Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pengedar Obat Keras Bogor Ditangkap, Ratusan Pil Disita

Pengedar Obat Keras Bogor Ditangkap, Ratusan Pil Disita

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 55
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Kasus pengedar obat keras Bogor kembali terungkap setelah aparat kepolisian melakukan penindakan di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga pelaku dan menyita ratusan butir obat keras ilegal yang beredar di masyarakat.

Polisi Tangkap Pengedar Obat Keras Bogor di Citeureup

Kapolsek Citeureup, Eddy Santosa, memimpin langsung penangkapan seorang pria berinisial FA (21) di Desa Sanja pada Minggu (19/4/2026).

Polisi menemukan 44 butir tramadol, 44 butir eximer, dan 168 butir trihexyphenidyl di lokasi. Selain itu, petugas menyita uang tunai Rp324.000, satu unit ponsel, dan tas pinggang yang digunakan pelaku untuk menyimpan barang bukti.

Kasus pengedar obat keras Bogor ini terungkap setelah warga melaporkan aktivitas mencurigakan. Polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan penyelidikan cepat dan penindakan di lokasi.

 Peran Aktif Warga dan Respons Cepat Polisi

Warga sekitar berperan penting dalam membongkar jaringan pengedar obat keras Bogor. Mereka aktif melaporkan dugaan transaksi ilegal yang terjadi di lingkungan mereka.

Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut. Tim langsung melakukan observasi, mengumpulkan informasi, dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Langkah cepat ini mencegah penyebaran obat keras ilegal semakin luas.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penanganan kasus serupa, masyarakat dapat mengakses situs resmi Polri atau membaca edukasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI.

Dua Pengamen Jadi Bagian Peredaran

Dalam operasi terpisah, polisi juga menangkap dua pelaku lain berinisial AD dan MJ di Pasar Citeureup pada Jumat (17/4). Keduanya bekerja sebagai pengamen dan menjual obat keras kepada sesama pengamen.

Petugas menemukan sembilan butir tramadol dan eximer saat melakukan pemeriksaan. Meski jumlahnya kecil, aktivitas ini tetap masuk dalam kategori peredaran ilegal.

Kasus pengedar obat keras Bogor ini menunjukkan bahwa distribusi obat ilegal bisa menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk pekerja informal di area publik.

Bahaya Obat Keras Ilegal bagi Kesehatan

Penggunaan obat keras seperti tramadol dan eximer tanpa pengawasan dokter dapat menimbulkan dampak serius. Pengguna bisa mengalami ketergantungan, gangguan sistem saraf, hingga risiko kematian jika digunakan secara berlebihan.

Karena itu, aparat terus menggencarkan penindakan terhadap pengedar obat keras Bogor demi melindungi masyarakat dari dampak negatif obat ilegal.

Kasus Masih Dikembangkan

Polisi telah menyerahkan ketiga pelaku ke Sat Narkoba Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik kini mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih besar.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan. Kolaborasi antara warga dan aparat menjadi kunci dalam memberantas peredaran obat keras ilegal.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: detik.com

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlindungan anak daring melalui pendampingan keluarga dan edukasi digital.

    Kemendukbangga Perkuat Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak di Ranah Daring

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Rahmadani
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN memperkuat peran keluarga untuk melindungi anak di ruang digital. Langkah ini merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ranah Dalam Jaringan (PARD). Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan Kemendukbangga memiliki tanggung jawab pada […]

  • pelunasan obligasi TOBA di Bursa Efek Indonesia

    TOBA Siapkan Rp434 Miliar Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Maret 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com) || Pelunasan obligasi TOBA menjadi fokus utama PT TBS Energi Utama Tbk menjelang jatuh tempo pada 3 Maret 2026. Perusahaan telah menyiapkan dana sebesar Rp434,35 miliar untuk memenuhi seluruh kewajiban kepada investor. Langkah pelunasan obligasi TOBA ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan pasar. Selain itu, manajemen juga ingin memastikan stabilitas keuangan tetap […]

  • Investigasi PT DMS Sultra oleh KOMADA dalam aksi demonstrasi di Kantor DLHK dan ESDM Sulawesi Tenggara

    KOMADA Sultra Desak Investigasi PT DMS, Soroti Dugaan Pelanggaran Reklamasi dan AMDAL

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kendari, Nalarpubliknews.com – Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis (KOMADA) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara, Senin (11/5/2026). Massa aksi mendesak pemerintah daerah menyelidiki aktivitas tambang PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. KOMADA menyoroti dugaan […]

  • 173 pelaku kejahatan jalanan ditangkap Polda Metro Jaya.

    Polda Metro Jaya: Amankan Para Pelaku Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Polda Metro Jaya menangkap 173 orang pelaku kejahatan jalanan selama operasi Satgas Pemburu Begal Pada Sabtu, 23 Mei 2026. Polisi terus meningkatkan patroli untuk menekan angka kriminalitas di Jakarta dan sekitarnya. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan timnya berhasil mengungkap 870 tempat kejadian perkara dari total […]

  • Ndhank Stinky memegang gitar saat sesi foto musisi Indonesia Endang Surahman Hartono.

    Ndhank Stinky Meninggal Usai Pecah Pembuluh Otak

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 27
    • 1Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com –  Ndhank Stinky meninggal dunia  setelah mengalami pecah pembuluh darah di otak. Musisi bernama asli Endang Surahman Hartono itu sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Manado, Sulawesi Utara. Kabar Ndhank Stinky meninggal langsung menyebar luas dan mengejutkan banyak pihak. Para penggemar, rekan musisi, hingga pelaku industri musik mengenang sosoknya sebagai kreator […]

  • militer Denmark Greenland di landasan pacu bandara Arktik

    Denmark Siapkan Skenario Ekstrem di Greenland, Landasan Bandara Sempat Akan Diledakkan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 652
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Nalarpubliknews.com)  | Militer Denmark menyiapkan rencana darurat untuk menghancurkan landasan pacu bandara di Greenland saat ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) meningkat pada awal 2026. Media Denmark, DR, melaporkan bahwa pemerintah mengirim pasukan ke Greenland pada Januari. Pasukan tersebut membawa bahan peledak serta perlengkapan medis. Langkah ini menunjukkan keseriusan Denmark dalam menghadapi potensi konflik di […]

expand_less