapa bulan lalu, namun kini kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak menyoroti belum adanya kejelasan dari pemerintah daerah terkait proses pelantikan tersebut. Kondisi ini memicu pertanyaan publik dan memperluas perdebatan di tengah masyarakat. Polemik Pelantikan Kembali Jadi […]

  • korupsi hibah pilkada saat aksi mahasiswa di Kejagung

    Satu Tersangka Bukan Jawaban: Aksi Jilid I Desak Kejaksaan Agung RI Ungkap Seluruh Aktor Korupsi Dana Hibah Pilkada Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jaringan Aktivis Mahasiswa Hukum (JAMH) Sultra–Jakarta bersama CAMADA menggelar Aksi Jilid I di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Rabu (31/12/2025). Massa aksi menyoroti dugaan korupsi dana hibah Pilkada Kabupaten Konawe Utara Tahun 2024. Massa menilai penanganan kasus belum berjalan maksimal. Mereka menyoroti kerugian negara yang mencapai Rp1,6 miliar. Namun, penyidik baru menetapkan […]

  • aksi mahasiswa di KPK terkait hutan lindung Sulawesi

    Aksi Mahasiswa Desak KPK Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS dan Aliran Dana Politik Pilgub Sultra

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nalarpubliknews
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com | Aksi mahasiswa KPK TMS kembali mencuat setelah Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Jakarta. Mereka mendesak aparat penegak hukum memeriksa dugaan penyerobotan hutan lindung oleh PT TMS. Mahasiswa Desak Pemeriksaan Menyeluruh Koalisi Mahasiswa Bersatu menuntut aparat memeriksa semua pihak yang terlibat. Mereka menolak perlakuan khusus terhadap keluarga pejabat. Mereka […]

  • dampak konsumsi kopi bagi kesehatan saat diminum di pagi hari

    Dampak Kopi bagi Kesehatan Tubuh, Waspadai Dampak Buruk Konsumsi Berlebih

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Dampak konsumsi kopi perlu dipahami seiring meningkatnya tren minum kopi di masyarakat. Banyak orang mengandalkan kopi untuk meningkatkan fokus dan energi. Namun, tidak semua orang memahami efek kopi terhadap kesehatan tubuh. Manfaat Konsumsi Kopi Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kopi mengandung kafein dan antioksidan. Zat ini membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal […]

  • dana pendidikan politik parpol wajib lapor KPK.

    Dana Pendidikan Politik: KPK Usul Parpol Wajib Lapor

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 57
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Isu dana pendidikan politik kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran negara oleh partai politik. (17/04/2026). KPK mengusulkan kewajiban bagi partai politik untuk melaporkan penggunaan anggaran pendidikan politik secara rinci. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi serta menekan risiko penyalahgunaan dana publik. Selain itu, KPK menemukan sejumlah […]

  • tanam padi serentak di 25 provinsi oleh petani Indonesia

    Kementan Genjot Tanam Padi Serentak di 25 Provinsi, Targetkan Lonjakan Produksi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 54
    • 3Komentar

    JAKARTA, nalarpublinews.com – Tanam padi serentak menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga produksi beras nasional di tengah ancaman musim kemarau. Kementerian Pertanian menjalankan program ini di 25 provinsi dengan total luas mencapai sekitar 50 ribu hektare. Program tanam padi serentak mencakup berbagai jenis lahan, mulai dari optimalisasi lahan (oplah), cetak sawah rakyat, hingga pemulihan lahan terdampak […]

expand_less